Connect with us

Polres

Personil Polsek Gadingrejo Laksanakan Patroli Blue Light di Stasiun Kereta Api Pasuruan

Published

on

1000598268
1000598268

Polresta Pasuruan – Personil Kepolisian Sektor (Polsek) Gadingrejo kembali melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menggelar patroli Blue Light. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (Ka SPK), Aiptu Hidayat, didampingi oleh Bripka Amin. Pada malam itu, patroli singgah di Stasiun Kereta Api Pasuruan untuk berdialog dengan para pegawai stasiun dan anggota Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang bertugas di tempat tersebut. Senin (16/09/2024).

Patroli Blue Light adalah kegiatan rutin yang bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan, menjaga situasi tetap kondusif, serta memastikan keamanan fasilitas umum seperti stasiun kereta api. Dengan keberadaan petugas kepolisian di lokasi-lokasi strategis seperti Stasiun Pasuruan, diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi publik.

1000598283
1000598283

Sesampainya di Stasiun Kereta Api Pasuruan, Aiptu Hidayat bersama Bripka Amin langsung berinteraksi dengan pegawai stasiun yang sedang bertugas. Dalam dialog tersebut, mereka membahas beberapa isu penting terkait keamanan stasiun, termasuk upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan seperti pencurian, sabotase, dan tindakan kriminal lainnya.

Selain itu, kedua personil Polsek Gadingrejo juga menyempatkan diri berbicara dengan Kepala Stasiun Pasuruan dan petugas Polsuska. Dialog tersebut menekankan pentingnya kerja sama antara pihak kepolisian dan petugas stasiun dalam mengawasi aktivitas di sekitar stasiun, khususnya di area peron dan ruang tunggu penumpang.

Ka SPK Aiptu Hidayat menekankan bahwa komunikasi yang baik antara petugas stasiun dan kepolisian adalah kunci untuk mencegah kejahatan serta menjaga keamanan dan ketertiban umum. Dia juga mengingatkan agar para petugas stasiun selalu waspada terhadap orang-orang yang mencurigakan dan segera melaporkan jika ada indikasi tindak kejahatan.

Bripka Amin menambahkan bahwa patroli semacam ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berusaha hadir di tempat-tempat yang rawan untuk memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi,” ujar Bripka Amin.

Di tempat terpisah Kapolsek Gadingrejo memberikan keterangan bahwa Patroli Blue Light ini juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat di stasiun saat liburan panjang kemarin. Polsek Gadingrejo berharap, melalui patroli ini, keamanan di Stasiun Kereta Api Pasuruan dapat terus terjaga dengan baik.

Pihak stasiun mengapresiasi kedatangan personil Polsek Gadingrejo yang telah aktif dalam menjaga keamanan di wilayah mereka. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin dari pihak kepolisian. Ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara kami dan aparat keamanan,” ungkap salah satu pegawai stasiun.

Kegiatan patroli dan dialog di Stasiun Pasuruan ini merupakan salah satu contoh nyata upaya preventif yang terus dilakukan oleh Polsek Gadingrejo. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif, baik di area stasiun maupun di wilayah sekitar.

(Humas Gd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gerak Cepat, Dirikan Posko Korban KM Virgo Transport 8

Published

on

SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur bergerak cepat merespons insiden hilangnya kontak Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, dengan mendirikan posko terpadu bagi keluarga korban di dalam Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (13/9).

Bersamaan dengan itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Jatim juga menyiapkan Posko Ante Mortem.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan mengatakan, Posko terpadu ini disiapkan untuk melayani dan membantu pihak keluarga yang mencari informasi terkait keberadaan penumpang.

Guna mempermudah proses pencarian, petugas di Posko terpadu telah memajang daftar manifes penumpang, data Anak Buah Kapal (ABK), hingga manifes kendaraan yang diangkut kapal tersebut.

“Posko ini kami dirikan sebagai bagian dari operasi kemanusiaan sekaligus wujud kesiapsiagaan dalam menangani kecelakaan KM Virgo Transport 8,” ujar AKBP Irwan Kurniawan, Minggu (13/9/2026).

Selain itu lanjut AKBP Irwan Kurniawan, Posko terpadu ini menjadi wadah serta sarana pengaduan bagi masyarakat yang anggota keluarganya sebagai penumpang kapal.

Sejak posko dibuka, sejumlah keluarga korban mulai berdatangan untuk memastikan nama kerabat mereka yang diduga berada di dalam kapal saat insiden hilang kontak terjadi.

Suasana haru mewarnai momentum saat keluarga menanyakan kondisi terkini para penumpang. Bagi keluarga yang tidak menemukan nama kerabatnya dalam daftar manifes resmi, petugas langsung mengarahkan mereka ke Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Jatim untuk proses pendataan lebih lanjut.

“Kami lakukan pendataan menyeluruh dan meminta nomor kontak keluarga yang bisa dihubungi. Begitu ada perkembangan atau korban ditemukan, kami akan segera mengabari pihak keluarga,” pungkas AKBP Irwan. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Malang Terapkan Metode Sekat Jalur di Pos Jemplang, Cegah Api Karhutla Bromo Meluas

Published

on

MALANG — Polres Malang Polda Jatim mengerahkan personel padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang merembet hingga Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Sebelumnya, titik api terpantau di Blok Watangan dan Blok Watu Gede, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Hembusan angin kencang pada Sabtu (12/9/2026) sore memicu pergerakan api ke arah barat menuju kawasan hutan Pos Jemplang. Hingga pukul 20.00 WIB, kobaran api terpantau membesar di area perbukitan Pos Jemplang, tepatnya di depan pos atau sebelah selatan kawasan Bromo Hillside.

Kapolres Malang, AKBP Ruliyan Syauri melalui Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel untuk mempercepat penanganan darurat bersama unsur terkait.

“Polres Malang menurunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan. Kami bersama petugas gabungan berupaya melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet semakin luas,” ujar AKP Budiono, Minggu (13/9/2026).

Operasi pemadaman ini, truk tangki air milik Polres Malang Polda Jatim dikerahkan guna menjamin suplai kebutuhan air bagi petugas di titik pemadaman didukung oleh pengerahan armada kendaraan pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Malang, PT Pindad, PT Bentoel, serta berbagai instansi pendukung lainnya.

“Keterlibatan multisektor ini dinilai krusial mengingat tantangan medan perbukitan yang berat serta tiupan angin yang tidak stabil,” kata AKP Budiono.

Menurut AKP Budiono, petugas tidak hanya fokus memadamkan api utama, tetapi juga melakukan pendinginan pada sisa bara agar tidak kembali berkobar.

Berdasarkan estimasi sementara, luas area hutan yang terdampak di sekitar Pos Jemplang mencapai kurang lebih 20 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi oleh cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar.

“Upaya pemadaman di lapangan dilakukan secara taktis menggunakan selang dari hydrant portabel, sprayer elektrik, penyiraman manual, hingga pemutusan jalur api menggunakan dahan pohon,” tambah AKP Budiono.

Petugas juga memotong batang pohon yang masih membara untuk mengeliminasi potensi titik api susulan.

Sebagai langkah antisipasi dan keselamatan, akses jalur penghubung dari Desa Ngadas (Kabupaten Malang) menuju Desa Ranupane, Kecamatan Senduro (Kabupaten Lumajang), ditutup sementara bagi publik. Kebijakan ini diberlakukan untuk memprioritaskan mobilitas armada pemadam kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kondisi angin masih cukup kencang, sehingga kewaspadaan bersama harus tetap dijaga,” pungkas AKP Budiono. (*)

Continue Reading

Polres

Polres Probolinggo Imbau Wisatawan Patuhi Penutupan Kawasan TNBTS Akibat Karhutla di Bromo

Published

on

PROBOLINGGO — Personel gabungan Polres Probolinggo Polda Jatim memperketat pengamanan dan memaksimalkan patroli di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Blok Pengol.

Langkah ini dilakukan menyusul keputusan penutupan akses masuk wisata akibat kebakaran yang kembali terjadi di kawasan tersebut.

Patroli intensif difokuskan pada jalur-jalur masuk strategis, termasuk pintu masuk utama melalui wilayah Kabupaten Probolinggo di Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.

Petugas kepolisian bersiaga guna menyisir area dan mengantisipasi adanya wisatawan atau masyarakat yang nekat menerobos masuk ke zona bahaya.

Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk menjaga keselamatan publik serta memastikan kelancaran pergerakan tim pemadam gabungan di titik-titik api.

“Kami meminta kerja sama dari seluruh calon pengunjung dan pelaku jasa wisata untuk menghormati kebijakan penutupan temporer ini. Situasi di lokasi masih rawan dan prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Rizki, Minggu (13/9/2026).

Pihak kepolisian juga memberikan edukasi secara humanis kepada penyedia jasa jip, kuda, serta warga lokal agar menunda aktivitas wisata sementara waktu.

Penutupan total ini akan terus diberlakukan hingga kondisi kawasan dinyatakan benar-benar aman dan kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Bagi wisatawan yang telanjur membeli tiket secara daring, diimbau untuk memantau kanal informasi resmi Balai Besar TNBTS mengenai prosedur penyesuaian jadwal. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi