Connect with us

Polres

Wujudkan Pilkada Damai Dan Aman, Polsek Bugul Kidul Laksanakan Patroli Siang Hari Guna Antisipasi Gangguan Kamtibmas.

Published

on

oplus 0
oplus 0

Polresta Pasuruan – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polsek Bugul Kidul meningkatkan patroli siang hari dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Bugul Kidul untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama tahapan Pilkada berlangsung, Rabu (16/10/2024).

Kapolsek Bugul Kidul, Kompol Masykur, S.H., M.H., menjelaskan bahwa patroli siang hari dilakukan secara rutin di wilayah hukum Polsek Bugul Kidul, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan nyaman selama proses Pilkada ini. Patroli siang yang kami lakukan bertujuan untuk mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam patroli yang dilakukan, personel Polsek Bugul Kidul juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga, memberikan imbauan agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Selain itu, polisi juga mengingatkan warga untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dengan tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana Pilkada yang aman, damai, dan demokratis,” tambah Kompol Masykur.

Selain patroli siang, Polsek Bugul Kidul juga menerapkan sistem keamanan terpadu dengan menggandeng unsur-unsur terkait seperti TNI, Satpol PP, dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan dengan cara koordinasi secara intensif guna memastikan bahwa setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

oplus 0
oplus 0

Patroli yang dilakukan Polsek Bugul Kidul juga mencakup pengawasan terhadap objek-objek vital, seperti kantor penyelenggara Pilkada, kantor pemerintahan, dan posko pemenangan pasangan calon. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya sabotase atau tindakan-tindakan anarkis yang bisa mengganggu jalannya Pilkada.

Menurut salah seorang warga, kehadiran polisi yang rutin berpatroli memberikan rasa aman tersendiri. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli siang ini. Apalagi menjelang Pilkada yang sering kali rentan terjadi gesekan. Kami berharap Pilkada kali ini bisa berjalan dengan aman dan damai,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Seiring dengan intensifikasi patroli, Polsek Bugul Kidul juga membuka saluran pengaduan masyarakat yang dapat diakses selama 24 jam. Warga yang mengetahui atau mencurigai adanya potensi gangguan kamtibmas dapat segera melapor ke pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti.

Kompol Masykur, S.H., M.H., menekankan bahwa keamanan dan ketertiban selama Pilkada merupakan tanggung jawab bersama, dan pihak Kepolisian akan terus berupaya maksimal dalam menjalankan tugasnya. “Kami akan terus melakukan patroli dan kegiatan preventif lainnya. Harapan kami, Pilkada ini dapat berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili suara rakyat,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah preventif yang dilakukan oleh Polsek Bugul Kidul, diharapkan masyarakat dapat menjalani proses demokrasi ini dengan aman, tanpa adanya gangguan yang berarti, sehingga Pilkada 2024 dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan damai, “Pungkas Kompol Masykur”.

By Humas Bglkdl.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Sinergi Polri dan Petani, Bhabinkamtibmas Desa Tidu Aktif Pantau Lahan Jagung Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Tidu, Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan pemantauan lahan jagung milik warga pada Sabtu, 25 Juli 2026, di lahan jagung yang terletak di Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri kepada para petani guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

 

Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung sekaligus memberikan motivasi agar terus semangat mengelola lahan pertanian. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memperkuat sinergi dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan.

 

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas para petani. Dengan situasi kamtibmas yang kondusif, diharapkan hasil pertanian dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Kapolsek Pohjentrek, AKP Sukrisno, mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

 

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui pemantauan lahan pertanian secara rutin, kami berharap para petani semakin termotivasi meningkatkan produktivitas hasil panen, sehingga dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar AKP Sukrisno.

 

Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden di sektor ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan mampu memberikan semangat, rasa aman, serta mendorong terwujudnya pertanian yang produktif dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Pohjentrek.

 

Continue Reading

Polres

Hari Anak Nasional, Polresta Sidoarjo Edukasi Bahaya HIV/AIDS di Kalangan Pelajar

Published

on

SIDOARJO – Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA PPO) Polresta Sidoarjo Polda Jatim menggelar sosialisasi mengenai bahaya dan pencegahan HIV/AIDS kepada para pelajar di Sidoarjo, Kamis (23/7/2026).

Melalui kegiatan edukatif ini, para siswa diberikan pemahaman sejak dini mengenai pengertian HIV/AIDS, bahaya yang ditimbulkan, serta pentingnya upaya pencegahan.

Selain itu, peserta juga diajak memahami peran sekolah sebagai lingkungan yang mendukung terciptanya generasi sehat dan berpengetahuan dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan.

Kasat Res PPA PPO Polresta Sidoarjo, Kompol Rohmawatilailah, mengatakan bahwa edukasi sejak bangku sekolah menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari perilaku berisiko di masa depan.

Menurut Kompol Rohmawatilailah, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum yang tepat untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dan remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini tentang apa itu HIV/AIDS, bagaimana cara pencegahannya, serta membangun kepedulian agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab,” ujar Kompol Rohmawatilailah.

Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis sebagai tempat pembentukan karakter sekaligus sarana penyampaian informasi kesehatan yang benar kepada anak-anak.

“Sinergi antara kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua sangat diperlukan dalam memberikan edukasi yang tepat kepada anak,” kata Kompol Rohmawatilailah.

Ia berharap dengan pengetahuan yang benar, anak-anak dan remaja mampu menjaga diri dan menjadi agen penyebar informasi positif di lingkungan sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memahami pengertian HIV/AIDS, mengetahui dampak dan bahayanya, serta memiliki wawasan mengenai langkah-langkah pencegahan,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Gresik Bongkar Peredaran Narkoba Sistem Ranjau, Dua Kurir Sabu Diamankan

Published

on

GRESIK – Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika.

Kali ini, Dua pria berinisial DE (32) dan MWF (30) berhasil ditangkap bersama barang bukti sabu seberat total 38,066 gram yang diduga siap diedarkan di wilayah Gresik selatan.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bukti keseriusan Polres Gresik Polda Jatim dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

“Kasus ini terungkap setelah Polisi menerima informasi masyarakat mengenai maraknya peredaran narkoba di kawasan Gresik selatan,” ujar AKBP Ramadhan, Jumat (24/7/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan hingga menggerebek sebuah rumah kos di Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, pada Minggu (19/7/2026).

Dari lokasi tersebut, Polisi mengamankan kedua tersangka beserta 17 paket sabu yang telah dipecah untuk diedarkan sesuai pesanan.

Selain sabu, Polisi turut menyita timbangan digital, alat hisap, plastik klip, dua telepon seluler, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.

“Nilai ekonomis sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp68,4 juta,” ujar AKBP Ramadhan.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap kedua tersangka berperan sebagai kurir dengan modus sistem ranjau, yakni meletakkan paket sabu di titik-titik tertentu untuk kemudian diambil pembeli.

“Kedua tersangka diketahui telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar empat bulan dengan wilayah edar meliputi Wringinanom, Driyorejo, Karangandong hingga Legundi,” terang AKBP Ramadhan.

Dalam sepekan, keduanya mampu mengedarkan sekitar 40 gram sabu dan memperoleh upah Rp25 ribu untuk setiap titik ranjau yang dipasang.

Kapolres Gresik menambahkan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap pemasok utama yang kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, melaporkan melalui Call Centre 110 dan selain itu Masyarakat juga bisa menghubungi melalui Hotline khusus ‘Lapor Cak Rama’ di nomor 0811-8800-2006,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan, dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.