Berita
Sebagai Respon dan Pencegahan, Sat Samapta Polres Pasuruan Kota Laksanakan Patroli Dialogis Bersama PPKA Stasiun Kota Pasuruan.
Polresta Pasuruan – Sebagai wujud respon cepat dan langkah pencegahan atas insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Bekasi, Sat Samapta Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis di kawasan Stasiun Kereta Api Kota Pasuruan. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi dalam menjaga keamanan dan keselamatan transportasi publik di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Kegiatan patroli dilaksanakan pada hari Selasa, 28 April 2026, bertempat di Stasiun Kereta Api Kota Pasuruan yang berlokasi di Jalan Raya Stasiun, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kehadiran personel Sat Samapta ini sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada perjalanan kereta api di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Dalam pelaksanaannya, personel patroli Sat Samapta Polres Pasuruan Kota yang dipimpin oleh AIPDA Mochammad Wahyu Bahroni, SH melaksanakan pemantauan secara langsung di area stasiun serta titik-titik perlintasan kereta api yang dinilai rawan, langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan terkendali.
Patroli menyasar aktivitas masyarakat di lingkungan stasiun serta pengguna jalan di sekitar perlintasan kereta api. Personel melakukan pengawasan guna mencegah terjadinya pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan maupun gangguan keamanan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Samapta melaksanakan dialogis bersama Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) guna mengetahui kondisi operasional di lapangan serta potensi kerawanan yang dapat terjadi. Sinergitas antara kepolisian dan petugas perkeretaapian menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Selain itu, personel patroli juga melaksanakan dialogis dengan petugas penjaga perlintasan kereta api di Pos JPL 130 Pasuruan. Dalam kesempatan tersebut, petugas diberikan imbauan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, disiplin dalam bertugas, serta memastikan sistem pengamanan perlintasan berfungsi secara optimal.
Edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Personel memberikan imbauan kepada warga agar selalu mematuhi rambu-rambu perkeretaapian, tidak beraktivitas di jalur rel, serta mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan kereta api.
Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota AKP Kokoh Rahmadi, SH menegaskan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan transportasi publik..
“Sebagai upaya respon dan pencegahan, kami terus meningkatkan patroli dialogis serta memperkuat koordinasi dengan petugas PPKA dan penjaga perlintasan guna meminimalisir potensi kecelakaan kereta api. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin mematuhi aturan keselamatan di perlintasan,” tegas AKP Kokoh Rahmadi, SH.
Sementara itu, PPKA Stasiun Kota Pasuruan Yudho menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan patroli yang dilakukan oleh jajaran Sat Samapta Polres Pasuruan Kota.
“Terima kasih kepada jajaran Sat Samapta Polres Pasuruan Kota yang telah melaksanakan patroli dan koordinasi di Stasiun Kota Pasuruan. Kehadiran Polri sangat membantu kami dalam meningkatkan kewaspadaan serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jasa tetap terjaga,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan patroli dialogis ini, diharapkan situasi kamtibmas di kawasan Stasiun Kereta Api Kota Pasuruan dan sekitarnya tetap aman dan kondusif, serta mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi.
Polres
Polres Ngawi Rampungkan Perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi di Blandongan

NGAWI – Warga Dusun Blandongan Ngawi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas rampungnya perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun oleh Polres Ngawi.
Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan dinilai kurang layak, kini telah selesai diperbaiki, sehingga dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.
Jembatan ini merupakan akses vital yang menunjang aktivitas sehari-hari warga, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.
Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan cukup memprihatinkan dan berisiko bagi para pengguna.
Perbaikan yang dilakukan selama kurun waktu kurang lebih seminggu itu, menghadirkan perubahan signifikan.
Struktur jembatan kini lebih kokoh, dilengkapi pagar pengaman yang lebih kuat hingga di bagian ujung jembatan, sehingga memberikan rasa aman bagi setiap warga yang melintas.
Tak hanya itu, jembatan juga dicat lebih cantik sehingga nyaman dipandang bagi yang melintas.
Warga setempat yang diwaliki oleh Kepala Desa Eko Budi Sudarmanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Ngawi Polda Jatim.
Mereka menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Ngawi,AKBP Prayoga Angga Widyatama yang dinilai peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur, sekarang akses sudah aman dan anak-anak bisa berangkat sekolah dengan nyaman tanpa rasa takut,” ungkapnya, Rabu (29/4/26).
Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan dapat menunjang aktivitas warga serta meningkatkan keselamatan masyarakat. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Dengan selesainya perbaikan jembatan tersebut, diharapkan konektivitas warga semakin lancar serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di wilayah Dusun Blandongan, Desa Ngawi Kecamatan Ngawi. (*)
Polres
Polres Tanjungperak Amankan Tersangka Pencurian Tandon Air yang Viral di Medsos

TANJUNG PERAK – Aksi pencurian besi yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap jajaran Unit 1 Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Seorang pria berinisial AFF (44) ditangkap setelah diduga kuat menjadi pelaku pencurian dengan pemberatan di sebuah kantor ekspedisi di kawasan Perak Timur, Surabaya.
Penangkapan dilakukan pada Senin, 27 April 2026, setelah polisi mengantongi bukti kuat dari rekaman CCTV serta hasil penyelidikan mendalam.
Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 26 April 2026.
Korban, yang merupakan pihak dari kantor ekspedisi PT Lie Jasa Transportasi di Jalan Perak Timur No. 68-A, mendapati sejumlah komponen besi penting telah hilang.
Saat membuka area pagar, korban menemukan tutup tandon air dan tutup alat ukur air milik PDAM sudah tidak berada di tempat.
Kecurigaan kemudian mengarah pada rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria tak dikenal membawa kabur barang-barang tersebut sekitar pukul 17.45 WIB.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
“Dari hasil laporan dan pengecekan di lokasi, benar telah terjadi pencurian. Rekaman CCTV menjadi petunjuk awal yang sangat penting dalam mengidentifikasi pelaku,” tutur Iptu Suroto, Selasa (28/04).
Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah video pencurian beredar luas di media sosial.
Menindaklanjuti hal tersebut, Unit 1 Jatanras bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi.
Anggota Jatanras kemudian melakukan analisis terhadap beberapa titik CCTV di sekitar lokasi kejadian dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, termasuk kendaraan yang digunakan saat beraksi.
Informasi tersebut dikembangkan hingga akhirnya mengarah pada identitas tersangka yang diketahui tinggal di kawasan Kalimas Baru, Perak Utara.
Saat dilakukan penangkapan di rumah pelaku, Polisi menemukan sejumlah barang yang identik dengan yang terekam dalam CCTV,diantaranya pakaian yang dikenakan saat beraksi serta kendaraan yang digunakan pelaku.
Barang bukti yang diamankan meliputi rekaman CCTV, dokumen pembelian tutup besi dari pihak korban, serta pakaian dan sepeda motor milik tersangka yang sesuai dengan visual rekaman.
Setelah dilakukan interogasi, pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) dan (2) KUHP berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. (*)
Polres
Polres Situbondo Gandeng IDI Latih Personel Kemampuan Basic Life Support

SITUBONDO — Situasi gawat darurat yang mengancam nyawa bisa terjadi kapan saja dan di mana saja saat anggota kepolisian sedang bertugas di lapangan.
Guna membekali anggotanya dalam menghadapi kondisi kritis tersebut, Bagian SDM Polres Situbondo Polda Jatim menggelar pelatihan peningkatan kemampuan personel Polri tentang Basic Life Support (BLS), Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rupatama Tantya Sudhirajati ini menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Situbondo.
Menariknya, salah satu narasumber yang hadir adalah dr. Kartika Ikrama Shafirlana, Sp.O.G., yang merupakan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Ny. Lana Bayu AS.
Ia turun langsung membagikan keahlian medisnya bersama dr. Budiman Bahagia, Sp.An., dan tim dokter dari IDI Situbondo.
Acara ini dibuka oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., bersama Wakapolres Kompol Toni Irawan, S.H. M.H., diikuti Pejabat Utama Polres Situbondo, Kapolsek Jajaran dan Perwira Staf serta anggota Polres Situbondo.
Dalam arahannya, Kapolres Situbondo menekankan pentingnya pelatihan medis dasar ini bagi setiap anggota Polri yang kerap menjadi orang pertama di lokasi kejadian (TKP).
“Personel yang hadir harus mampu mengimplementasikan pelatihan ini jika menemui situasi gawat darurat, atau membutuhkan penanganan yang cepat sebelum bantuan medis tiba di lokasi. Dalam hal ini tentunya membutuhkan keahlian dan pengetahuan yang mencukupi bagi personel Polri,”ujar AKBP Bayu Anuwar.
Karena pentingnya keahlian pertolongan pertama ini, Kapolres Situbondo meminta seluruh jajarannya untuk menyerap ilmu yang diberikan narasumber dengan sebaik-baiknya.
“Saya berharap para personel dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh. Karena yang tidak lulus di akhir tes nanti tidak boleh pulang. Sehingga diharapkan pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Kapolres Situbondo juga menitipkan tiga pesan moral penting. Ia meminta anggotanya untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, meniatkan tugas kedinasan sebagai ibadah, serta tidak pernah bosan untuk bersyukur atas keberhasilan yang telah diraih.
Setelah dibuka secara resmi, rangkaian acara langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan praktik langsung penanganan medis darurat (BLS) yang didampingi oleh Narasumber dan tim dokter dari IDI Situbondo. (*)
-
Berita1 minggu agoPerkuat Sinergitas, Polres Madiun Kota Resmikan Posko Ojol Kamtibmas
-
Polres6 hari agoPerkuat Pondasi Kamtibmas, Kapolres Pasuruan Kota Gelar Silaturahmi Dengan Habib Qodir Assegaf
-
Berita1 minggu agoPolresta Malang Kota Edukasi Pelajar tentang Bahaya Kejahatan Siber dan Judol
-
Berita6 hari ago
Sinergi Bhabinkamtibmas Desa Semare dan Perangkat Desa Wujudkan Kamtibmas Aman Kondusif
-
Berita6 hari ago
Polsek Pohjentrek Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pada Objek Vital Bank BRI
-
Berita1 minggu agoDukung Swasembada Pangan, Polres Pasuruan Kota Lakukan Pengawasan Lahan Binaan di Kebonagung
-
Berita6 hari agoPerkuat Pondasi Kamtibmas, Kapolres Pasuruan Kota Gelar Silaturahmi Dengan Habib Qodir Assegaf
-
Berita5 hari agoGerakan Tanam Pohon, Polres Bondowoso Hijaukan Bukit Bintang
