Polres
Polresta Malang Kota Selamatkan 17 Ribu Jiwa dari Narkoba, 111 Kasus Berhasil Diungkap Dalam 6 Bulan

KOTA MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Polresta Malang Kota Polda Jatim merilis keberhasilan ungkap kasus narkotika selama periode Januari hingga Juni 2025.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono mengungkapkan sepanjang Enam bulan terakhir, Satresnarkoba telah menangani 108 kasus narkotika dan 3 kasus penyalahgunaan Okerbaya.
“Total ada 137 tersangka diamankan diantaranya 135 laki-laki, 2 perempuan dan 4 anak yang masih di bawah umur,” ungkap Kombes Nanang, Sabtu (28/6).
Dari jumlah itu kata Kombes Pol Nanang terdapat 42 kasus sudah masuk pada tahap II yg sudah di limpahkan ke kejaksaan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan dengan keberhasilan ini Polresta Malang Kota Polda Jatim sudah menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.
“Dengan ungkap kasus narkoba ini, lebih kurang 17 ribu jiwa kita selamatkan, bahkan mencegah kerugian ekonomi negara lebih dari Rp 2 miliar,” kata Kombes Pol Nanang.
Dari ungkap kasus tersebut, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Polda Jatim juga berhasil mengamankan berbagai jenis barang bukti, diantaranya 1.317.145 gram sabu-sabu, 606,4 gram ganja kering, 2.245 butir ekstasi (ineks), serta 29.338 butir pil dobel L.
“Ada salah satu kasus menonjol dan menjadi perhatian dalam hasil ungkap yang kami lakukan yaitu adanya peredaran ganja sintetis,” kata Kombes Pol Nanang.
Ia mengungkapkan, menurut pengakuan tersangka sasarannya kalangan mahasiswa PTN/PTS di Kota Malang.
“Ini jadi atensi dan perhatian serius kita bersama,” tegas Kombes Nanang.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan Kepolisian, namun perlu keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, kampus, dan komunitas sosial.
“Kami berharap masyarakat lebih berperan aktif, jika ada informasi sekecilapapun terkait narkoba, segera laporkan, jangan segan-segan hubungi layanan Call Center Polri 110 atau hotline 081137802000 serta bisa datang langsung ke Polresta Malang Kota,” pungkasnya. (*)
Polres
Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

BLITAR – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Blitar Polda Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menjaga moral generasi muda.
Melalui program unggulan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Polres Blitar Polda Jatim secara masif menggelar sosialisasi guna membentengi para pelajar dari ancaman kejahatan di era digital.
Kali ini, implementasi program Polidik dilaksanakan oleh satuan fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Blitar dengan menyambangi para pelajar di SMK PGRI Wlingi, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pemberian edukasi mengenai bahaya judi online (Judol), modus penipuan digital, hingga pentingnya etika dalam bermedia sosial.
Disela-sela kegiatan, Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni turun langsung memberikan pemahaman mendalam secara interaktif.
Para pelajar diajak untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran keuntungan instan yang kerap menjadi kedok perjudian dan penipuan online.
Mereka juga diimbau untuk lebih bijak serta bertanggung jawab saat beraktivitas di ruang digital agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan siber.
Secara terpisah, Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H menegaskan bahwa program Polidik ini merupakan langkah preventif strategis Polri untuk menyelamatkan masa depan bangsa dari dampak buruk teknologi.
“Kami dari jajaran Polres Blitar terus berkomitmen dan berupaya keras memerangi praktik judi online serta mencegah berbagai tindak kejahatan siber. Salah satu jalur terbaiknya adalah melalui edukasi dini dan pendekatan langsung ke lingkungan sekolah seperti ini,” ujar AKBP Ardhy.
Melalui keberlanjutan program Polisi Peduli Pendidikan ini, Polres Blitar Polda Jatim berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, memiliki literasi digital yang baik, serta mampu menyaring informasi secara bijak.
“Keterlibatan aktif sekolah dan pelajar ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polres Blitar,” pungkas AKBP Ardhy. (*)
Polres
Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

MALANG KOTA – Mengantisipasi lonjakan potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan, Polresta Malang Kota Polda Jatim memperkuat mitigasi dengan memetakan wilayah rawan di lima kecamatan.
Langkah taktis ini diperkuat melalui Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana yang diikuti 357 personel gabungan TNI, Polri, Pemkot Malang, BPBD, serta relawan di Lapangan Buring, Kedungkandang, Jumat (6/11/2026).
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, menegaskan bahwa apel ini merupakan sarana konsolidasi lintas instansi untuk menyatukan kesiapan personel dan memastikan langkah penanganan yang cepat saat terjadi bencana fisik maupun dampak kesehatan.
“Intensitas hujan mulai meningkat. Seluruh unsur harus saling berkoordinasi erat dan memantau perkembangan situasi cuaca secara berkelanjutan di wilayah Kota Malang,” ujar Kombes Danang.
Karakteristik perkotaan membuat Malang Kota rawan terhadap genangan air yang mengganggu lalu lintas. Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyusun peta kerawanan hingga tingkat kelurahan.
Data ini terus diperbarui dengan mempertimbangkan perubahan lingkungan, saluran drainase, serta proyek infrastruktur. Sejumlah kawasan di Kecamatan Lowokwaru dan Kedungkandang menjadi perhatian utama, khususnya wilayah di sepanjang aliran sungai.
Kombes Pol Danang meminta sinergi berjenjang dari tingkat kelurahan hingga kecamatan diperkuat. Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas wajib aktif bertukar informasi.
Untuk mempercepat penanganan kedaruratan, posko terpadu akan langsung didirikan di lokasi kejadian secara on the spot.
Selain ancaman banjir dan tanah longsor, Kombes Pol Danang juga mengingatkan potensi lonjakan penyakit lingkungan musim hujan, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.
“Evaluasi kejadian tahun lalu harus menjadi dasar peningkatan mitigasi. Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama, dan keselamatan masyarakat Kota Malang tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (*)
Polres
Polres Bondowoso Rangkul Driver Ojol, Sediakan Ruang Dialog Kamtibmas Lewat Semangat Polisi Bersama Masyarakat

BONDOWOSO – Dalam rangka mengimplementasikan program prioritas “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Bondowoso Polda Jatim menggelar cangkrukan bersama komunitas ojek online (ojol) se-Kabupaten Bondowoso di Alun-alun RBA Ki Ronggo, Rabu (4/11/2026).
Langkah ini menjadi wujud kepedulian Polres Bondowoso Polda Jatim sekaligus ajakan bagi driver ojol untuk menjadi mitra aktif kamtibmas dalam menyukseskan program “Jogo Omah” (Menjaga Rumah) yang digagas oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Wakapolres KOMPOL I Gede Suartika, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta puluhan pengemudi Grab, Gojek, dan ShopeeFood.
Dalam sambutannya, AKBP Aryo menegaskan bahwa driver ojol memiliki peran strategis di garis depan masyarakat. Mobilitasnya yang tinggi hingga ke pelosok pemukiman menjadikannya mitra potensial kepolisian dalam mengawasi keamanan lingkungan.
“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami hadir untuk merangkul rekan-rekan ojol. Kami mengajak Anda semua menjadi mata dan telinga kamtibmas demi menyukseskan program ‘Jogo Omah’ Kapolda Jatim,” ujar AKBP Aryo.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Bondowoso langsung menampung aspirasi driver terkait kendala lapangan, seperti kemudahan pengurusan SIM, denda pajak kendaraan, hingga dilema menghadapi penumpang yang menolak memakai helm.
AKBP Aryo menegaskan segera berkoordinasi dengan Satlantas untuk memfasilitasi solusi terbaik bagi komunitas ojol. Ia juga mengingatkan pemanfaatan Call Center bebas pulsa 110 saat darurat.
Kebersamaan tanpa sekat ini diakhiri dengan momen makan nasi kotak bersama secara lesehan. Salah satu pengemudi ojol mengaku sangat mengapresiasi perhatian kepolisian.
“Kami senang karena Polres Bondowoso begitu peduli. Kami tidak hanya didengar keluhannya, tetapi juga dirangkul sebagai mitra untuk menjaga keamanan Bondowoso,” ungkapnya.
Melalui sinergi kokoh ini, diharapkan para driver dapat bekerja dengan aman dan nyaman sekaligus berkontribusi aktif menjaga kondusifitas wilayah. (*)
-
Berita1 minggu agoCegah Aksi Balap Liar, Pleton Siaga 5 Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar Patroli di Jalan Panglima Sudirman
-
Polres6 hari agoSatlantas Polres Pasuruan Kota Hadir Lebih Dekat, Gelar Pelayanan SIM Bersama Masyarakat dalam Ops Patuh Semeru 2026
-
Berita5 hari agoOps Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Pasuruan Kota Catat Ribuan Pelanggaran, Edukasi dan Teguran Terus Digencarkan
-
Berita7 hari agoPolri Dalami Keluhan Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kadiv Humas Tegaskan Komitmen Evaluasi
-
Berita6 hari agoGiant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan
-
Polres1 minggu ago
Sinergi Bhabinkamtibmas Desa Sungiwetan Bersama Petani, Dukung Ketahanan Pangan
-
Polda6 hari agoWakapolda Jatim Turun Langsung Pantau Pelayanan Lalu Lintas, Pastikan Aktivitas Masyarakat Aman dan Lancar
-
Berita5 hari agoETLE dan INCAR Catat 3.904 Pelanggaran Lalu Lintas di Pasuruan Kota, Terobos Lampu Merah Jadi Pelanggaran Tertinggi
