Connect with us

Berita

Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang

Published

on


PEKANBARU – Polda Riau terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski saat ini tidak ditemukan titik api aktif di wilayah Provinsi Riau. Sebanyak 260 papan plang disiapkan untuk dipasang di lahan bekas terbakar sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat agar tidak kembali membuka lahan dengan cara membakar.

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat mengatakan, langkah tersebut merupakan inisiatif Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau untuk mencegah terulangnya kebakaran hutan dan lahan. Selain pemasangan plang, pemantauan di sejumlah wilayah rawan juga terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

“Di Riau, selama ini saya monitor tidak ada titik api atau hotspot. Memang ada beberapa tanda yang terpantau, tetapi setelah dicek ternyata merupakan cerobong asap,” ujar Arman, Rabu (28/10).

Ia menjelaskan, asap yang terpantau di wilayah Riau saat ini merupakan asap kiriman. Meski kondisi relatif terkendali, Kapolda menegaskan seluruh personel tetap harus siaga dan tidak boleh lengah terhadap potensi karhutla, terutama di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Kita tetap menyiagakan langkah pencegahan dan mitigasi. Personel masih berjaga di titik masing-masing. Kita utamakan pencegahan karena mencegah lebih baik daripada memadamkan,” tegasnya.

Menurut Arman, pencegahan menjadi langkah penting karena karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, hingga perekonomian daerah. Karena itu, upaya menjaga Riau tetap bebas dari kebakaran membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan.

Sebagai langkah konkret, sebanyak 260 papan plang akan didistribusikan ke 12 kabupaten/kota di Riau. Plang tersebut akan dipasang di lahan yang sebelumnya terbakar akibat pembakaran oleh perorangan. Keberadaan papan peringatan itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kebakaran berulang di kawasan yang sama.

Di sisi lain, Polda Riau juga terus melakukan penegakan hukum terhadap kasus karhutla. Berdasarkan data yang disampaikan Kapolda, penanganan perkara karhutla di Riau tercatat sebanyak 61 laporan polisi dengan 65 orang tersangka. Sementara itu, luas lahan yang tercatat dalam penanganan perkara tersebut mencapai 3.394 hektare.

Data tersebut menjadi pengingat bahwa karhutla merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan berkelanjutan, baik melalui penegakan hukum maupun langkah pencegahan di lapangan.

Arman berharap, kesiapsiagaan personel, pemasangan plang di lahan bekas terbakar, serta dukungan masyarakat dapat menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di Riau. Ia menegaskan, upaya pencegahan harus terus dilakukan meskipun kondisi saat ini relatif aman.

“Kita sudah melakukan upaya terbaik untuk menjaga agar karhutla tidak terjadi. Pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Keboncandi Gencarkan Patroli Siang Hari

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Keboncandi terus menggencarkan patroli siang hari di wilayah hukumnya. Seperti yang dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026), personel Polsek Keboncandi menggelar patroli di sepanjang Jalan Raya Keboncandi, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

 

Kegiatan patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, tindak kriminalitas, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

 

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi lingkungan sekaligus patroli dialogis dengan menyapa masyarakat dan pengguna jalan. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

 

Kapolsek Keboncandi AKP Topo Utomo menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Ia menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga.

 

“Melalui patroli rutin ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan,” ungkap AKP Topo Utomo.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Keboncandi berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. Polisi Bersama Masyarakat.

Continue Reading

Polres

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Grati Hadir Sebagai Pengayom Dan Pelindung Masyarakat

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Grati terus meningkatkan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli dan sambang dialogis. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026, di Jalan Raya Semambung, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Grati melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban di sepanjang jalur yang menjadi salah satu aktivitas masyarakat. Selain itu, anggota juga berinteraksi langsung dengan warga serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas guna meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan maupun warga sekitar. Pendekatan humanis dan dialogis terus dikedepankan agar komunikasi antara Polri dan masyarakat dapat terjalin dengan baik.

 

Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

 

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Grati berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan pelayanan kepolisian guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. Sinergitas antara Polri dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman serta terpeliharanya keamanan di wilayah Kecamatan Grati.

Continue Reading

Berita

Green Policing Polres Pasuruan Kota, Wujud Nyata Kepedulian Polri Terhadap Lingkungan Pesisir

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus ditunjukkan Polres Pasuruan Kota melalui kegiatan Green Policing. Kali ini, Polres Pasuruan Kota menggelar aksi bersih pantai dan penanaman mangrove bersama masyarakat di kawasan Kampung Bahari Nusantara Pasmar 2 atau Kampung Mangrove, Kelurahan Tamba’an, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jumat (30/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Yochbeth Wally, S.I.K., S.H., serta diikuti para pejabat utama Polres Pasuruan Kota.

 

Aksi peduli lingkungan ini juga melibatkan unsur pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Wiranegara (Uniwara), serta warga sekitar. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir.

 

Dalam pelaksanaannya, peserta bersama-sama melakukan kegiatan bersih pantai dengan membersihkan sampah di sepanjang kawasan pesisir. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan pantai yang bersih, sehat, dan nyaman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir. Keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mengurangi risiko abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

 

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo mengatakan, kegiatan Green Policing merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam.

 

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan. Melalui kegiatan bersih pantai dan penanaman mangrove ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua,” ungkapnya.

 

Menurutnya, upaya menjaga lingkungan membutuhkan konsistensi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya dilaksanakan pada momentum tertentu, tetapi dapat menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, M. Soleh selaku tokoh masyarakat pesisir mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Polres Pasuruan Kota bersama masyarakat.

 

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Polres Pasuruan Kota terhadap lingkungan pesisir. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi motivasi bagi warga untuk lebih peduli menjaga kebersihan pantai dan merawat mangrove agar lingkungan pesisir tetap terjaga,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Lurah Tamba’an Zaenul Arifin, S.E., M.M., Kasi Trantib Kelurahan Tamba’an Eko P., S.H., Ketua Karang Taruna Tamba’an Noevel Zuabidi, Ketua RW dan tokoh masyarakat M. Soleh dan Sun, 10 mahasiswa KKN Uniwara, serta sekitar 25 warga masyarakat.

 

Melalui kegiatan Green Policing ini, Polres Pasuruan Kota berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Kegiatan bersih pantai dan penanaman mangrove diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian ekosistem pesisir.

 

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi terhadap kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan. Polisi Bersama Masyarakat, menjaga alam untuk masa depan yang lebih baik.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi