Connect with us

Berita

Polres Pasuruan Kota Amankan Tradisi Praonan Masyarakat Pesisir Panggungrejo Saat Lebaran Ketupat 1446 H / 2025

Published

on

whatsapp image 2025 04 07 at 17.43.19

Polresta Pasuruan – Dalam rangka memperingati Lebaran Ketupat (H+7 Idul Fitri 1446 H / 2025), Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi tahunan “Praonan” yang digelar oleh masyarakat pesisir Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kegiatan ini berlokasi di area Pelabuhan Kota Pasuruan dan terbagi di dua wilayah, yakni Kelurahan Mandaranrejo di sisi timur dan Kelurahan Ngemplakrejo di sisi barat. Senin (7/4/2025).

Apel pengamanan kegiatan Praonan dipimpin langsung oleh Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yokbeth Wally, S.I.K., di ikuti anggota gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP. Dan BPBD Kota Pasuruan.

Dalam arahannya, Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yokbeth Wally, S.I.K., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat ini merupakan bagian dari tugas negara, dan seluruh personel harus menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh.

“Kegiatan ini merupakan tradisi masyarakat yang perlu kita jaga, bukan hanya dari sisi budaya, tetapi juga keselamatan masyarakat yang terlibat di dalamnya. Pengamanan Praonan ini adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wakapolres.

Dalam teknis pengamanan, personel dibagi menjadi beberapa sektor, Sat Lantas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan di simpang empat Mayangan dan simpang tiga Ngemplakrejo. Anggota Polres Pasuruan Kota bersama dengan anggota Kodim 0819 Pasuruan, Sat Polairud dan Polsek bertugas memberikan imbauan kepada masyarakat dan pemilik kapal di sepanjang jalur menuju pelabuhan hingga sisi barat pelabuhan. Anggota Sat Reskrim dikerahkan untuk mengantisipasi aksi kejahatan seperti copet dan curanmor. Jika ditemukan pelanggaran atau tindak pidana, petugas diminta untuk melakukan tindakan tegas dan represif sesuai prosedur.

Wakapolres juga mengingatkan seluruh anggota untuk tetap mengutamakan keselamatan diri dalam bertugas dan menjaga kondisi kesehatan selama berlangsungnya kegiatan.

Kegiatan Praonan sendiri merupakan acara tahunan yang rutin digelar oleh nelayan Ngemplakrejo dan masyarakat pesisir di bawah naungan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pasuruan. Tradisi ini dilakukan dengan menaiki perahu secara berkelompok mengarungi laut di sekitar Pelabuhan Kota Pasuruan, sebagai bentuk rasa syukur dan doa keselamatan.

Terdapat tiga jenis perahu yang digunakan masyarakat dalam kegiatan ini, yaitu:
* Perahu besar berkapasitas ±50 orang
* Perahu sedang berkapasitas ±20 orang
* Perahu kecil berkapasitas ±10 orang
Tarif yang dikenakan berkisar antara Rp10.000 hingga Rp30.000 per orang, dengan rute berlayar melintasi area Banjang sejauh ±2 mil laut atau sekitar 4 kilometer.

whatsapp image 2025 04 07 at 17.43.18

Anggota pengamanan dari Polres Pasuruan Kota juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat, baik pemilik kapal maupun penumpang, agar senantiasa memperhatikan keselamatan saat berada di laut. Hal ini sesuai dengan surat edaran Kapolres Pasuruan Kota yang menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan serta larangan membawa penumpang melebihi kapasitas.

Sekitar pukul 12.30 WIB, intensitas kunjungan masyarakat mulai menurun seiring dengan kondisi air laut yang mulai surut. Petugas tetap siaga di titik-titik penting hingga kegiatan benar-benar selesai dan pengunjung kembali ke daratan dengan aman.

Dengan pengamanan yang maksimal dan Sinergitas TNI, Polri, dan Instansi Pemerintah Kota Pasuruan, kegiatan Praonan di pesisir Panggungrejo berlangsung tertib dan aman. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya lokal, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan masyarakat pesisir dengan laut, yang diharapkan dapat terus terjaga dan dilestarikan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polres Kediri Bongkar Arena Sabung Ayam di Plosorejo

Published

on

KEDIRI – Menanggapi keresahan warga, Polres Kediri Polda Jatim melalui Polsek Plosoklaten langsung menggelar patroli dan mendatangi lokasi yang diduga kuat menjadi arena perjudian sabung ayam di Desa Plosorejo, Kecamatan Plosoklaten, Jumat (25/9/2026).

Sayangnya, saat petugas tiba, lokasi tersebut sudah petugas tak menemukan aktivitas sabung ayam.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Plosoklaten, AKP Didik Suryono, S.H yang langsung memimpin penggrebekan menindaklanjuti laporan warga.

“Kami merespons cepat laporan dari masyarakat. Namun saat dilakukan pengecekan di lokasi, kondisinya sudah kosong dan tidak ditemukan aktivitas perjudian,” kata AKP Didik.

Walau area sudah steril dari aktivitas taruhan, petugas Polsek Plosoklaten tetap melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Hasilnya, Polisi mengamankan sejumlah perlengkapan yang diduga digunakan sebagai sarana penunjang sabung ayam.

“Untuk antisiapasi digunakan kembali, maka arena kami bongkar,” tegas AKP Didik.

Ia mengapresiasi keberanian masyarakat yang mau melaporkan indikasi penyakit masyarakat ini. Kapolsek Plosoklaten meminta warga untuk memanfaatkan layanan call center 110 jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengganggu kamtibmas.

“Setiap informasi dari masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Kami akan pantau terus lokasi-lokasi rawan agar wilayah Plosoklaten tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Polres

Tanggap Darurat Kekeringan, Polres Bojonegoro Pasok Air Bersih ke Kecamatan Dander

Published

on

BOJONEGORO – Krisis kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Bojonegoro memicu respons cepat dari Polres Bojonegoro Polda Jatim.

Melalui aksi kemanusiaan,jajaran Polres Bojonegoro Polda Jatim menyalurkan bantuan 35.000 liter air bersih untuk membantu warga terdampak di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (24/9/2026).

Dipimpin langsung oleh Ka SPKT Polres Bojonegoro, Iptu Rahmad Basuki, bantuan tersebut difokuskan untuk menopang kebutuhan warga yang kian mendesak akibat menyusutnya sumber air tanah.

Iptu Rahmad Basuki menegaskan, droping air bersih ini merupakan bukti nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Bantuan air bersih ini kami salurkan dengan harapan bisa meringankan beban harian masyarakat. Terutama saat sumber-sumber mata air warga mulai mengering akibat kemarau,” ujar Iptu Rahmad Basuki.

Ia menambahkan bahwa program sosial ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polres Bojonegoro Polda Jatim untuk memberikan dampak manfaat yang instan dan langsung dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

Sementara itu Kepala Desa Ngraseh, Maftukin menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas kepedulian jajaran Polres Bojonegoro.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Saat ini masyarakat memang sedang kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur dan mata air utama di desa sudah mengering,” tutur Maftukin.

Pendistribusian air bersih ini menjadi potret konsistensi Polres Bojonegoro Polda Jatim dalam mengawal isu sosial di wilayahnya, sekaligus menegaskan peran Korps Bhayangkara sebagai pelindung dan pelayan masyarakat di masa-masa sulit. (*)

Continue Reading

Berita

Papua Barat Jadi Ruang Pengabdian dan Pengembangan Kepemimpinan Wakapolda Polwan

Published

on

BADUNG, BALI – International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 menjadi ruang bagi Polwan Indonesia untuk berbagi pengalaman dalam menjalankan tugas di berbagai wilayah, termasuk Papua Barat yang memiliki karakter geografis, sosial, dan budaya.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana mengatakan, karakteristik Papua Barat menjadi pengalaman berharga bagi Polwan untuk terus meningkatkan kemampuan, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta memberikan pelayanan kepolisian yang sesuai dengan kondisi wilayah.

“Papua memiliki karakteristik yang secara geografis memberikan pengalaman tersendiri bagi polisi pada umumnya, bukan hanya Polwan. Kemudian diperlukan pendekatan untuk menangani setiap masalah yang timbul di wilayah tersebut,” ujar Brigjen Pol Sulastiana.

Menurutnya, keberagaman sosial dan budaya Papua Barat juga menjadi ruang pembelajaran bagi Polwan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mengambil peran strategis dalam kepolisian.

“Kompetensi menjadi prioritas yang penting. Kompetensi itu pasti berkaitan dengan skill dan knowledge,” katanya.

Ia menambahkan, kepemimpinan tidak hanya tentang berada di depan, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin mampu menginspirasi orang lain untuk terus belajar dan berkembang.

“Kepemimpinan sebenarnya bukan soal di depan saja, tetapi bagaimana kita bisa menginspirasi seseorang untuk bermimpi, kemudian belajar lebih, kemudian bersikap dan berbuat lebih,” pungkasnya.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi