Polres
Personil Polsek Gadingrejo Lakukan Patroli Sambang Kamtibmas di Klenteng Tjoe Tik Kiong untuk Ciptakan Pemilu Damai 2024

Polresta Pasuruan – Personil Polsek Gadingrejo, Aipda Doni dan Bripka Amin, melaksanakan kegiatan Patroli Sambang Kamtibmas di Klenteng Tjoe Tik Kiong yang berlokasi di Jalan Lombok, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) jelang Pemilu 2024. Kehadiran petugas kepolisian ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pengurus klenteng guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama tahapan pemilu berlangsung. Jumat (01/11/2024).
Dalam patroli sambang ini, Aipda Doni dan Bripka Amin berdiskusi dengan pengurus Klenteng Tjoe Tik Kiong mengenai pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan persatuan di tahun politik. Para petugas mengimbau agar masyarakat tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di media sosial, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang berpotensi mengganggu ketentraman wilayah.

Selain itu, Aipda Doni menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan patroli dan sambang secara berkala, khususnya di tempat-tempat ibadah dan lokasi-lokasi vital lainnya, sebagai upaya antisipasi terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas. Langkah ini dilakukan guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat dan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya Pemilu 2024 yang damai dan sukses.
Bripka Amin juga menambahkan bahwa peran pengurus tempat ibadah sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan damai kepada umat, sehingga mereka dapat turut aktif menjaga stabilitas keamanan. Dalam hal ini, Klenteng Tjoe Tik Kiong dinilai memiliki peranan strategis karena merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan dan kebudayaan masyarakat Tionghoa di Kota Pasuruan.
Pengurus Klenteng Tjoe Tik Kiong menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh pihak Polsek Gadingrejo tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas, khususnya dalam menghadapi momentum Pemilu 2024. Menurut salah satu pengurus, klenteng akan senantiasa mengajak umat dan masyarakat sekitar untuk menjaga kerukunan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu politik yang dapat merusak hubungan antarwarga.
Patroli sambang ini juga menjadi kesempatan bagi personil Polsek Gadingrejo untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi hoaks yang sering kali beredar menjelang pemilu. Mereka mengimbau masyarakat untuk mencari sumber informasi yang valid dan menghindari menyebarkan berita yang belum terverifikasi kebenarannya.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Doni juga menjelaskan program-program Polsek Gadingrejo dalam mendukung Pemilu Damai 2024, termasuk kegiatan sosialisasi kamtibmas yang akan terus digiatkan di wilayah Kecamatan Panggungrejo. Ia berharap masyarakat dapat turut serta dalam program ini sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pesta demokrasi mendatang.
Kapolsek Gadingrejo AKP Miftaful MBK. S.H.,M.H. menjelaskan bahwa Kegiatan Patroli Sambang Kamtibmas yang dilakukan Polsek Gadingrejo ini menunjukkan komitmen kuat dari kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban jelang pemilu. Diharapkan, inisiatif semacam ini bisa menciptakan sinergi yang positif antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat di Kota Pasuruan.
Dengan kolaborasi yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat, harapannya pemilu di Kota Pasuruan dapat berlangsung damai, tanpa ada gangguan yang berarti. Upaya preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat, sehingga mereka dapat menyalurkan hak pilih dengan nyaman.
Kegiatan patroli semacam ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Polsek Gadingrejo guna menciptakan situasi kamtibmas yang stabil dan kondusif, serta memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kenyamanan selama masa pemilu.
(Humas Gd)
Polres
Polres Trenggalek Pasok Ribuan Liter Air Bersih Pakai Mobil Patroli Modifikasi

TRENGGALEK — Polres Trenggalek Polda Jatim bergerak cepat mengerahkan “Patroli Gentong” merespon dampak musim kemarau panjang kian meluas yang mengakibatkan mengeringnya sungai dan sumur warga, ditambah jauhnya akses ke sumber mata air yang membuat masyarakat di sejumlah wilayah mulai krisis air bersih.
Melalui Polsek Dongko, Patroli Gentong yang merupakan aksi sosial ini memanfaatkan kendaraan patroli Polisi yang telah dimodifikasi khusus untuk mengangkut tandon air.
Di wilayah Kecamatan Dongko, armada Patroli Gentong Polsek Dongko bergerak menyisir Desa Petung dengan membawa tandon berkapasitas 1.100 liter yang didistribusikan untuk warga terdampak kemarau panjang.
Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya melalui Kapolsek Dongko, AKP Jotomo mengatakan air bersih tersebut diambil langsung dari mata air Sumber Kucur.
“Karena kapasitas kendaraan terbatas, kami melakukan dua kali perjalanan untuk menjangkau beberapa titik. Total hari ini ada 2.200 liter air bersih yang didistribusikan,” kata AKP Jotomo, Selasa (15/9/2026).
Selain wilayah Kecamatan Dongko, Patroli Gentong juga dilaksanakan di kawasan pesisir Desa Ngulungwetan masuk Kecamatan Munjungan dipimpin Kapolsek Munjungan, AKP Cikini.
Di wilayah ini petugas membagikan 1.250 liter air bersih kepada warga yang telah mengantre sejak pagi di sepanjang jalur distribusi.
“Kami datang membawa bantuan air bersih dan langsung membagikannya secara merata kepada masyarakat Desa Ngulungwetan yang terdampak,” ujar AKP Cikini.
Polres Trenggalek Polda Jatim menegaskan bahwa program Patroli Gentong ini akan terus bergulir setiap hari secara bergiliran, dengan memprioritaskan wilayah-wilayah terpencil yang sejauh ini belum tersentuh bantuan air bersih sama sekali. (*)
Polres
Polres Malang Libatkan Tim Dokkes, Menjaga Napas Para Penjinak Api Karhutla di Lereng Bromo

MALANG – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Polresta Malang Kota dan tim gabungan instansi terkait di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tidak melulu soal menjinakkan api.
Di balik perjuangan tersebut, Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Malang Polda Jatim turun langsung ke garis depan guna menjamin kondisi fisik para relawan dan petugas gabungan.
Aksi sigap ini menyasar Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Di lokasi, tim medis bergerak cepat memberikan pemeriksaan fisik, mengobati luka ringan, serta menyuplai obat-obatan bagi personel yang mulai didera kelelahan ekstrem.
Selain itu, ribuan masker dibagikan secara merata guna meminimalisasi risiko ISPA akibat paparan asap pekat dan debu vulkanik di area kebakaran.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri melalui Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono, menegaskan bahwa perlindungan terhadap para petugas merupakan prioritas utama. Mengingat, medan yang mereka hadapi tergolong ekstrem dan berisiko tinggi.
Menurut AKP Budiono, petugas di lapangan bekerja dengan beban yang cukup berat di bawah kepungan asap. Oleh karena itu, kondisi kesehatan mereka wajib dipantau secara berkala.
“Tim Dokkes Polres Malang hadir untuk memberikan pengobatan langsung bagi yang terluka atau mengeluh sakit, sekaligus membagikan masker,”terang AKP Budiono, Selasa (15/9/2026).
Ia menambahkan, posko medis keliling ini sengaja disiagakan agar setiap kendala kesehatan di lapangan dapat diintervensi sedini mungkin sebelum berdampak fatal.Jika ada yang kelelahan atau cedera saat bertugas, penanganan bisa langsung dilakukan di tempat.
“Kami juga terus mengingatkan seluruh personel untuk tidak memaksakan diri dan segera mengambil jeda istirahat jika tubuh sudah memberi sinyal kelelahan,”tambah AKP Budiono.
Seperti diketahui, hingga Minggu (13/9/2026) siang, pertempuran melawan api di kawasan TNBTS masih terus berkobar.
Di beberapa titik, petugas gabungan terpaksa mengandalkan pemadaman manual menggunakan water sprayer dan hydrant portable. Akses yang terjal membuat area tersebut hanya bisa ditembus dengan motor trail atau berjalan kaki.
Saat ini, fokus tim terbagi antara pemadaman aktif dan proses pendinginan (cooling down). Beberapa wilayah seperti Blok Batengan, Blok Painem, dan Blok Kentongan kini sedang dalam tahap pembasahan intensif.
Kendala terbesar berada di Blok Painem, di mana titik api masih menyala di lereng curam yang mustahil dijangkau lewat jalur darat.
Menutup keterangannya, AKP Budiono mengimbau baik petugas maupun masyarakat di sekitar kawasan terdampak untuk memperketat protokol kesehatan mandiri, terutama saat kabut asap mulai menebal.
“Jangan sepelekan gejala ringan. Jika mulai merasakan sesak napas, pusing, mual, atau kelelahan ekstrem, segera hentikan aktivitas, menepi, dan datangi posko medis kami untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)
Polres
Polres Magetan Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla di Panekan Lereng Gunung Lawu

MAGETAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan lereng Gunung Lawu, tepatnya di hutan Perhutani RPH Bedagung Petak 50 sisi utara, Dusun Gondang, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan pada Senin (14/9/2026) pagi.
Titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 07.30 WIB. Merespons kejadian tersebut, Wakapolres Magetan Kompol Dodik langsung memimpin sedikitnya 50 personel gabungan menuju lokasi untuk mengendalikan kobaran api.
Tim gabungan ini terdiri dari personel Polres Magetan Polda Jatim, Polsek dan Koramil Panekan, BPBD Kabupaten Magetan, petugas Perhutani KPH Lawu, LMDH Desa Jabung dan Desa Ngiliran, serta dipimpin langsung bersama Kepala Desa Jabung, Wito.
Setibanya di lokasi, petugas dan warga langsung melakukan lokalisasi dengan membuat ilaran atau sekat pembatas di area sekitar titik api. Strategi ini dilakukan dengan membersihkan dan memutus vegetasi pada jalur tertentu guna menahan ruang gerak api yang dipicu oleh semak kering.
“Begitu mendapat informasi adanya titik api, kami bersama anggota langsung mengecek lokasi dan berkoordinasi dengan Perhutani dan pihak terkait lainnya, bersama-sama melakukan pencegahan agar api tidak merambat semakin luas,” ujar Kompol Dodik di lokasi kejadian.
Kompol Dodik menegaskan, pembuatan ilaran menjadi prioritas utama karena kondisi vegetasi hutan yang kering sangat rentan menyebarkan api. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat di sekitar kawasan hutan untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan.
Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memperkuat sekat pembatas dan memonitor pergerakan titik api.
Polres Magetan Polda Jatim mengimbau warga yang melihat adanya kepulan asap atau titik api di kawasan hutan untuk segera melapor kepada aparat setempat atau melalui Call Center Polri 110 bebas pulsa. (*)
-
Polda1 minggu agoBrimob Polda Jatim Bangun Mako Kompi di Pasuruan, Perkuat Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Masyarakat
-
Berita1 minggu agoSatgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil
-
Berita1 minggu agoPolres Pasuruan Kota Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung di Desa Gejugjati
-
Polda1 minggu agoSatgas Pangan Polda Jatim Sidak Pasar Pucang, Usut Beras Premium di Atas HET
-
Polda1 minggu agoKapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Ajak Mahasiswa Bijak Bermedia Digital dan Jaga Jatim
-
Berita1 minggu ago
322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla
-
Polres5 hari agoCegah Karhutla, Polres Ponorogo Gencarkan Edukasi dan Patroli Kawasan Hutan
-
Polsek6 hari ago
Patroli Polsek Grati, Wujud Kehadiran Polri Dalam Menjaga Kamtibmas Dan Melayani Masyarakat
