Berita
Polri Perkuat Kesetaraan Gender dan Peran Polwan di Misi Perdamaian Dunia Melalui PBB

Jakarta, 20 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pengarusutamaan peran Polisi Wanita (Polwan) sebagai bagian dari transformasi kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia yang inklusif dan berkeadilan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police Division yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Faisal Shahkar menyampaikan bahwa peningkatan keterwakilan perempuan menjadi prioritas utama United Nations Police dalam misi perdamaian dunia.
“Kami mendorong peningkatan keterwakilan perempuan, termasuk pada posisi senior leadership dalam misi PBB. Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih jauh dalam hal ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa UN akan terus membuka ruang bagi pengembangan kapasitas Polwan melalui berbagai program, termasuk pelatihan kepemimpinan seperti Female Commander Training, sebagai bagian dari upaya membangun pipeline kepemimpinan perempuan di level global.
Sebagai langkah konkret, Polri secara aktif melaksanakan capacity building Polwan melalui pelatihan berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun kolaborasi internasional, guna memastikan kesiapan personel perempuan dalam menghadapi dinamika tugas di wilayah konflik.
Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri terus membuka ruang yang setara bagi Polwan untuk berperan tidak hanya pada fungsi pendukung, tetapi juga pada posisi operasional hingga kepemimpinan dalam misi internasional.
Salah satu capaian penting adalah keberhasilan penugasan AKP Fajar Yuliyanto sebagai Gender-Based Violence Adviser pada misi UNISFA, yang berperan dalam penanganan isu kekerasan berbasis gender serta perlindungan kelompok rentan di daerah konflik.
Dalam kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan:
* 140 personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah;
* 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu:
* 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah);
* 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan);
* 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo);
* 6 personel di UNFICYP (Siprus);
* 3 personel di UNISFA (Abyei).
“Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan peran Polwan dalam misi internasional, termasuk melalui penguatan kapasitas, akses yang setara, serta kesempatan untuk menduduki posisi strategis di tingkat global,” ujar Wakapolri.
Sejalan dengan hal tersebut, Polri juga memperkuat jejaring internasional melalui keterlibatan aktif dalam International Association of Women Police, sebuah organisasi global yang berfokus pada penguatan kapasitas, jaringan, dan profesionalisme Polwan di seluruh dunia.
Polri telah berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan IAWP sejak tahun 2020 dan akan menjadi tuan rumah IAWP Conference 2026 di Bali, yang akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran dan posisi Polwan Indonesia di tingkat global.
Kolaborasi antara Polri, UN Police, dan IAWP juga sejalan dengan upaya global dalam mendorong peningkatan jumlah dan kualitas female peacekeepers, sekaligus memperkuat perspektif gender dalam operasi perdamaian.
Pendekatan berbasis gender ini dinilai tidak hanya meningkatkan efektivitas pelaksanaan misi, tetapi juga memperkuat pendekatan humanis dalam penanganan konflik, khususnya dalam perlindungan perempuan, anak, serta kelompok rentan lainnya.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Polri untuk terus memperkuat kontribusi dalam misi perdamaian dunia, dengan memastikan bahwa nilai kesetaraan, inklusivitas, dan profesionalisme Polwan menjadi bagian integral dalam setiap penugasan internasional.
Ke depan, Polri optimistis bahwa melalui kerja sama yang erat dan berkelanjutan dengan PBB serta jejaring global, Polwan Indonesia akan semakin siap tampil dan berperan pada level kepemimpinan strategis dalam misi perdamaian dunia.
Polres
Polrestabes Surabaya Ungkap Komplotan Penukar Kartu ATM Lintas Daerah, Amankan 9 Tersangka

SURABAYA – Tim gabungan Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim dan Unit Reskrim Polsek Genteng meringkus sembilan anggota sindikat penipuan dan pencurian bermodus penukaran kartu ATM. Komplotan spesialis ini dibekuk di dua hotel kawasan Pabean Cantian, Surabaya, pada Jumat (4/9/2026) dini hari.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas AKP Hadi Ismanto menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil pemetaan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan pendalaman terhadap jaringan yang kerap merugikan korbannya hingga puluhan juta rupiah.
“Tim bergerak setelah mendeteksi keberadaan para pelaku di dua hotel berbeda di Jalan Samudra. Dari dua lokasi tersebut, total sembilan orang berhasil kami amankan,” kata AKP Hadi kepada awak media, Selasa (22/9/2026).
Berdasarkan pemeriksaan, komplotan ini teridentifikasi telah beraksi di Surabaya dengan akumulasi kerugian korban mencapai Rp.116 juta dengan rincian Dua kali aksi di Hotel Inna Simpang pada 26 Agustus 2026, korban asal Trenggalek rugi Rp.60 juta dan 14 Januari 2026 korban asal Kalimantan rugi Rp.40 juta dan di kawasan RRI Surabaya pada 13 Mei 2026 korban asal Jakarta rugi Rp16 juta.
Dalam melancarkan aksinya, sindikat ini berbagi peran dengan rapi. Pelaku berinisial F berpura-pura menjadi warga Kalimantan, E menyamar sebagai “Andi” untuk menjerat korban sejak di Jakarta, AA mengaku sebagai warga Brunei Darussalam, dan I bertindak sebagai sopir.
“Saat ini, Polisi masih memburu satu pelaku lain berinisial R yang masuk dalam DPO,” ujar AKP Hadi.
Sementara itu untuk sembilan tersangka yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif beserta pendalaman barang bukti berupa rekaman CCTV, riwayat transaksi, dan komunikasi telepon.
“Para tersangka dijerat dengan Pasal 476 dan/atau Pasal 492 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana pencurian dan penipuan,” pungkasnya. (*)
Polres
Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo

PROBOLINGGO – Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim mengintensifkan patroli rutin di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Seperti halnya dilakukan oleh personel Polsek Sukapura Polres Probolinggo di kawasan Lautan Pasir Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura yang memantau pergerakan situasi sembari menyapa warga lokal dan wisatawan pada Senin (21/9/2026).
Langkah preventif ini digalakkan demi menjaga kelestarian serta memastikan ekosistem salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Timur ini tetap aman bagi para pengunjung.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar, melalui Kapolsek Sukapura Iptu Djuwantoro Setyowadi, menegaskan bahwa patroli ini merupakan komitmen kepolisian untuk hadir langsung di tengah pusat aktivitas masyarakat.
“Patroli ini adalah upaya preventif kami untuk menekan risiko karhutla serta memastikan situasi kamtibmas di Bromo tetap kondusif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat maupun pelancong untuk bahu-bahu menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan ini,” ujar Iptu Djuwantoro.
Mengingat kondisi cuaca kering yang rentan memicu kobaran api, Kapolsek Sukapura secara khusus mengingatkan para pengunjung agar tidak melakukan tindakan teledor, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan perapian di area terlarang.
“Kami mengimbau wisatawan untuk lebih peduli. Hal kecil seperti puntung rokok yang dibuang sembarangan bisa berdampak fatal dan memicu kebakaran besar di tengah kondisi vegetasi yang mengering,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kenyamanan iklim pariwisata di kawasan TNBTS merupakan tanggung jawab kolektif. Pihak kepolisian berharap adanya sinergi aktif dari pelaku usaha, masyarakat adat, hingga wisatawan untuk segera melapor jika mendapati adanya titik api atau gangguan keamanan.
“Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menjaga Gunung Bromo tetap asri, tertib, aman, dan lestari hingga masa mendatang,” pungkasnya. (*)
Berita
IAWP 2026, Polwan Indonesia Perkuat Wawasan dan Jejaring Internasional Hadapi Kejahatan Perdagangan Orang

BADUNG, BALI – International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 menjadi wadah bagi polisi wanita (Polwan) dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian, termasuk dalam penanganan tindak pidana perdagangan orang (trafficking).
Salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut, Kompol Riza Sativa, membawakan materi bertajuk “Trafficking Case Study Involving a ‘Mail Ordered Bride’”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan mengenai kasus perdagangan orang dengan modus mail ordered bride serta potensi kerentanan perempuan Indonesia menjadi sasaran tindak pidana tersebut.
“Wanita Indonesia menjadi salah satu sasaran dari tindak pidana kejahatan ini. Jadi, kita memang harus berhati-hati dan waspada terhadap ancaman trafficking tersebut,” ujar Kompol Riza Sativa.
Menurutnya, forum internasional seperti IAWP juga menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan sesama penegak hukum dari berbagai negara. Ia berharap ke depan semakin banyak Polwan Indonesia yang mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara dalam forum internasional.
“Harapan saya, semoga ke depan rekan-rekan kolega saya juga bisa menjadi pembicara di acara yang serupa, baik IAWP maupun acara-acara yang terkait dengan kepolisian lainnya,” katanya.
Sementara itu, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menilai penyelenggaraan IAWP Conference 2026 menjadi momentum penting bagi Polwan Indonesia untuk membangun jejaring dengan polisi wanita dari berbagai negara.
“Kegiatan IAWP 2026 menjadi momentum strategis bagi Polwan Indonesia untuk memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, serta memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Polwan dari berbagai negara,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Ia menambahkan, interaksi dan pertukaran pengalaman dalam forum internasional tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi Polwan Indonesia dalam menjalankan tugas kepolisian sekaligus memperkuat kerja sama kepolisian lintas negara.
-
Berita6 hari agoSinergi TNI-Polri, Satlantas Polres Pasuruan Kota Edukasi Prajurit tentang Keselamatan Berlalu Lintas
-
Berita1 minggu agoSatlantas Pasuruan Kota Pasang Banner di Jalur Rawan Laka, Pengendara Diingatkan Utamakan Keselamatan
-
Polres7 hari agoPolres Malang Libatkan Tim Dokkes, Menjaga Napas Para Penjinak Api Karhutla di Lereng Bromo
-
Polsek7 hari ago
Polres Pasuruan Kota Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Jagung di Desa Tidu
-
Berita6 hari agoAtasi Krisis Air, Polres Bangkalan Distribusikan 48.000 Liter Air Bersih di Dua Kecamatan
-
Berita6 hari agoPolres Gresik Sita 10,8 Kg Ganja di Gudang Ekspedisi
-
Polres6 hari agoPolres Trenggalek Pasok Ribuan Liter Air Bersih Pakai Mobil Patroli Modifikasi
-
Polsek1 minggu ago
Polri Hadir, Bersama Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif
