Connect with us

Polres

Panit Bimas Polsek Bugul Kidul Bersama Bhabinkamtibmas Beri Himbauan Pilkada Damai Pada Warga Kelurahan Krampyangan.

Published

on

oplus 0
oplus 0

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Panit Bimas Polsek Bugul Kidul bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Krampyangan disamping melaksanakan sholat jumat dan juga memberikan himbauan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jumat (11/10/2024).

Pada kesempatan tersebut, Panit Bimas Polsek Bugul Kidul, yang dipimpin langsung oleh Aipda Nyoman Suyatno, S.H., bersama anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Krampyangan, Aiptu Doni Handoko, menyampaikan beberapa pesan penting terkait pentingnya menjaga perdamaian dan ketertiban dalam setiap tahapan Pilkada. Masyarakat diajak untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan menjaga agar proses Pilkada berjalan dengan damai, aman, dan kondusif.

“Pilihan boleh berbeda, tetapi persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga. Jangan mudah terpengaruh oleh berita-berita hoaks atau ajakan yang mengarah pada tindakan kekerasan. Mari kita sukseskan Pilkada ini dengan damai,” ungkap Aipda Nyoman dalam sambutannya kepada warga yang hadir.

Selain memberikan himbauan secara langsung, pihak Kepolisian juga membagikan brosur dan memasang spanduk bertuliskan “Pilkada Damai, No Hoaks, No Politik Uang, No Kekerasan” di sejumlah titik strategis di Kelurahan Krampyangan. Upaya ini merupakan bagian dari program Polri untuk menjaga stabilitas keamanan di masyarakat selama proses pemilihan berlangsung.

Aiptu Doni Handoko selaku Bhabinkamtibmas juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. “Kami berharap seluruh warga tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, warga Kelurahan Krampyangan tampak antusias menyambut kedatangan aparat Kepolisian. Mereka juga menyampaikan beberapa keluhan dan harapan terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar, yang kemudian ditanggapi secara baik oleh Panit Bimas dan Bhabinkamtibmas.

oplus 0
oplus 0

Salah satu warga, Pak Joko, menyatakan apresiasinya terhadap himbauan damai dari kepolisian. “Kami sangat mendukung adanya Pilkada damai. Harapan kami, pemimpin yang terpilih nanti benar-benar bisa membawa perubahan yang baik bagi Kota Pasuruan,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian langkah preventif yang dilakukan Polsek Bugul Kidul untuk memastikan Pilkada di Kota Pasuruan berjalan dengan aman dan tertib. Selain himbauan kepada warga, Polsek juga bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda untuk menciptakan suasana damai di tengah-tengah masyarakat.

Kapolsek Bugul Kidul, Kompol Masykur, S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan pendekatan persuasif kepada masyarakat untuk mengantisipasi segala bentuk kerawanan jelang Pilkada. “Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat, dan kami berharap masyarakat juga turut aktif menjaga ketertiban di lingkungan mereka masing-masing,” jelasnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan masyarakat Kelurahan Krampyangan khususnya, dan warga Kota Pasuruan pada umumnya, dapat berpartisipasi dalam Pilkada dengan damai, tanpa adanya konflik atau gangguan yang dapat menghambat jalannya demokrasi, ”Pungkas Kompol Masykur”.

By Humas Bglkdl.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Kedepankan Pelayanan Humanis, Polres Pasuruan Kota Kawal Dan Amankan Aksi Damai Aliansi LSM Poros Tengah

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota mengerahkan puluhan personel bersama TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Pasuruan untuk mengawal dan mengamankan aksi damai Aliansi LSM Poros Tengah yang terdiri dari LSM M-Bara, FRPP, dan GM GRIP JAYA, Senin (14/9/2026).

 

Aksi yang dipimpin Saiful dari LSM M-Bara tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kota Pasuruan dan dilanjutkan menuju Gedung DPRD Kota Pasuruan, Jalan Raya Balikota, Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, sebagai bentuk pelayanan Polri untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

 

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H. Sejumlah personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk melakukan pemantauan situasi, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memberikan rasa aman kepada peserta aksi dan masyarakat di sekitar lokasi.

 

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan koordinator aksi serta peserta. Imbauan disampaikan secara humanis agar seluruh rangkaian penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya, serta tetap menghormati ketentuan yang berlaku.

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful M.B.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif.

 

“Pengamanan kami kedepankan secara humanis dan persuasif. Kami memastikan aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya dengan damai,” ujarnya.

 

Saat massa aksi bergerak dari Kantor Dinas Sosial menuju Gedung DPRD Kota Pasuruan, personel gabungan turut melakukan pengawalan. Pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara situasional untuk menjaga keselamatan peserta aksi sekaligus memastikan aktivitas pengguna jalan tetap berjalan dengan baik.

 

Setibanya di Gedung DPRD Kota Pasuruan, personel kembali melakukan pengamanan di sekitar lokasi kegiatan. Koordinasi dengan Saiful selaku pimpinan aksi dan pihak terkait terus dilakukan untuk menjaga komunikasi serta memastikan penyampaian aspirasi berlangsung secara tertib dan damai.

 

Sinergitas Polres Pasuruan Kota bersama TNI, Satpol PP, dan Dishub Kota Pasuruan menjadi bagian penting dalam menjaga seluruh rangkaian kegiatan. Pemantauan situasi dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

 

Polres Pasuruan Kota mengapresiasi sikap tertib dan kooperatif Aliansi LSM Poros Tengah selama menyampaikan aspirasi. Komunikasi yang terjalin antara petugas dan peserta aksi turut mendukung terciptanya suasana penyampaian pendapat yang aman, damai, dan kondusif.

 

Melalui pengamanan yang humanis dan sinergitas lintas instansi, Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas serta menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab demi terciptanya Kota Pasuruan yang aman dan kondusif.

Continue Reading

Polres

Sinergi Cegah Karhutla, Polres Bojonegoro Sisir Kawasan Rawan di Kedungadem

Published

on

BOJONEGORO – Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius Polres Bojonegoro Polda Jawa Timur beserta jajarannya.

Untuk mengantisipasi hal itu,Polres Bojonegoro melalui Polsek Kedungadem bersama petugas Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tondomulo rutin menggelar patroli terpadu, menyisir area hutan yang dinilai rawan guna memastikan situasi tetap aman.

Tak hanya memantau pepohonan, petugas gabungan juga menyambangi warga yang beraktivitas di sekitar hutan. Pendekatan langsung ini dinilai lebih efektif untuk mengetuk kesadaran masyarakat.

Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain berbahaya, tindakan itu jelas melanggar aturan hukum.

“Membakar lahan secara serampangan bisa merusak ekosistem dan habitat satwa. Kami juga minta warga tidak buang puntung rokok sembarangan. Kalau lihat ada asap atau titik api, tolong segera laporkan,” kata AKP Mat Suiswanto, Senin (14/9/2026).

Di tempat terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pengelola hutan dalam menjaga paru-paru bumi di wilayah Bojonegoro.

AKBP Yenni menambahkan, Polisi di lapangan sengaja mengedepankan cara-cara yang humanis saat berdialog dengan warga sekitar hutan.

“Kami ingin pesan-pesan pencegahan Karhutla ini benar-benar dipahami dan dijalankan atas kesadaran sendiri oleh masyarakat,” pungkas AKBP Yenni.

Namun demikian, Kapolres Bojonegoro mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat bahwa pembakaran hutan dan lahan secara sengaja ataupun lalai akan ada sanksi hukum.

Hal itu lanjut AKBP Yenni merujuk pada Pasal 78 UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang menyatakan bahwa pelaku pembakaran hutan dengan sengaja diancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

Selain itu, pelaku pembakaran hutan juga dapat dijerat Pasal 108 UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) dengan ancaman penjara minimal 3 tahun hingga maksimal 10 tahun, serta denda hingga Rp10 miliar. (*)

Continue Reading

Polres

Kawal Kebijakan Bapanas, Satgas Pangan Polres Blitar Kota Sidak Rantai Pasok Beras

Published

on

BLITAR — Polres Blitar Kota Polda Jatim bersama instansi lintas sektor memperketat pengawasan harga dan mutu beras dari tingkat produsen hingga pedagang pasar tradisional.

Langkah preventif ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus memastikan harga jual di tingkat konsumen tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, melalui Kasihumas AKP Sjamsul Anwar, menyatakan bahwa inspeksi mendadak ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 369 Tahun 2026 terkait Pembentukan Satuan Pengawasan Harga dan Mutu Beras.

“Kami ingin memastikan intervensi kebijakan pemerintah di sektor pangan berjalan efektif di lapangan,” ujar AKP Sjamsul Anwar, Senin (14/9/2026).

Pelaksanaan pemantauan di lapangan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, bersama personel Unit II Satreskrim, dengan melibatkan staf Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar.

Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah penggilingan padi diketahui sempat terhenti selama sepekan akibat lonjakan harga bahan baku pecah kulit (PK).

Kendati demikian, stok beras premium yang diproduksi tetap tersalurkan ke pedagang kecil di wilayah Kabupaten Blitar dengan harga Rp14.800 per kilogram.

Dari keseluruhan titik inspeksi, petugas memastikan harga jual beras di wilayah Kota Blitar masih berada di bawah ambang batas HET.

Selain kepatuhan harga, komoditas yang beredar juga dipastikan memenuhi standar mutu konsumsi dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan.

“Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan melakukan pengawasan berkala demi menjaga iklim pasar tetap kondusif,” pungkas AKP Sjamsul Anwar. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi