Connect with us

Berita

Polsek Grati Tingkatkan Patroli Blue Light Jelang Pilkada 2024 untuk Wujudkan Suasana Sejuk, Damai, dan Aman.

Published

on

img 20240919 wa0008
img 20240919 wa0008

Polresta Pasuruan – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang semakin dekat, Polsek Grati berupaya keras untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum mereka. Dipimpin oleh Ps. Panit Sabhara Aiptu Samingan mengintensifkan pelaksanaan patroli Blue Light sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kamis dini hari (19/09/2024) jam 01.00 Wib.

Patroli Blue Light yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Grati ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas Polisi di tengah masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul jelang pelaksanaan Pilkada. Kapolsek Grati, AKP Yudi Prasetyo, S.H., menekankan bahwa patroli ini merupakan bagian dari strategi untuk menciptakan suasana sejuk, damai, dan aman di tengah masyarakat yang tengah bersiap menyongsong pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Kami menyadari bahwa situasi jelang Pilkada bisa memanas, terutama dengan potensi adanya gesekan antarpendukung. Oleh karena itu, Patroli Blue Light ini dilaksanakan sebagai langkah pencegahan, agar masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus menyampaikan pesan bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah mereka,” ujar AKP Yudi.

Patroli Blue Light dilakukan pada malam hari hingga dini hari, dengan memfokuskan penjagaan di beberapa titik rawan yang berpotensi menjadi sumber gangguan kamtibmas, seperti perkantoran, pemukiman penduduk, dan pusat-pusat keramaian. Dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru pada kendaraan patroli, Polisi ingin menegaskan kehadiran mereka dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain melakukan patroli, Polsek Grati juga meningkatkan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemerintah setempat. Kapolsek menjelaskan bahwa dialog dan komunikasi intensif terus dilakukan untuk meredam potensi konflik yang mungkin terjadi di antara para pendukung calon kepala daerah.

img 20240919 wa0009
img 20240919 wa0009

“Kami tidak hanya melakukan pendekatan dari sisi pengamanan fisik, tetapi juga melalui pendekatan sosial. Kami rutin mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama dan masyarakat untuk menyampaikan pesan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah pesta demokrasi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, AKP Yudi Prasetyo menyampaikan bahwa Polsek Grati juga menggandeng instansi terkait, termasuk Linmas dan TNI, dalam menjaga kondusivitas wilayah. Patroli gabungan dengan melibatkan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan pencegahan terhadap tindak kriminal yang mungkin terjadi, baik itu kriminalitas jalanan, aksi provokasi, maupun potensi konflik sosial.

“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang mungkin muncul selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara. Kami akan terus hadir untuk menjaga keamanan dan memastikan Pilkada berjalan dengan damai,” tegas AKP Yudi.

Di akhir keterangannya, Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat Bugul Kidul untuk tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati perbedaan pilihan politik. Ia menegaskan bahwa Polri akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan selama tahapan Pilkada berlangsung.

“Kami mengajak seluruh warga Grati untuk bersama-sama menciptakan Pilkada yang sejuk, damai, dan aman. Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah persatuan kita. Mari kita jaga kondusivitas wilayah kita dengan baik, demi masa depan yang lebih baik pula,” pungkasnya.

By Humas Grati.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Kurang dari 24 Jam, Polres Lumajang Tangkap Tersangka Pencuri Baterai Tower Antar-Kota

Published

on

LUMAJANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jatim bergerak cepat mengungkap kasus pencurian baterai lithium milik tower seluler di Dusun Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan, petugas berhasil membekuk salah satu anggota komplotan spesialis tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata mengatakan,aksi kriminal ini terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Polisi langsung bergerak melakukan pengejaran di lapangan setelah menerima laporan dari seorang saksi berinisial D, warga asal Kabupaten Nganjuk yang memergoki tindakan para pelaku.

“Alhamdulillah, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, kami berhasil mengamankan salah satu tersangka berinisial PT warga Tuban,” ujar AKP Pras, Selasa (26/5/26).

Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini menggunakan mobil Daihatsu Sigra putih untuk mencari target secara acak.

Tersangka PT bertindak sebagai pengemudi, sedangkan rekannya berinisial S yang saat ini masih dalam pengejaran Polisi bertindak sebagai eksekutor yang merusak gembok tempat penyimpanan baterai.

Saat mencoba melarikan diri karena aksinya terendus, tersangka PT berhasil dihadang dan diamankan petugas tidak jauh dari lokasi kejadian beserta barang bukti uang senilai Rp10 juta.

“Kepada penyidik, PT mengaku mendapat upah Rp.600.000 dari S, yang saat ini statusnya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas AKP Pras.

Polisi kini tengah melakukan pendalaman intensif karena komplotan ini diduga kuat merupakan jaringan spesialis yang kerap beroperasi lintas daerah.

Atas perbuatannya, PT dijerat Pasal 477 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara atau denda hingga Rp.500 juta.

“Ini masih dalam pendalaman. Informasi yang kami terima, ada beberapa TKP lain di wilayah Kabupaten Jember, dan tim Resmob Polres Lumajang masih terus memburu pelaku S yang buron.” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Curanmor Amankan Tersangka Residivis Narkoba

Published

on

TANJUNG PERAK – Unit Reaksi Cepat Pemburu Begal Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Jalan Ikan Gurami, Surabaya.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo mengatakan, tersangka diketahui merupakan tetangga korban.

“Tersangka berinisial MS (48) ini adalah tetangga korban,”kata AKP Prasetyo, Senin (25/5/26).

MS diamankan beserta barang bukti sepeda motor Yamaha Mio Soul milik korban yang sebelumnya sempat dicuri dan sempat mengganti nomor Polisi kendaraan agar tidak diketahui oleh korban.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur pada tersangka karena dianggap membahayakan petugas saat upaya penangkapan.

“Hasil penyidikan ternyata tersangka ini merupakan seorang residivis kasus narkoba dan sudah menjalani masa hukuman,”terang AKP Prasetyo.

Ia menegaskan Polres Pelabuhan Tanjungperak tetap komitmen, tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan.

“Kami tidak akan ragu-ragu melakukan tindakan tegas terukur pada pelaku begal maupun kejahatan jalanan lainnya,” tegasnya.

Hal itu lanjut AKP Prasetyo demi untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat, untuk segera melaporkan ke Polisi jika melihat ataupun mengalami tindak kejahatan.

“Segera laporkan ke Polisi jika melihat ataupun mengalami tindak kejahatan, bisa dengan datang ke kantor atau lewat layanan call center 24 jam bebas pulsa 110, kami akan segera tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Berita

Waka BGN Siap Bersihkan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, Koordinasi dengan Polri Diperkuat

Published

on

Jakarta — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri memperkuat koordinasi dengan Bareskrim Polri untuk mengawal penanganan dugaan praktik ilegal jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Wakil Kepala BGN menyampaikan, beberapa laporan telah diterima dan ditangani aparat kepolisian di daerah, di antaranya di Polda Jawa Barat, Polresta Barelang, dan Polres Lombok Timur. Bahkan, menurutnya, informasi mengenai korban dugaan penipuan terus bertambah.

“Pada beberapa laporan polisi yang sekarang sedang ditangani, yang pertama di Polda Jawa Barat, kemudian saya juga koordinasi dengan Polresta Barelang dan juga dengan Polres Lombok Timur. Bahkan semakin hari banyak informasi yang saya dapatkan tentang korban-korban oknum tersebut,” ujar Wakil Kepala BGN di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, dugaan penyimpangan dilakukan dengan berbagai modus, antara lain pelaku mengaku sebagai pejabat BGN atau memiliki kedekatan dengan pejabat BGN dan menawarkan jasa memperoleh titik SPPG dengan meminta sejumlah uang kepada calon mitra.

Menurutnya, BGN akan terus berkoordinasi dengan Polri untuk memastikan laporan masyarakat diproses dan praktik-praktik yang mencoreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat diungkap.

“Oleh karena itu, saya perlu mengambil langkah berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri. Diharapkan mampu menginformasikan dan meminta kepada jajaran Polres membantu menerima laporan-laporan tersebut, kemudian memproses, dan mudah-mudahan juga bisa mengungkap siapa sebetulnya di balik mereka yang memanfaatkan dan mencoreng program ini,” katanya.

Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan Polri mendukung penuh langkah penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menyalahgunakan Program MBG untuk kepentingan pribadi.

“Satgas MBG dalam hal ini mewakili Polri mendukung penuh dalam rangka penegakan hukum bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG ini, mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang ataupun melanggar hukum,” ujar Nurworo.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada aparat penegak hukum apabila menemukan dugaan penyimpangan terkait jual beli titik SPPG agar dapat segera ditindaklanjuti.

BGN menegaskan proses pendaftaran titik SPPG dilakukan secara resmi melalui sistem dan tahapan verifikasi yang berlaku. BGN tidak bekerja sama dengan pihak, organisasi, maupun kelompok tertentu dalam proses pendaftaran titik SPPG.

Koordinasi antara BGN dan Polri diharapkan dapat memperkuat pengawasan, mempercepat penanganan laporan di daerah, serta memastikan dugaan praktik ilegal terkait titik SPPG ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.