Connect with us

Berita

Polri Dorong Transformasi Layanan SKCK Terintegrasi, Targetkan Cetak Mandiri Mulai 2027

Published

on

JAKARTA – Polri mendorong transformasi layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melalui penguatan integrasi data dan kolaborasi lintas kementerian/lembaga. Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) dan Joint Commitment “Transformasi Ekosistem Tata Kelola Layanan SKCK Terintegrasi dalam Mendukung Integrasi Pelayanan Publik Nasional Menuju Indonesia Emas 2045” di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Direktur Keamanan Khusus (Dirkamsus) Baintelkam Polri Brigjen Pol. Antonius Dwi Hendro Sunarko mengatakan, layanan SKCK secara penuh telah diterapkan secara maksimal sejak 2025 dan terus dikembangkan melalui integrasi dengan sejumlah basis data kementerian/lembaga.

“Di SKCK Polri ini kita sudah masuk di super app. Data yang sudah terkoneksi antara lain Dukcapil, Ditjen Imigrasi, Bareskrim, dan BPJS. Ke depan pasti akan bergabung dengan yang lain-lainnya,” ujar Antonius.

Menurutnya, pengembangan layanan SKCK digital diarahkan untuk memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat. Salah satu konsep yang tengah disiapkan Polri adalah pencetakan SKCK secara mandiri tanpa harus datang ke kantor polisi.

“Roh dari SKCK full online ini adalah menghilangkan pertemuan antara pemohon dengan petugas kepolisian. Pada saat pencetakan blanko SKCK, bisa di mana saja. Tidak perlu datang ke kantor polisi, cukup dengan aplikasi SKCK online dan barcode yang dihasilkan,” jelasnya.

Antonius menambahkan, konsep pencetakan mandiri tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba menggunakan 10 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jakarta. Polri menargetkan pengembangan konsep tersebut dapat dilakukan pada 2027 dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan, infrastruktur, serta aspek teknis lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Dr. Ir. Ismail, M.T. mengapresiasi inisiatif Baintelkam Polri dalam mendorong integrasi layanan SKCK dengan ekosistem pelayanan publik nasional.

“Inisiatif yang dilakukan oleh Baintelkam Polri ini merupakan sebuah inisiatif untuk mengolaborasikan dan mengintegrasikan layanan SKCK yang merupakan salah satu layanan dasar bagi masyarakat, agar masyarakat dimudahkan ke depan,” kata Ismail.

Ia menyebut, dari sisi teknologi, pemerintah telah memiliki solusi untuk mendukung integrasi data antarkementerian/lembaga. Menurutnya, tantangan utama selanjutnya adalah membangun pola pikir kolaboratif di antara seluruh instansi.

“Semangat yang sama, yaitu menjadi abdi masyarakat, pelayan masyarakat. Sehingga pengintegrasian itu akan mengubah jargon kami, saya, dari masing-masing kementerian/lembaga menjadi jargon kita,” ujarnya.

FGD tersebut turut melibatkan sejumlah kementerian/lembaga, di antaranya BPJS, Kementerian Ketenagakerjaan, Komdigi, dan Kementerian PANRB. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Joint Commitment sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung transformasi dan integrasi tata kelola layanan SKCK.

Melalui pengembangan layanan berbasis digital dan integrasi data, Polri terus mendorong pelayanan SKCK yang lebih mudah, cepat, transparan, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Bhabinkamtibmas Desa Penunggul Dampingi Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Wilayah Nguling

Published

on

Polresta Pasuruan – Bhabinkamtibmas Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani jagung sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Kamis (24/9/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian dan berinteraksi dengan para petani. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus menyerap berbagai aspirasi maupun kendala yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertanian.

 

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga produktivitas dan memanfaatkan lahan secara optimal. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mempererat komunikasi serta membangun sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

 

Kapolsek Nguling IPTU Kukuh Eko P mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pendampingan dan menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

 

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami mendorong anggota untuk aktif hadir dan memberikan pendampingan kepada petani, sehingga dapat bersama-sama mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Nguling,” ujar IPTU Kukuh Eko P.

 

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui pendampingan tersebut, Polsek Nguling berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Penunggul.

Continue Reading

Berita

Cangkrukan Jogo Perak: Kapolres Tanjung Perak Ajak Warga Kompak Tangkal Isu Liar Penganggu Kamtibmas

Published

on

TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat mengganggu kondusivitas lingkungan.

Pesan penting ini disampaikan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, dalam forum dialog “Cangkrukan Kamtibmas Jogo Perak” di Balai RW 7 Tambak Mayor Utara, Kelurahan Asemrowo, Rabu (23/9) malam.

Dalam suasana dialog dua arah yang hangat bersama jajaran tiga pilar dan tokoh masyarakat, AKBP Irwan menyoroti derasnya arus informasi digital yang kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks dan memicu gesekan sosial, termasuk aksi kenakalan remaja dan tawuran.

“Perputaran informasi di media sosial saat ini sangat cepat. Tolong jangan mudah termakan isu liar, provokasi, atau informasi hoaks. Pastikan untuk selalu saring sebelum sharing,” tegas AKBP Irwan.

Ia menambahkan bahwa komitmen menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim membutuhkan sinergitas aktif dari lingkungan akar rumput.

AKBP Irwan menegaskan slogan “Jogo Perak” harus dimaknai sebagai komitmen persatuan warga untuk membentengi kampung dari segala bentuk gangguan keamanan.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Sinergitas antara kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan rasa aman yang berkelanjutan. Mari bersama-sama menjaga Surabaya,” ujar AKBP Irwan.

Sebagai langkah preventif, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendorong warga untuk proaktif menjaga lingkungan dan memaksimalkan layanan call center bebas pulsa di nomor 110 jika menemukan kejadian menonjol atau hal yang mencurigakan di wilayah mereka.

Pendekatan humanis dan dialogis ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Katirin, salah seorang warga RT 8, mengaku senang dengan konsep cangkrukan yang cair ini karena masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasi tanpa sekat demi menjaga keamanan bersama.

“Saya sangat tertarik dengan materi dan gaya penyampaian Bapak Kapolres. Lewat konsep cangkrukan seperti ini, suasananya jadi cair dan tidak kaku. Di situlah masyarakat benar-benar merasa diayomi, bisa berkumpul, dan langsung menyampaikan unek-unek tanpa canggung,” ungkapnya gembira. (*)

Continue Reading

Berita

Kapolda Jatim Resmikan Sumur Bor Presisi Atasi Krisis Air Bersih di Pagak Malang

Published

on

MALANG – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto meresmikan fasilitas sumur bor Presisi di Dusun Krajan, Desa Sumbermanjingkulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Rabu (23/9/2026).

Fasilitas ini dibangun untuk menjawab kebutuhan vital warga setempat terhadap akses air bersih yang layak.

Selain meresmikan sumur bor, Irjen Pol Nanang Avianto yang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim juga meninjau langsung sumber air dan membagikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian polri terhadap problematik sosial di tengah masyarakat.

“Polda Jawa Timur berkomitmen hadir memberikan solusi langsung. Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat besar dan digunakan sebaik-baiknya oleh warga,” ujar Kombes Pol Abast, Rabu (23/9).

Seperti diketahui, kecamatan Pagak selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang kerap menghadapi tantangan pemenuhan air bersih, terutama saat musim kemarau.

Kehadiran infrastruktur air bersih dari Polda Jatim ini diharapkan mampu menyokong kebutuhan domestik harian warga di Dusun Krajan dengan lebih stabil.

Polda Jatim juga menitipkan pesan agar warga bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut agar masa pakainya bisa berlangsung lama.

“Fasilitas ini milik bersama. Kami berharap warga saling bergotong-royong merawatnya agar kemanfaatannya dapat terus dirasakan oleh lintas generasi di desa ini,” tambahnya.

Aksi sosial yang dibalut dengan peresmian infrastruktur ini menjadi bagian dari agenda berkelanjutan Polda Jatim untuk mempererat kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung. (*)

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi