Connect with us

Polres

Menolak Lupa Polisi Teladan Bripka Seladi Pilih Jadi Pemulung untuk Hidup Halal

Published

on

gambar whatsapp 2024 12 09 pukul 19.57.02 db46664a
gambar whatsapp 2024 12 09 pukul 19.57.02 db46664a

KOTA MALANG – Di tengah sorotan publik terhadap integritas Polisi, Bripka (Purn) Seladi menjadi sosok yang patut dijadikan panutan.

Saat masih aktif berdinas, pensiunan anggota Polres Malang Kota Polda Jatim ini memilih jalan hidup yang sederhana dan bermartabat, menolak segala bentuk suap bahkan sekadar pemberian kopi dari pemohon SIM.

Selama 16 tahun bertugas di bagian pelayanan SIM, ia mempertahankan prinsip hidup jujur, sambil bekerja sampingan sebagai pemulung di luar jam dinas.

Saat masih aktif,Bripka Seladi menjalankan aktivitasnya dengan dua peran yaitu Polisi dan pengelola sampah.

Ia mendirikan gudang sampah di Jalan Dr. Wahidin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tak jauh dari kantor tempat ia bertugas.

Di sana, ia memilah sampah bersama anaknya, Rizal Dimas (yang saat ini juga anggota Polri berdinas di Polairud Polda Jatim), dan beberapa rekan.

“Saya tidak pernah merasa rendah diri meskipun setiap hari berurusan dengan sampah. Ini pekerjaan halal, dan saya ikhlas melakukannya,” ujar Seladi.

Sejak delapan tahun terakhir, ia menjalankan usaha daur ulang ini dengan tekun.

Sebelumnya, ia memulung menggunakan sepeda ontel untuk mengumpulkan sampah yang kemudian dipilah dan dijual.

Kini, hasil dari pekerjaan ini mampu menambah penghasilan rumah tangganya, meski jumlahnya tak seberapa, sekitar Rp25.000 hingga Rp50.000 per hari.

Menolak Suap, Mengajarkan Etos Kerja Halal.

Bripka Seladi dikenal sebagai Polisi yang tak tergoda dengan “lahan basah” di lingkungan tugasnya.

Ia menolak segala bentuk gratifikasi, termasuk pemberian dari pemohon SIM. Sikap tegas ini ia tanamkan juga kepada keluarganya.

“Kalau ada yang mencoba memberi sesuatu, saya suruh anak saya untuk mengembalikan. Saya tidak mau uang itu, karena hidup saya harus bersih,” tegasnya.

Sikap ini tak hanya menjadi prinsip pribadi, tetapi juga inspirasi bagi anaknya, Rizal Dimas, yang turut membantu memilah sampah.

Meski menghadapi cibiran orang, Rizal bangga pada ayahnya dan bermimpi mengikuti jejaknya menjadi Polisi yang jujur.

“Saya bangga dengan ayah yang mengajarkan kerja keras dan kejujuran. Pekerjaan memilah sampah ini halal, dan saya tidak malu melakukannya,” kata Rizal yang lolos seleksi kepolisian setelah 3 kali mendaftar.

Selain pekerjaannya di dunia daur ulang, Seladi tetap menjalankan tugas sebagai Polisi dengan penuh tanggung jawab.

Setelah berdinas dari pagi hingga sore, ia melanjutkan aktivitasnya di gudang sampah.

Tak jarang, jika ada tugas tambahan seperti pengamanan acara, ia harus meninggalkan aktivitas memilah sampah.

Seladi adalah bukti nyata bahwa integritas dan kerja keras dapat berjalan beriringan.

Di tengah tantangan moral yang dihadapi banyak institusi, sosok seperti Seladi membuktikan bahwa kejujuran masih menjadi nilai yang layak dijaga.

“Kalau ada yang mencibir saya sebagai polisi yang juga tukang rongsokan, saya jawab: saya bisa jadi seperti kamu, tapi apakah kamu bisa seperti saya?” pungkasnya dengan tegas. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Peringatan May Day di Stadion Gejos Berjalan Kondusif, Kapolres Gresik Apresiasi Elemen Buruh

Published

on

GRESIK – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Gresik berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan.

Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) ini diisi dengan tasyakuran bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pembagian doorprize bagi para buruh dan pekerja.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi seluruh elemen buruh dan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas selama peringatan May Day.

Ia menilai, perayaan tahun ini mencerminkan sinergi yang baik antara pekerja, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.

“Alhamdulillah, peringatan May Day di Gresik berjalan kondusif, aman, dan penuh kebersamaan. Ini merupakan hasil dari komunikasi yang baik antara semua pihak,” ujar AKBP Ramadhan, Sabtu (2/5/2026).

Dalam rangka pengamanan May Day, Polres Gresik Polda Jatim menerjunkan sebanyak 502 personel, didukung 200 personel dari instansi terkait serta 500 personel Sabuk Kamtibmas.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran, dengan apel siaga yang digelar serentak di seluruh wilayah hukum.

Selain pengamanan kegiatan, petugas juga difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para buruh, Polres Gresik Polda Jatim juga mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, salah satunya melalui komunikasi intensif dan dialog bersama serikat pekerja.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga sinergitas sekaligus memastikan aspirasi buruh dapat tersampaikan secara tertib.

Melalui langkah tersebut, Polres Gresik bersama Forkopimda berharap stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Gresik tetap terjaga, serta hubungan harmonis antara buruh dan pemerintah dapat terus terpelihara. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Ngawi Gelorakan Swasembada Pangan, Dampingi Warga Budidaya Ikan Lele

Published

on

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur terus berkomitmen mewujudkan program pemerintah tentang ketahanan pangan nasional.

Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, Polres Ngawi Polda Jatim terus menggelorakan swasembada pangan dengan melakukan pendampingi di setiap warga binaannya.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi mendorong masyarakat untuk mengembangkan budidaya ikan lele sebagai salah satu sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi.

“Pendampingan oleh anggota di lapangan diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan dan kemandirian warga,”ungkap AKBP Prayoga.

Seperti yang telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jenangan, Polsek Kwadungan, Bripka Heru yang melaksanakan sambang dan monitoring budidaya ikan lele di pekarangan milik warga RT 03 RW 01, Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Heru melakukan pengecekan langsung terhadap kolam budidaya ikan lele milik warga guna memastikan pertumbuhan ikan berjalan dengan baik.

Selain itu, ia juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memberikan motivasi agar terus mengembangkan usaha budidaya.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya ikan lele dalam lingkup kecil, yang mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin kuat, sehingga ketahanan pangan dapat terus diperkuat serta situasi kamtibmas di wilayah tetap aman dan kondusif. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Magetan Maksimalkan Satkamling, Ronda Malam Jaga Lingkungan

Published

on

MAGETAN – Upaya menggelorakan kembali peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terus dilakukan jajaran Polres Magetan Polda Jatim.

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa didampingi Kasat Binmas dan Kapolsek magetan melaksanakan patroli sambang Pos Satkamling di RT 01 RW 01 Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jumat malam (1/5/26).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong kembali penguatan pam swakarsa.

Melalui aktivasi pos satkamling Polres Magetan Polda Jatim mengajak masyarakat sebagai garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

“Menjaga keamanan tidak hanya menjadi tugas Polisi saja, tetapi dengan kolaborasi, kepedulian, dan peran serta masyarakat, situasi kamtibmas yang aman dan tertib akan terwujud,” ujar AKBP Erik.

Selain itu, Kapolres Magetan juga mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan yang terjadi di lingkungan sekitar.

“Silakan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing jika melihat atau mengalami aksi kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya. Atau dapat langsung melapor melalui call center Polri 110, yang pasti akan cepat ditanggapi,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan kegiatan satkamling, pada kesempatan tersebut Kapolres Magetan juga menyerahkan sarana kontak berupa televisi, senter, APIL serta perlengkapan pendukung lainnya.

“Sarana kontak ini untuk meningkatkan kenyamanan dan semangat warga dalam melaksanakan ronda malam,” ungkapnya. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.