Berita
Patroli Presisi Polsek Rejoso Intensifkan Patroli Pada Objek Vital Nasional PT Chiel Jedang Indonesia

Polresta Pasuruan — Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, khususnya di sekitar objek vital nasional, Polsek Rejoso, Polres Pasuruan, terus menggencarkan Patroli Presisi secara intensif. Salah satu fokus utama patroli kali ini adalah kawasan industri dan pabrik milik PT Cheil Jedang Indonesia (CJI) yang berlokasi di Desa Arjosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan (13/07/2025)
Sebagai salah satu objek vital nasional di sektor industri pangan dan kimia, PT CJI Indonesia memiliki peran strategis dalam rantai pasok nasional dan ekspor, sehingga keberlangsungan operasional perusahaan ini perlu dijaga dari segala bentuk potensi gangguan keamanan, baik dari dalam maupun luar.
Kapolsek Rejoso, IPTU Agung Prasetyo, SH menjelaskan bahwa patroli ini dilakukan secara rutin dan terukur dengan pendekatan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) sesuai arahan Kapolri. Kegiatan ini menyasar pengawasan menyeluruh terhadap lingkungan perusahaan, akses masuk-keluar kendaraan, serta interaksi dengan petugas keamanan internal PT CJ Indonesia.
“PT Cheil Jedang merupakan salah satu aset penting bangsa. Karena itu, kehadiran kami dalam bentuk patroli presisi tidak hanya bersifat simbolis, tetapi merupakan bagian dari komitmen kami menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Rejoso, khususnya pada titik-titik strategis yang berisiko tinggi terhadap ancaman keamanan,” ungkap Kapolsek Rejoso.
Dalam pelaksanaannya, patroli melibatkan personel dari unit Sabhara, Intelkam, dan Bhabinkamtibmas yang tergabung dalam regu patroli rutin. Mereka menyisir area luar dan dalam perusahaan, memeriksa sistem pengamanan seperti CCTV, pagar keliling, serta mengevaluasi kesiapan satuan pengamanan (Satpam) yang bertugas.
Selain pengawasan fisik, personel juga berdialog dengan petugas keamanan internal PT CJI untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta memperkuat koordinasi apabila terjadi situasi darurat atau hal mencurigakan.
“Kami imbau petugas keamanan di perusahaan agar tidak lengah. Koordinasi dengan Polsek harus dilakukan secara cepat bila terdapat aktivitas mencurigakan, baik dari karyawan, kendaraan luar, maupun masyarakat sekitar yang tidak berkepentingan,” tambah Kapolsek.
Kegiatan patroli ini juga disambut baik oleh pihak manajemen PT CJI. Menurut perwakilan manajemen keamanan perusahaan, kehadiran polisi secara berkala sangat membantu menciptakan lingkungan kerja yang aman, khususnya mengingat tingginya nilai produksi dan aktivitas logistik yang terjadi setiap hari di dalam kompleks perusahaan.
“Polsek Rejoso selalu responsif dan proaktif. Kami merasa terlindungi dengan kehadiran mereka secara langsung. Ini memperkuat sistem pengamanan internal kami,” ujar Nanang
Selain menjaga keamanan dari potensi gangguan eksternal seperti pencurian, perusakan fasilitas, hingga potensi sabotase, patroli ini juga difokuskan untuk mendeteksi risiko kebakaran, kecelakaan kerja, serta pengamanan bahan kimia berbahaya yang digunakan dalam proses produksi.
Polsek Rejoso juga menjadikan kegiatan patroli ini sebagai momen untuk melakukan edukasi kepada karyawan dan masyarakat sekitar perusahaan terkait pentingnya menjaga situasi kondusif di lingkungan kerja dan industri.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K.,M.I.Kom memberikan apresiasi atas inisiatif Polsek Rejoso yang mampu menjalankan tugas secara presisi dan humanis.
“Objek vital nasional seperti PT CJI adalah tulang punggung perekonomian kita. Tidak boleh ada celah sedikit pun untuk gangguan. Oleh karena itu, seluruh jajaran kami instruksikan untuk bersinergi dengan manajemen perusahaan, Satpam, dan masyarakat, guna menjamin kelancaran operasional industri,” tegas Kapolres Pasuruan Kota.
Patroli Presisi yang digelar Polsek Rejoso ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan ditingkatkan, apalagi menjelang momentum penting nasional, seperti masa kampanye, hari besar keagamaan, dan peningkatan aktivitas industri pada triwulan kedua tahun 2025.
Melalui penguatan pengamanan di kawasan industri strategis seperti PT CJI, Polsek Rejoso berharap dapat terus menjaga situasi aman dan kondusif, memberikan rasa tenang bagi investor dan pekerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dari wilayah tapal kuda Jawa Timur.
Berita
Respons Cepat Polres Blitar Kota dan Tim Jibom Brimob Polda Jatim Berhasil Evakuasi Bom Udara Aktif

KOTA BLITAR – Respons cepat Polres Blitar Kota bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur berhasil mengamankan sebuah bom udara (aircraft bomb) yang ditemukan di aliran Sungai Jalan Manggar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Benda berbahaya yang semula dilaporkan warga sebagai benda mencurigakan itu akhirnya dipastikan masih aktif sebelum berhasil dievakuasi.
Peristiwa bermula pada Rabu (8/7/2026) ketika seorang warga, Oki Eka, melaporkan penemuan sebuah benda menyerupai mortir yang berada di dasar sungai.
Menerima laporan tersebut, personel Polres Blitar Kota Polda Jatim segera mendatangi lokasi untuk melakukan sterilisasi area dengan memasang garis Polisi (Police Line)
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan oleh personel yang memiliki keahlian khusus agar penanganan berlangsung aman.
“Terkait benda yang dicurigai tersebut, kami sudah meminta bantuan Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan jenis benda tersebut,” kata AKBP Kalfaris, Jumat (10/7/2026).
Selama proses pengamanan, masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi maupun menyentuh benda yang diduga mengandung bahan peledak hingga proses identifikasi selesai dilakukan.
Proses pengangkatan berlangsung cukup sulit karena benda tersebut berada di bawah batu berukuran besar yang menutupinya.
Tim gabungan harus memindahkan batu menggunakan rantai dan alat derek milik BPBD Kota Blitar sebelum benda tersebut dapat diangkat.
Berdasarkan hasil identifikasi Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur, benda tersebut dipastikan merupakan bom udara (aircraft bomb) yang masih dalam kondisi aktif.
Kapolres Blitar Kota menjelaskan bom tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan diameter sekitar 25 hingga 30 sentimeter serta diperkirakan berbobot antara 50 hingga 100 kilogram.
“Tim berhasil mengangkat benda tersebut yang ternyata memang merupakan bom udara atau aircraft bomb. Untuk sementara bom tersebut langsung kami bawa menuju lokasi disposal yang aman dan jauh dari permukiman masyarakat,” ungkap AKBP Kalfaris.
Menurut hasil pemeriksaan Tim Jibom, meskipun kondisi fisik bom telah dipenuhi karat akibat lama terendam di dalam sungai, bahan peledak di dalamnya masih aktif sehingga memerlukan penanganan khusus.
Bom kemudian dibawa menuju lokasi yang telah ditentukan untuk dilakukan disposal sesuai standar operasional prosedur (SOP) Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur.
Lokasi pemusnahan dipilih jauh dari kawasan permukiman guna menghindari risiko terhadap masyarakat.
Kapolres Blitar Kota menambahkan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan asal-usul bom tersebut.
Namun berdasarkan bentuk dan karakteristiknya, bom diduga merupakan bom udara peninggalan masa perang yang telah berada di lokasi selama puluhan tahun.
Keberhasilan pengamanan bom udara aktif tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres Blitar Kota dan Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui penanganan yang cepat, profesional, dan sesuai standar keselamatan.
Polres Blitar Kota Polda Jatim kembali mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak.
Apabila menemukan benda serupa, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada kepolisian melalui call center 110 bebas pulsa agar dapat segera ditangani oleh personel yang memiliki kompetensi khusus. (*)
Berita
Tutup Pendidikan 282 Capaja Polri, Wakapolri Sampaikan Pesan Kapolri

Semarang – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58. Komjen Dedi membacakan pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 283 calon perwira remaja (capaja) yang telah merampungkan pendidikan selama tiga tahun, sejak 2023 hingga 2026.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian,” kata Komjen Dedi, membacakan amanat Jenderal Sigit, di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (10/7/2026).
Komjen Dedi lalu menyampaikan ucapan selamat dari pimpinan Polri kepada para capaja yang lulus dengan prestasi terbaik. Yakni mereka yang menyandang predikat Adhi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, dan Srikandi Cendekia.
“Bagi yang meraih penghargaan, jangan berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga
integritas dan kehormatan, serta mengharumkan
nama baik institusi,” tutur Komjen Dedi.
Terakhir, Komjen Dedi juga menyampaikan pesan Kapolri kepada para capaja lainnya yang lulus namun belum mendapat predikat terbaik. Para capaja itu diminta tak berkecil hati lantaran kesempatan menunjukkan prestasi terbuka lebar sepanjang masa karier mereka kelak.
“Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Ini baru awal perjalanan karier, dan kesempatan untuk menunjukkan pengabdian serta meraih prestasi terbaik masih terbuka lebar,” ujar Komjen Dedi.
Diketahui nama batalyon taruna Akpol 2026 adalah Ksatriya Hawin Sarwahita. Mereka terdiri dari 249 pria dan 33 wanita.
Berita
Polri Bekali 282 Capaja Akpol Pemahaman Geopolitik Global dan Peran Strategis Menjaga Stabilitas Nasional

Semarang – Kepolisian Negara Republik Indonesia membekali 282 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58 dengan pemahaman mengenai dinamika geopolitik global, dampaknya terhadap Indonesia, serta peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional. Pembekalan tersebut disampaikan dalam Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58 yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Lapangan Bhayangkara Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7).
Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang dibacakan Wakapolri, ditegaskan bahwa para perwira muda harus memiliki wawasan strategis terhadap perkembangan lingkungan global yang semakin kompleks agar mampu menjalankan tugas kepolisian secara adaptif dan berorientasi pada kepentingan bangsa.
“Dinamika geopolitik saat ini berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Konflik AS-Israel dengan Iran, perang Rusia-Ukraina, persaingan hegemoni antara Amerika Serikat dan China, serta ketegangan di kawasan Timur Tengah telah berdampak terhadap stabilitas keamanan global, rantai pasok, ketahanan pangan dan energi, hingga perekonomian dunia,” ujar Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.
Kapolri juga menjelaskan bahwa kondisi ketahanan pangan global masih berada pada kategori rapuh. Berdasarkan World Bank Food Security edisi Juni 2026, kenaikan harga pupuk global mencapai 35 persen, yang turut memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.
“Dampak dinamika geopolitik global tersebut turut dirasakan oleh Indonesia. Kondisi ini tercermin dari pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan. Pada 8 Juni 2026, nilai tukar rupiah sempat melemah hingga Rp18.171 per dolar AS, sementara IHSG turun ke level 5.594,” lanjutnya.
Meski demikian, pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan fiskal dan moneter yang terukur. Selain itu, pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi melalui program-program strategis, seperti swasembada pangan dan energi, hilirisasi sektor prioritas, penguatan investasi, optimalisasi tata kelola ekspor komoditas unggulan melalui Danantara Sumberdaya Indonesia, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri.
Berkat langkah tersebut, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen, menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara G20. Defisit APBN tetap terkendali di angka 0,76 persen terhadap PDB, inflasi terjaga pada level 3,34 persen, dan berdasarkan analisis JP Morgan, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara yang paling tangguh menghadapi guncangan energi global.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya pemanfaatan lahan untuk penanaman jagung, pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri, penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pelayanan kesehatan gratis, hingga pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.
Selain itu, Polri terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui penegakan hukum di sektor minyak dan gas, pertambangan, serta ketenagalistrikan, disertai pengamanan objek vital nasional dan distribusi energi. Upaya lainnya diwujudkan melalui perlindungan hak-hak pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendirian SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
“Seluruh upaya tersebut merupakan wujud dukungan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, memperluas akses infrastruktur, serta mempersiapkan generasi muda yang unggul,” tutup Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.
Melalui pembekalan tersebut, diharapkan 282 perwira muda lulusan Akpol Angkatan ke-58 tidak hanya memiliki kompetensi teknis sebagai insan Bhayangkara, tetapi juga memahami tantangan strategis bangsa sehingga mampu menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap mengawal kepentingan nasional di tengah dinamika global.
-
Berita1 minggu agoBhabinkamtibmas Polsek Kraton Aktif Dampingi Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
-
Berita3 hari ago
Bhabinkamtibmas Desa Pandanrejo Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
-
Berita4 hari ago
Bhabinkamtibmas Kelurahan Blandongan Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
-
Polsek1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Desa Toyaning Intensifkan Komunikasi dan Koordinasi Kamtibmas Bersama Perangkat Desa
-
Polda1 minggu agoPolda Jatim Ungkap 195 Kasus 3C Selama Juni 2026, Amankan 222 Tersangka untuk Jaga Keamanan Masyarakat
-
Polsek1 minggu ago
Bhabinkamtibmas Desa Kebotohan Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
-
Polres6 hari agoHari Bhayangkara ke – 80, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi untuk Masyarakat di Bringin
-
Polsek1 minggu ago
Patroli Dialogis Polsek Grati Ajak Masyarakat Manfaatkan Call Center 110
