Connect with us

Berita

Dialogis Dengan Satpam, Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Pasuruan Kota Imbau Kamtibmas

Published

on

whatsapp image 2024 09 23 at 07.06.02

Polresta Pasuruan – Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Pasuruan Kota melakukan kegiatan patroli rutin salahsatunya di perumahan wilayah Kota Pasuruan sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dalam patroli kali ini, petugas tidak hanya fokus pada penjagaan keamanan umum, namun juga memberikan imbauan kepada satpam atau masyarakat agar lebih waspada dalam mengantisipasi potensi kriminalitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Senin (23/9/2024).

Kegiatan patroli dilakukan secara intensif di titik-titik strategis yang dikenal rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti tempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan, area perumahan padat penduduk, dan lain sebagainya. Anggota patroli berinteraksi langsung dengan satpam setempat, memberikan himbauan tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, baik itu pencurian, penipuan, maupun tindak kejahatan lainnya.

Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota, AKP Kokoh Rahmadhi S.H, menegaskan bahwa kehadiran anggota patroli adalah sebagai bentuk komitmen Kepolisian dalam melindungi dan mengayomi masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan serta dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar, sehingga potensi tindak kejahatan dapat dicegah.

Selain memberikan imbauan terkait antisipasi kriminalitas, anggota patroli juga menyampaikan pesan kamtibmas khusus terkait penyelenggaraan Pilkada 2024. Mereka mengimbau agar seluruh warga tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif, serta menjaga sikap saling menghormati ketika berbeda pendapat terkait proses demokrasi yang sedang berjalan.

Dengan kerjasama yang baik antara Kepolisian dan masyarakat, diharapkan proses demokrasi Pilkada 2024 dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan atau ancaman keamanan.

Imbauan kamtibmas yang disampaikan dalam kegiatan patroli tersebut merupakan langkah nyata dari Polres Pasuruan Kota dalam menjaga stabilitas keamanan jelang agenda politik penting seperti Pilkada. Semua pihak diharapkan turut aktif dalam mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas, sehingga proses Pilkada berjalan dengan tertib, aman, dan damai, serta mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polda Jatim Siaga Penuh Hadapi Fase Kritis Karhutla di 7 Kawasan Pegunungan

Published

on

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memperketat pengamanan dan menetapkan status siaga penuh guna menghadapi fase kritis kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast di Surabaya, Senin (14/9/2026).

Menurut Kombes Pol Abast, pengawasan ketat dan patroli pembuatan sekat bakar diperketat di tujuh area pegunungan yang rawan membara, meliputi Gunung Bromo, Semeru, Raung, Ijen, Argopuro, Butak, hingga Lemongan melibatkan personel Polres yang ada di wilayah.

Selain ketujuh gunung tersebut, beberapa kawasan hutan di wilayah Jawa Timur juga tidak luput dari pantauan kepolisian. Jajaran Polda Jatim terus berkolaborasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat untuk meminimalkan potensi terjadinya karhutla.

“Langkah mitigasi intensif ini kami fokuskan di kawasan gunung strategis yang memiliki indikasi kerawanan tinggi selama puncak musim kemarau,” kata Kombes Pol Abast.

Ia mengungkapkan, penguatan strategi ini merupakan tindak lanjut langsung atas Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026.

Instruksi tersebut memerintahkan pengendalian karhutla secara masif melalui pemetaan titik rawan, intensifikasi patroli terpadu, serta kesiapsiagaan personel darat maupun udara.

Dalam pelaksanaannya, Polda Jatim mengedepankan tindakan preventif berupa edukasi dan patroli. Kendati demikian, penindakan hukum secara tegas dipastikan tetap berlaku bagi pelaku pembakaran hutan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian.

“Pihak kepolisian mengedepankan tindakan preventif, namun kami tetap bersikap tegas dalam penegakan hukum bagi siapa saja yang melanggar,” tegas Kombes Pol Abast.

Guna mempercepat deteksi dini kemunculan titik api (hotspot), Kombes Pol Abast mengatakan sinergi antarlini bersama instansi terkait terus diperkuat.

“Polda Jatim juga mengoptimalkan peran personel Bhabinkamtibmas di wilayah lereng gunung untuk aktif mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang memicu percikan api,” ujar Kombes Pol Abast.

Sebagai langkah tegas, Polda Jatim mengingatkan adanya sanksi berlapis bagi para pelaku karhutla. Merujuk pada Pasal 78 UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, pelaku pembakaran hutan dengan sengaja diancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

Tidak hanya itu, pelaku juga dapat dijerat Pasal 108 UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) dengan ancaman penjara minimal 3 tahun hingga maksimal 10 tahun, serta denda hingga Rp10 miliar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan demi mencegah dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan,” pungkas Kombes Abast. (*)

Continue Reading

Polres

Sinergi Polri Dan Petani, PS. Kanit Binmas Polsek Lekok Kawal Produktivitas Lahan Jagung

Published

on

Polres Pasuruan – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Kanit Binmas Polsek Lekok melaksanakan pemantauan dan pengecekan lahan pertanian jagung pada Senin, 14 September 2026, di lahan jagung yang terletak di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Ps.Kanit Binmas melakukan pengecekan kondisi dan pertumbuhan tanaman jagung sekaligus berdialog dengan petani untuk mengetahui perkembangan tanaman serta kendala yang dihadapi dalam proses budidaya. Kehadiran personel Polri di tengah petani menjadi bagian dari upaya pendampingan guna mendorong pengelolaan lahan pertanian secara optimal.

 

Ps. Kanit Binmas juga memberikan imbauan kepada para petani agar memperhatikan perawatan tanaman, pemupukan, pengairan, serta melakukan langkah antisipasi terhadap serangan hama dan penyakit tanaman. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan dan hasil panen jagung.

 

Kapolsek Lekok AKP Mawan Budi P mengatakan bahwa Polri akan terus mendukung para petani melalui kegiatan pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan.

 

“Kehadiran personel Polri di tengah para petani merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan. Kami akan terus bersinergi dengan masyarakat, khususnya para petani, agar produktivitas pertanian dapat meningkat dan hasilnya mampu mendukung kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Mawan Budi P.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Lekok berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Sinergi antara Polri dan petani diharapkan mampu menciptakan pertanian yang produktif, berkelanjutan, serta turut memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Continue Reading

Polres

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gerak Cepat, Dirikan Posko Korban KM Virgo Transport 8

Published

on

SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur bergerak cepat merespons insiden hilangnya kontak Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, dengan mendirikan posko terpadu bagi keluarga korban di dalam Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (13/9).

Bersamaan dengan itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Jatim juga menyiapkan Posko Ante Mortem.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan mengatakan, Posko terpadu ini disiapkan untuk melayani dan membantu pihak keluarga yang mencari informasi terkait keberadaan penumpang.

Guna mempermudah proses pencarian, petugas di Posko terpadu telah memajang daftar manifes penumpang, data Anak Buah Kapal (ABK), hingga manifes kendaraan yang diangkut kapal tersebut.

“Posko ini kami dirikan sebagai bagian dari operasi kemanusiaan sekaligus wujud kesiapsiagaan dalam menangani kecelakaan KM Virgo Transport 8,” ujar AKBP Irwan Kurniawan, Minggu (13/9/2026).

Selain itu lanjut AKBP Irwan Kurniawan, Posko terpadu ini menjadi wadah serta sarana pengaduan bagi masyarakat yang anggota keluarganya sebagai penumpang kapal.

Sejak posko dibuka, sejumlah keluarga korban mulai berdatangan untuk memastikan nama kerabat mereka yang diduga berada di dalam kapal saat insiden hilang kontak terjadi.

Suasana haru mewarnai momentum saat keluarga menanyakan kondisi terkini para penumpang. Bagi keluarga yang tidak menemukan nama kerabatnya dalam daftar manifes resmi, petugas langsung mengarahkan mereka ke Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Jatim untuk proses pendataan lebih lanjut.

“Kami lakukan pendataan menyeluruh dan meminta nomor kontak keluarga yang bisa dihubungi. Begitu ada perkembangan atau korban ditemukan, kami akan segera mengabari pihak keluarga,” pungkas AKBP Irwan. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi