Berita
Polsek Rejoso Laksanakan Safari Subuh di Masjid Baitul Mukminin Jarangan, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Polsek Rejoso melaksanakan kegiatan Safari Subuh di Masjid Baitul Mukminin, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan rohani dan pendekatan humanis kepolisian kepada warga, sekaligus sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kamis(13/2/2025)
Kegiatan Safari Subuh ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Rejoso Iptu Agung Prastyo SH., MH., beserta Anggota Polsek Rejoso, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Baitul Mukminin. Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan, serta dialog interaktif antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Kapolsek Rejoso dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Subuh ini bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran kepolisian di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan spiritual kepada masyarakat. Dengan hadir langsung di tengah warga, kami berharap dapat menjalin komunikasi yang lebih baik, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.” Ucap Kapolsek.
Beliau juga menambahkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, melalui kegiatan Safari Subuh, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ketertiban dan berperan aktif dalam mencegah tindak kejahatan di lingkungan masing-masing.
Sebagai bagian dari kegiatan Safari Subuh, Polsek Rejoso juga menggelar sesi dialog interaktif dengan warga. Dalam sesi ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, maupun masukan terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
“Beberapa warga menyampaikan harapan agar kepolisian lebih sering melakukan patroli pada malam hari untuk mencegah aksi kriminalitas. Selain itu, ada juga permintaan agar kepolisian memberikan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi generasi muda.” Ujar Iptu Agung.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Rejoso berjanji akan terus meningkatkan patroli rutin serta memperkuat kegiatan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di lingkungan sekolah dan tempat-tempat berkumpulnya anak muda.
“Kami sangat mengapresiasi masukan dari masyarakat. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri, perlu adanya dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita agar tetap aman dan nyaman.” Tambah Kapolsek.

Polsek Rejoso berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa secara rutin di berbagai masjid di wilayah hukumnya. Dengan pendekatan yang lebih humanis, diharapkan kepolisian dan masyarakat dapat semakin dekat serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih baik.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan keagamaan. Semoga kegiatan seperti ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua.” Pungkas Itpu Agung.
Dengan terselenggaranya kegiatan Safari Subuh ini, Polsek Rejoso berharap dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kecamatan Rejoso.
Polres
Polres Mojokerto Kota Amankan Barang Bukti Ungkap Narkoba Senilai 1,1 Miliar

KOTA MOJOKERTO – Komitmen memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa dinyatakan oleh Polres Mojokerto Kota Polda Jatim.
Pada periode Januari hingga April 2026, Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota Polda Jatim berhasil mengungkap total 47 kasus narkoba dengan mengamankan tersangka sebanyak 57 orang.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Mojokerto Kota, Kamis (30/4/2026)
AKBP Herdiawan mengatakan, selain mengamankan tersangka pada ungkap kasus tersebut, Polisi juga mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya 69,74 gram sabu, 60 butir pil ekstasi, serta ribuan butir pil koplo sebanyak 111.490 butir.
Selain itu, turut diamankan 19 timbangan digital, 63 unit handphone, 18 unit kendaraan roda dua, serta uang tunai sebesar Rp2.036.000.
“Total nilai ekonomis dari barang bukti yang berhasil kami sita diperkirakan mencapai Rp1.163.132.000, “kata AKBP Herdiawan.
Kapolres Mojokerto Kota mengungkapkan, dari sejumlah Narkoba yang digagalkan peredarannya tersebut, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim telah menyelamatkan lebih kurang 117.707 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Herdiawan juga menyampaikan ada Dua kasus menonjol dengan barang bukti besar.
Kasus pertama melibatkan tersangka berinisial YAP yang diamankan di wilayah Meri, Kecamatan Kranggan. Dari tangan tersangka, Polisi menyita sabu seberat 226,40 gram.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka YAP mengaku telah mengedarkan sabu sebanyak 3 ons dalam kurun waktu 1–2 bulan, dengan keuntungan sebesar Rp.20 juta hingga Rp.30 juta.
Kasus kedua melibatkan tersangka berinisial FVR yang diamankan di wilayah Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada Rabu, 15 April 2026.
Dalam penangkapan tersebut, Polisi menyita 255,32 gram sabu. Tersangka diketahui telah memperoleh keuntungan sekitar Rp.25 juta.
“Tersangka FVR ini mengaku sebelumnya telah mengedarkan sabu sebanyak 2,45 ons dengan keuntungan mencapai Rp 24,5 juta,” kata AKBP Herdiawan.
Kapolres Mojokerto Kota mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkotika.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” pungkasnya.
Sementata itu Kasat Narkoba AKP Arif Setiawan menambahkan bahwa kedua tersangka merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar.
Pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap aktor lain di atasnya.
“Dari hasil penyelidikan, jaringan ini tidak berdiri sendiri. Masih ada kemungkinan pelaku lain yang lebih besar. Saat ini kami terus melakukan pendalaman,” ujar AKP Arif.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa mayoritas tersangka mengaku baru menjalankan aksinya selama kurang lebih enam bulan.
Namun demikian, motif utama tetap sama, yakni keuntungan ekonomi tanpa memandang sasaran usia pengguna.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun sampai 20 tahun. (*)
Berita
Polrestabes Surabaya Siagakan 3.670 Personel Pelayanan Pengamanan May Day 2026

SURABAYA – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Surabaya mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memimpin langsung apel gelar pasukan pengamanan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (1/5/2026).
Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan pelayanan pengamanan dalam mengawal jalannya penyampaian aspirasi dari berbagai elemen buruh yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis di Kota Surabaya.
Personel pelayanan pengamanan dipertebal mulai dari Kantor Gubernur Jawa Timur, Gedung DPRD Jawa Timur, hingga lokasi lain yang berpotensi menjadi pusat konsentrasi massa.
Dalam arahannya, Kombes Pol Luthfi menegaskan bahwa pengamanan May Day bukan semata tugas pengendalian massa, melainkan bentuk pelayanan negara kepada masyarakat yang sedang menggunakan hak demokratisnya.
Sebanyak 3,670 personel gabungan telah dibagi sesuai titik pengamanan yang telah ditentukan.
“Penempatan personel dilakukan untuk memastikan arus kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Luthfi.
Menurutnya, Hari Buruh adalah momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan harapan dan tuntutannya.
Karena itu, Kepolisian diminta hadir bukan sebagai pihak yang berhadap-hadapan dengan massa, melainkan sebagai pengayom yang menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol Luthfi.
Ia berharap peringatan Hari Buruh 2026 di Surabaya dapat berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Pendekatan humanis yang ditekankan dalam pelayanan pengamanan May Day tahun ini menjadi gambaran komitmen Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam menjaga keseimbangan antara keamanan publik dan penghormatan terhadap hak demokrasi warga negara.
Dengan pengamanan yang terukur dan profesional, May Day di Surabaya diharapkan menjadi ruang aspirasi yang aman sekaligus momentum positif bagi buruh untuk menyampaikan suara mereka secara damai. (*)
Berita
Polri Jamin Hak Konstitusional Buruh Saat May Day, Pengamanan Humanis Dikedepankan

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjamin hak konstitusional para buruh untuk menyampaikan pendapat pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5), di Jakarta.
Polri memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi buruh mendapat pengawalan agar berjalan aman, tertib, dan bermartabat. Dalam pengamanan momentum May Day, jajaran kepolisian juga menekankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi dan wajib dihormati.
“Polri menjamin hak konstitusional buruh untuk menyampaikan pendapat secara aman, tertib, dan bermartabat. Kami memahami bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus dilindungi,” kata Johnny di Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Ia menegaskan, kehadiran personel kepolisian di lapangan bukan untuk membatasi ruang demokrasi, melainkan memastikan kegiatan berlangsung kondusif serta para peserta aksi merasa aman dan terayomi.
“Kami ingin saudara-saudara buruh yang menyampaikan aspirasi merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, seluruh personel kami arahkan mengedepankan sikap persuasif, profesional, dan humanis,” ujarnya.
Menurut dia, Polri juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait guna mengatur arus lalu lintas, pengamanan titik kumpul massa, serta menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan selama aksi May Day berlangsung.
Polri turut mengimbau seluruh peserta aksi memperingati Hari Buruh Internasional dengan damai, tertib, serta menjaga fasilitas umum agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung lancar dan bermartabat.
-
Berita1 minggu ago
Sinergi Bhabinkamtibmas Desa Semare dan Perangkat Desa Wujudkan Kamtibmas Aman Kondusif
-
Berita1 minggu agoPerkuat Pondasi Kamtibmas, Kapolres Pasuruan Kota Gelar Silaturahmi Dengan Habib Qodir Assegaf
-
Polres5 hari agoPolres Blitar Kota Luncurkan SPPG Ketapang Layani 886 Penerima Manfaat Program MBG
-
Berita1 minggu ago
Polsek Pohjentrek Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pada Objek Vital Bank BRI
-
Polda3 hari agoDitres PPA – PPO Polda Jatim Terima Penghargaan dari Menteri PPPA
-
Polres1 minggu agoPerkuat Pondasi Kamtibmas, Kapolres Pasuruan Kota Gelar Silaturahmi Dengan Habib Qodir Assegaf
-
Berita6 hari agoPolres Blitar Amankan Residivis Pembobol Tiga Gedung Sekolah
-
Berita6 hari agoBlue Light Patrol Polsek Grati Sasar Jalur Sepi, Tekan Aksi 3C di Jam Rawan
