Berita
Polres Pasuruan Kota Gelar Operasi Pengecekan Beras Terkait Isu Pengoplosan dan Pelanggaran Standar Mutu
whatsapp image 2025 07 18 at 15.15.21
Polresta Pasuruan – Menindaklanjuti adanya pemberitaan di media sosial terkait dugaan pengoplosan serta pelanggaran terhadap standar mutu beras di tingkat produsen, distributor, hingga penjual eceran, Polres Pasuruan Kota, Polda Jatim, melalui Satgas Pangan bersama instansi terkait segera melakukan respons cepat melalui rangkaian kegiatan pengawasan terpadu. Kegiatan ini mencakup rapat koordinasi, pengecekan stok dan harga, serta pelaksanaan operasi pasar murah di wilayah hukum Kota Pasuruan.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, turut hadir personel dari Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Pasuruan. Petugas yang memimpin kegiatan antara lain Kanit II Pidekter IPDA Hendra Trio Wijaya, S.H., beserta anggota unit Pidekter Polres Pasuruan Kota. Jumat (18/7/2025).
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi tempat-tempat strategis produksi dan distribusi beras, antara lain:
* Penggilingan Padi UD. Rezeki Agung, yang berlokasi di Jl. Ir. Juanda Blandongan, Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
* Stok gabah: 1 ton
* Stok beras: 1,2 ton
* Harga beli gabah dari petani: Rp 6.800 – Rp 7.200
* Harga jual beras ke pelaku usaha: Rp 13.400
* Penggilingan Padi UD. Bugul Jaya, yang terletak di Jl. Ir. Juanda No. 115, Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
* Stok gabah: 2 ton
* Stok beras: 1 ton
* Harga beli gabah dari petani: Rp 6.700 – Rp 7.300
* Harga jual beras ke pelaku usaha: Rp 12.800
* Pasar Modern Indomaret, Jl. Veteran, Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo.
* Merek beras premium yang dijual antara lain:
* Lahab: Rp 74.500 / 5kg
* Larisst: Rp 73.000 / 5kg
* Pasar Modern Alfamidi, Jl. KH. Abdul Hamid, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
* Beberapa merek beras premium beserta harga:
* Nasi Uduk: Rp 74.500 / 5kg
* Lahab: Rp 74.500 / 5kg
* Topi Koki: Rp 73.500 / 5kg
* Raja Ultima, Raja Platinum, Mentari, Setra Ramos, dan Sania: masing-masing Rp 73.500 / 5kg
* Beras Alfamidi: Rp 74.500 / 5kg
Dari hasil pengecekan yang dilakukan secara menyeluruh di lokasi-lokasi tersebut, tim gabungan menyimpulkan bahwa stok beras di wilayah Kota Pasuruan saat ini dalam kondisi aman dan terkendali. Selain itu, harga beras premium yang beredar di pasar modern juga masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kanit II Pidekter IPDA Hendra Trio Wijaya, S.H., menyampaikan, bahwasanya hari ini bersama dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Pasuruan melaksanakan pengecekan kepada beberapa tempat penggilingan maupun ke tempat toko modern dari tempat penggilingan.
“Kami menemukan Ada beberapa harga yang mungkin agak sedikit lebih naik, kemudian di beberapa toko modern itu masih ada beberapa merk-merek premium yang masih di stan-stan penjualan sehingga kami memberikan peringatan untuk sementara agar ditarik terlebih dahulu menunggu proses informasi lebih lanjut di tingkat atas.” Pungkas Ipda Hendra.

“Untuk ukuran timbangan saat ini kami langsung melakukan pengecekan. Untuk merek-merek premium sesuai normal, untuk yang modern lalu medium di tempat penggilingan itu ada kenaikan dari terkait karena ada beberapa faktor diantaranya tingkat pembelian gabah di petani maupun ada tengkulaknya sehingga agak naik lebih sedikit. karena saat ini di tingkat atas adanya berita viral terkait itu sehingga dibutuhkan proses dan informasi lebih lanjut untuk sementara proses dan informasi atau regulasi yang ada di Indonesia.” Imbuhnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan aktif dalam menjaga stabilitas pasokan serta mencegah praktik-praktik kecurangan yang dapat merugikan masyarakat. Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya perlindungan konsumen serta menjamin kualitas dan keterjangkauan bahan pangan pokok.
Polres Pasuruan Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya dugaan pelanggaran dalam distribusi beras, baik dari sisi mutu maupun harga, demi mewujudkan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.
Berita
Momentum Sumpah Pemuda, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Persatuan

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, serta semakin bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, nilai-nilai Sumpah Pemuda tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Jika dahulu para pemuda dipersatukan oleh tekad kebangsaan, maka generasi muda saat ini memiliki tantangan untuk merawat persatuan di tengah derasnya arus informasi dan dinamika ruang digital.
“Momentum Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan masa depan bangsa. Mari jadikan ruang digital sebagai tempat menyebarkan gagasan, kreativitas, dan hal-hal positif yang memperkuat persaudaraan,” ujar Kombes Pol Abast, Selasa (27/10/2026).
Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terlebih informasi yang mengandung provokasi, ajakan kekerasan, maupun narasi yang berpotensi memecah persatuan.
“Jangan mudah terprovokasi dan jangan sekadar ikut-ikutan terhadap ajakan yang belum dipahami tujuan maupun risikonya. Jadilah generasi muda yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab,” pesan Kombes Pol Abast.
Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, Polri menghormati ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pendapat, gagasan, kritik, maupun aspirasi. Namun, kebebasan tersebut hendaknya dijalankan secara bertanggung jawab, tertib, dan damai, serta tetap menghormati hak dan keselamatan orang lain.
Dalam momentum Sumpah Pemuda, Polda Jatim juga mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak serta memberikan pendampingan terhadap lingkungan pergaulan dan aktivitas mereka di ruang digital.
Menurut Kombes Pol Abast, menjaga generasi muda sekaligus keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat tersebut sejalan dengan pesan “Jogo Omah” yang terus digaungkan Kapolda Jawa Timur.
“Jogo Omah bukan hanya menjaga rumah secara fisik. Kita menjaga keluarga kita, menjaga anak-anak kita, menjaga lingkungan kita, dan pada akhirnya bersama-sama menjaga Jawa Timur sebagai rumah kita agar tetap aman dan kondusif,” ungkap Kombes Pol Abast.
Ia berharap momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa semangat menjaga persatuan dapat dimulai dari lingkungan yang paling dekat, yakni keluarga dan masyarakat.
“Semangat Sumpah Pemuda adalah semangat persatuan. Mari kita mulai dari rumah kita sendiri. Jogo Omah, Jogo Lingkungan, lan Jogo Jawa Timur. Bersama-sama kita jaga Jawa Timur tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas Kombes Pol Abast. (*)
Berita
Polri: Operasi Patuh 2026 Utamakan Keselamatan Bersama dan Budaya Tertib Berlalu Lintas

JAKARTA – Polri menegaskan pelaksanaan Operasi Patuh 2026 berfokus pada peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat ditempatkan sebagai subjek yang berperan aktif dalam menciptakan keselamatan di jalan raya, bukan sekadar sasaran penegakan hukum.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan Polri dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Operasi Patuh menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.
“Operasi Patuh 2026 merupakan upaya membangun kesadaran bersama agar setiap pengguna jalan memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Kepatuhan bukan hanya untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan sesama pengguna jalan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, pelanggaran seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, menggunakan telepon genggam saat berkendara, hingga tidak mematuhi batas kecepatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pelaksanaan operasi diprioritaskan pada perilaku berkendara yang membahayakan keselamatan, dengan tetap memperhatikan karakteristik dan tingkat kerawanan di setiap wilayah.
Menurutnya, keberhasilan Operasi Patuh tidak hanya dilihat dari pelaksanaan penegakan hukum, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas. Meningkatnya kepatuhan, berkurangnya perilaku berkendara yang berisiko, serta terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman menjadi indikator penting keberhasilan operasi tersebut.
“Yang ingin kita wujudkan adalah budaya tertib berlalu lintas yang tumbuh dari kesadaran masyarakat. Ketika setiap orang memahami bahwa aturan lalu lintas bertujuan melindungi keselamatan bersama, kepatuhan akan menjadi bagian dari kebiasaan dalam berkendara sehari-hari,” jelasnya.
Trunoyudo menambahkan, pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis perlu dikedepankan agar masyarakat memahami tujuan dari setiap aturan lalu lintas. Sementara itu, penegakan hukum tetap dilaksanakan secara selektif, profesional, dan proporsional, khususnya terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan atau membahayakan pengguna jalan lainnya.
Melalui Operasi Patuh 2026, Polri mengajak masyarakat berperan aktif dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih baik. Sebab, keselamatan di jalan raya tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan kepedulian dan tanggung jawab setiap pengguna jalan.
Polri hadir untuk mengedukasi, melayani, mencegah, serta menindak pelanggaran yang membahayakan keselamatan. Di sisi lain, masyarakat berperan menjaga ketertiban dengan mematuhi aturan dan menghormati hak pengguna jalan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan dapat mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan, sehingga setiap orang dapat berkendara dengan nyaman dan sampai ke tujuan dengan selamat.
Berita
Kadivhumas Polri Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat

Jakarta – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Semangat persatuan dan kebersamaan yang menjadi nilai utama Sumpah Pemuda diharapkan dapat terus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, kepedulian, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang publik yang aman, tertib, dan nyaman.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara aparat, masyarakat, komunitas, dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua,” ujar Johnny dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).
Johnny menjelaskan, Polri senantiasa menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada saat yang sama, setiap pihak diharapkan dapat menjalankan hak dan tanggung jawabnya dengan tetap memperhatikan keselamatan, ketertiban umum, serta kepentingan masyarakat luas.
“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi secara dewasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengedepankan komunikasi, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan begitu, setiap aktivitas dapat berlangsung secara tertib tanpa mengabaikan hak orang lain,” lanjutnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga suasana kondusif dengan tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, menghindari kekerasan, serta bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial.
Menurut Johnny, momentum Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa persatuan tidak hanya diwujudkan melalui simbol dan peringatan seremonial, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga ketertiban, menghargai sesama, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, memperkuat persatuan, serta menciptakan keamanan dan nyaman bagi seluruh warga,” tutup Johnny.
Melalui semangat Hari Sumpah Pemuda, Polri terus mengedepankan semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif serta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.
-
Polres1 minggu agoPolisi Bersama Masyarakat: Kapolres Madiun Kota Ngopi Bareng Warga,Serap Aspirasi Perkuat Kamtibmas
-
Polres1 minggu agoPerkuat Semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polresta Malang Kota Gelar Minggu Kasih
-
Polsek1 minggu ago
Antisipasi Kerawanan di Tengah Kelangkaan Solar, Polsek Pohjentrek Intensifkan Patroli SPBU
-
Polres1 minggu agoGerak Cepat Jajaran Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Pohgading
-
Polda1 minggu agoPolda Jatim Tegaskan Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak Berjalan Profesional, Pastikan Keadilan bagi Korban
-
Polda1 minggu agoPolda Jatim dan Insan Pers Gelar Donor Darah, Wujud Sinergi Kemanusiaan di Hari Jadi ke-75 Humas Polri
-
Polda6 hari agoPolda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045
-
Polsek1 minggu agoStok BBM Jawa Timur Dipastikan Aman, Polsek Pohjentrek Imbau Masyarakat Tertib Antre dan Tidak Panic Buying
