Connect with us

Berita

Polri Gaungkan Kampanye “Rise and Speak” di USU: Dorong Kolaborasi Tangani Kekerasan dan Eksploitasi

Published

on

img 20250619 wa0363

img 20250619 wa0363

Medan – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri menggandeng berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan sosialisasi dan kampanye “Rise and Speak” di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (18/6/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Polri, kementerian/lembaga terkait, serta satuan tugas PPKS (Pencegahan dan penanganan kekerasan seksual) yang saat ini menjadi PPKPT: pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggidari perguruan tinggi di Sumatera Utara.

Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani kekerasan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan, khususnya di lingkungan pendidikan dan ruang digital.

“Hari ini, saya berdiri bukan hanya sebagai perwakilan institusi Polri, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang prihatin, namun tetap optimis akan masa depan Sumatera Utara yang bebas dari kekerasan dan eksploitasi,” ujar Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah.

Kampanye Rise and Speak disebut sebagai gerakan nasional yang bertujuan membangkitkan kesadaran, keberanian, dan solidaritas dalam menghadapi maraknya kekerasan seksual, eksploitasi anak, serta perdagangan orang. Polri disebut siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat sistem perlindungan korban yang berbasis data, empati, dan keberlanjutan.

“Kita menyaksikan sendiri bagaimana kekerasan seksual tidak lagi mengenal ruang—terjadi di kampus, tempat ibadah, hingga ruang privat. Bahkan banyak pelajar dan mahasiswa yang terjerat eksploitasi seksual digital tanpa mereka sadari. Maka pendekatan yang kita lakukan harus kolektif dan berbasis korban,” tambahnya.

Acara juga diisi dengan penandatanganan Deklarasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi, serta diskusi panel dari berbagai narasumber, antara lain:

– Satgas PPKS USU yang memperkenalkan fungsi dan peranannya dalam menjaga lingkungan kampus yang aman;

– Kepala BP3MI Sumatera Utara yang menyoroti peran strategis lembaga dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia;

– Ka UPTD PPMI Kota Medan yang menjelaskan peran pemerintah daerah dalam perlindungan pekerja migran;

Kasubdit I dan Kasubnit Unit 2 Subdit 3 PPA PPO Bareskrim Polri yang memaparkan peran Polri dalam pencegahan kekerasan berbasis gender dan penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Sementara itu, Asisten Deputi 5/II Pasosaf Kemenko Polhukam Marsma TNI Parimeng, S.Pd., MIR.,CTMP, yang turut hadir, menegaskan komitmen pemerintah dalam perlindungan pekerja migran serta pentingnya partisipasi publik.

“Sebagus apapun sistem yang kami bangun, tanpa kepercayaan dan partisipasi masyarakat, semua itu hanya akan menjadi tidak akan menjadi optimal,” tegasnya.

Dengan kegiatan ini, Polri berharap terbangun kesadaran kolektif serta kolaborasi konkret antara institusi pendidikan, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat dalam menciptakan ruang yang aman bagi semua.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polsek

Melalui Patroli Humanis, Polsek Rejoso Perkuat Harkamtibmas bersama Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Rejoso melaksanakan patroli humanis di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memperkuat Harkamtibmas bersama warga.

 

Patroli humanis dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Mei 2026 di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Rejoso menyasar kawasan pemukiman warga, pertokoan, serta titik-titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

 

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Warga diimbau agar selalu waspada terhadap tindak kriminalitas serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

 

Kapolsek Rejoso AKP Agung Prasetya mengatakan bahwa patroli humanis merupakan langkah preventif guna menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat.

 

“Melalui patroli humanis ini, kami ingin memperkuat Harkamtibmas bersama masyarakat. Dengan sinergitas yang baik, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Rejoso diharapkan tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Agung Prasetya.

 

Dengan dilaksanakannya patroli humanis secara rutin, Polsek Rejoso berharap dapat terus menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Sinergitas antara Polri dan masyarakat diharapkan semakin kuat sebagai upaya bersama dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan wilayah Kecamatan Rejoso.

Continue Reading

Polsek

Melalui Sosialisasi Call Center 110 dan 10.000 CCTV Jogo Paskot, Polsek Keboncandi Perkuat Harkamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam upaya memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Keboncandi terus menggencarkan sosialisasi layanan Call Center 110 serta program 10.000 CCTV Jogo Paskot kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Mei 2026, di Desa Rangge, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, sebagai bentuk pendekatan preventif guna meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

 

Sosialisasi dilakukan melalui kegiatan sambang dan dialog bersama masyarakat di lingkungan desa. Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Keboncandi memberikan pemahaman kepada warga terkait fungsi layanan Call Center 110 sebagai sarana pengaduan cepat dan gratis yang dapat digunakan masyarakat ketika mengetahui adanya tindak kriminalitas, gangguan keamanan, maupun keadaan darurat lainnya.

 

Selain memperkenalkan layanan Call Center 110, petugas juga mengedukasi masyarakat mengenai program 10.000 CCTV Jogo Paskot sebagai upaya mendukung sistem pengawasan berbasis teknologi di lingkungan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu membantu memantau aktivitas wilayah, mempercepat penanganan kejadian, serta menjadi langkah pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan.

 

Kapolsek Keboncandi AKP Topo Utomo mengatakan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan keamanan lingkungan.

 

“Melalui sosialisasi Call Center 110 dan program 10.000 CCTV Jogo Paskot ini, kami berharap masyarakat semakin aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemanfaatan layanan kepolisian dan teknologi pengawasan demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Polsek Keboncandi juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah demi terwujudnya situasi kamtibmas yang tetap aman dan terkendali

Continue Reading

Berita

Momentum Binrohtal, Polres Pasuruan Kota Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu

Published

on

Polresta Pasuruan – Momentum pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) dimanfaatkan Polres Pasuruan Kota untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama melalui kegiatan santunan kepada anak yatim piatu.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 07 Mei 2026 di Masjid At Taqwa Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada 19 Pasuruan. Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan tampak dalam kegiatan yang diikuti oleh pejabat utama, personel Polres Pasuruan Kota, serta anak-anak yatim piatu yang hadir menerima santunan.

 

Dalam kegiatan Binrohtal tersebut, para personel mendapatkan siraman rohani dan motivasi keagamaan guna meningkatkan kualitas iman dan takwa dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial Polri.

 

Santunan diberikan secara langsung kepada anak-anak yatim piatu berupa bantuan tali asih dan kebutuhan sehari-hari. Momen tersebut menjadi wujud nyata hadirnya Polri yang humanis dan peduli terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Kabag SDM Polres Pasuruan Kota Kompol Nanang Efendi menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal memiliki peran penting dalam membangun karakter personel yang humanis, disiplin, dan berintegritas dalam menjalankan tugas kepolisian.

 

“Melalui kegiatan Binrohtal ini kami ingin membentuk personel yang tidak hanya profesional dalam bertugas, namun juga memiliki kepekaan sosial dan rasa kepedulian terhadap sesama. Santunan kepada anak yatim piatu ini merupakan bentuk syukur sekaligus kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar Kompol Nanang Efendi.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial keagamaan seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual personel Polres Pasuruan Kota agar semakin dekat dengan masyarakat.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan mampu mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan sosial

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.