Connect with us

Polres

Sinergitas Satsamapta Polres Pasuruan Kota dan Masyarakat Sukseskan Program 10.000 CCTV Guna Antisipasi Kriminalitas Di Wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota

Published

on

ac4f11e7 b582 411e 87ff e577656e25f5

Sinergitas Satsamapta Polres Pasuruan Kota dan Masyarakat Sukseskan Program 10.000 CCTV Guna Antisipasi Kriminalitas Di Wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kota Pasuruan, Kapolresta Pasuruan, AKBP Davis Busin Siswara,S.I.K.,M.I.Kom menggagas program pemasangan 10.000 kamera CCTV di seluruh wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota sebagai upaya preventif dan deteksi dini terhadap potensi kriminalitas (03/07/2025). Program 10.000 CCTV ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pengamanan berbasis teknologi dan mendapat dukungan penuh dari Satuan Samapta (Satsamapta) Polres Pasuruan Kota serta peran aktif masyarakat di seluruh penjuru wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Sebagai unit yang bertugas menjaga keamanan dan melakukan patroli rutin, Satsamapta Polres Pasuruan Kota berperan sentral dalam pelaksanaan program ini, mulai dari pemetaan lokasi strategis, pendampingan teknis, hingga sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat penggunaan CCTV dalam menciptakan rasa aman di lingkungan masing-masing.

Dengan mengusung prinsip “sinergi, partisipasi, dan kolaborasi”, Satsamapta mengajak seluruh elemen masyarakat – dari pengurus RT/RW, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga pelaku usaha lokal – untuk bersama-sama menyukseskan program unggulan Kapolres Pasuruan Kota tersebut tentang pemasangan 10.000 CCTV. Pemasangan kamera dilakukan secara merata di titik-titik rawan kejahatan seperti di depan rumah, di jalan kampung, jalan protokol, tempat ibadah, pusat perbelanjaan/Toko, fasilitas publik, objek vital, hingga kawasan sekolah dan permukiman/perumahan padat penduduk.

Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota AKP Koko Rahmadi, SH menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

> “Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga dalam mendukung program 10.000 CCTV yang digagas oleh Bapak Kapolres Pasuruan Kota. Sinergitas ini bukan hanya memperkuat sistem pengawasan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban bersama,” ujar Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota.

Seluruh kamera CCTV yang dipasang diharapkan dapat berfungsi dengan baik, sehingga memungkinkan pemantauan 24 jam secara real-time. Selain itu, integrasi ini mendukung respons cepat terhadap gangguan kamtibmas serta mempermudah proses identifikasi pelaku kejahatan dengan bukti visual yang kuat dan akurat.

24640e8e 3f2d 458f b6fc fa9b519de25d

Masyarakat Kota Pasuruan menyambut baik program ini. Warga merasakan dampak positif dari peningkatan pengawasan digital, yang tidak hanya menurunkan angka kriminalitas, tetapi juga meningkatkan disiplin sosial di ruang publik. Salah satu warga (Sulaiman, 45) dari Kelurahan Tembokrejo, mengaku lebih tenang beraktivitas setelah adanya program 10.000 CCTV di lingkungan sekitar rumahnya.

> “Dulu kami sering khawatir kalau malam hari karena jalanan sepi dan gelap. Sekarang sejak ada CCTV dan patroli dari Satsamapta lebih rutin, lingkungan kami menjadi lebih aman” tuturnya.

 

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara,S.IK.,M.I.Kom, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa program 10.000 CCTV bukan hanya soal pemasangan kamera sebagai pengawas, tapi merupakan upaya strategis untuk mendorong peran serta masyarakat dalam mewujudkan kota Pasuruan yang aman dan nyaman.

> “Dengan teknologi dan kebersamaan, kita bisa mengantisipasi tindak kriminalitas sejak dini. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu kami sangat berharap peran serta masyarakat dalam mensukseskan program 10.000 CCTV ini,” tegas Kapolres Pasuruan Kota.

 

Keberhasilan tahap awal program ini mendorong Polres Pasuruan Kota untuk terus memperluas jaringan CCTV dan meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan, sedangkan Satsamapta rutin melakukan patroli terpadu, melaksanakan pemantauan perangkat dan memastikan fungsi kamera tetap optimal.

Melalui sinergitas yang erat antara aparat dan masyarakat, Program 10.000 CCTV menjadi langkah konkret dalam menghadirkan Kota Pasuruan yang lebih aman, tertib, dan siap menghadapi tantangan era digital. Ini sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif adalah kunci utama dalam membangun sistem keamanan kota Pasuruan yang berbasis tekhnologi tangguh dan berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Ngawi dan Tim Gabungan Buat Sekat Bakar dan Dirikan Posko Antisipasi Karhutla Lawu Utara Meluas

Published

on

NGAWI – Jajaran Polres Ngawi Polda Jatim bersama tim gabungan bergerak cepat mengendalikan titik api guna mencegah meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Lawu Utara pada Kamis (17/9/2026).

Langkah taktis ini diambil setelah terdeteksi adanya hotspot (titik api) di kawasan hutan lindung BKPH Lawu Utara, tepatnya di Petak 41 RPH Campurejo.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., turun langsung ke lapangan memimpin pengecekan di titik rawan.

Pemantauan ini berfokus pada dua titik koordinat yang memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) medium di wilayah Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Berdasarkan penyisiran tim di lokasi pertama, yakni Petak 42 E RPH Karangrejo, Desa Karanggupito, kondisi dipastikan aman dan sisa api telah padam sepenuhnya.
Namun, tim gabungan mendeteksi titik api aktif di kawasan hutan lindung BKPH Lawu Utara, tepatnya di Petak 41 RPH Campurejo.

“Area kebakaran ini berada di kawasan Gunung Anak, Petak 41-2 Desa Karanggupito, yang berbatasan langsung dengan Petak 39-2 RPH Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo,” kata AKBP Prayoga.

Guna melokalisasi pergerakan api, Kapolres Ngawi bersama Perhutani dan instansi lainnya serta relawan langsung membuat ilaran atau sekat bakar di sepanjang jalur Petak 42 B1, 42 C2, hingga 42 D1 RPH Campurejo.

“Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus bersiaga untuk memantau dan memutus pergerakan api,” kata AKBP Prayoga Angga Widyatama.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Tim gabungan kini telah mendirikan Posko Darurat Karhutla di wilayah RPH Campurejo Karanggupito dan RPH Manyul Jogorogo.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuat perapian di sekitar kawasan hutan.

Warga diminta segera melapor ke pos terdekat atau dapat menghubungi call center 110 bebas pulsa jika melihat kemunculan asap atau titik api baru. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Pasuruan Kota Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani di Desa Sedarum

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Komitmen Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur dalam mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan melalui kegiatan nyata di lapangan. Jumat (18/9/2026), Bhabinkamtibmas Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kegiatan pengecekan dan pendampingan kepada masyarakat di wilayah Desa Sedarum.

 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan. Bhabinkamtibmas turun langsung untuk memantau perkembangan kegiatan pertanian serta berkomunikasi dengan masyarakat terkait kondisi lahan dan pengelolaannya.

 

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi bentuk motivasi agar warga terus mengoptimalkan potensi pertanian yang ada. Pendampingan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

 

Kapolsek Nguling Iptu Kukuh Eko P. mengatakan, pihaknya akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

 

“Kami akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada masyarakat agar potensi pertanian di wilayah dapat dikelola secara optimal. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan mendukung ketahanan pangan,” ujar Iptu Kukuh Eko P.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Kota berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung program ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Continue Reading

Polres

Sentuh Hati! Aksi Cepat Polres Gresik Selamatkan Ekonomi Keluarga Driver Ojol Korban Kecelakaan

Published

on

GRESIK — Ruang tengah rumah Hasim (54) mendadak penuh haru pada Rabu (16/9/2026) siang. Pria yang sehari-harinya mengais rezeki sebagai driver ojek online (ojol) itu kini hanya bisa terduduk.

Impiannya untuk kembali mengaspal dan mencari nafkah terenggut sementara akibat kecelakaan tragis di Exit Tol Dahanrejo, Kebomas, pertengahan Agustus lalu.

Kaki dan tangan kanannya terluka parah. Tim medis memprediksi butuh waktu sedikitnya tiga bulan bagi Hasim untuk sekadar bisa melangkah lagi.

Di tengah bayang-bayang pemulihan yang panjang, beban pikiran Hasim kian berat. Sebagai satu-satunya tulang punggung, ada istri, anak yang baru lulus kuliah, dan si bungsu di pesantren, Hasim kini hanya bisa berharap kesehatannya pulih.

Saat ini Hasim hanya bisa duduk dan tak dapat penghasilan. Untuk bergerak di dalam rumah saja ia harus menyewa kursi roda.

Namun, solidaritas jalanan dan respons cepat Polres Gresik Polda Jatim mengubah mendung di rumah Hasim menjadi secercah harapan.

Berawal dari cerita dua rekan ojolnya kepada Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, pintu rumah Hasim tiba-tiba diketuk oleh rombongan para pejabat Polres Gresik Polda Jatim.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kasat Lantas AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie datang membawa senyuman.

Sebuah kursi roda baru dipasangkan untuk Hasim agar ia tak perlu lagi menyewa. Kejutan tidak berhenti di sana. Sebuah mobil van polisi datang membawa tumpukan barang dagangan, mengisi kembali rak-rak toko kelontong di rumah Hasim yang sudah lama kosong melompong karena kehabisan modal.

“Kami ingin memastikan Pak Hasim tetap memiliki kegiatan produktif dan berpenghasilan dari rumah demi keluarganya, meski sedang dalam masa pemulihan,” tutur AKBP Ramadhan Nasution dengan hangat.

Bagi Hasim, bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan nafas sambungan hidup. Di balik momen menjelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, Polres Gresik Polda Jatim menunjukkan bahwa tugas Polisi bukan hanya menjaga ketertiban di aspal jalan raya, tetapi juga hadir membalut luka dan menghadirkan kemanusiaan yang nyata di tengah kesulitan warganya. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi