Connect with us

Polres

Gelar Deklarasi Anti-Premanisme dan Ormas Bermasalah Forkopimda Plus Kota Malang Sepakat Jaga Kondusifitas

Published

on

img 20250524 wa0005

KOTA MALANG – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, serta elemen masyarakat, sebanyak 400 personel dari berbagai unsur mengikuti Apel Deklarasi Anti-Premanisme dan Ormas Bermasalah di halaman Balai Kota Malang, Jumat (23/5/2025).

Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, didampingi Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono S.H., S.I.K., M.Si, dan Danlanal Malang Kolonel Laut (P) Hartanto M.Tr.,Hanla.

Deklarasi ini di inisiasi oleh Kapolresta Malang Kota sebagai wujud nyata sinergi dan soliditas antara Pemerintah Saerah, TNI-Polri, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban dan stabilitas wilayah.

Tujuan utama apel ini adalah sebagai langkah preemtif dan preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota yang aman, nyaman, tertib, serta bebas dari praktik premanisme maupun aktivitas organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan.

Apel Deklarasi berlangsung dengan susunan kegiatan yang tertib, dimulai dari penghormatan pasukan, laporan komandan apel, amanat pimpinan apel, hingga pembacaan deklarasi.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Anti-Premanisme dan Ormas Bermasalah, sebagai bentuk komitmen bersama menjaga stabilitas dan ketertiban Kota Malang.

Seluruh elemen masyarakat, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat menyuarakan tekad yang sama dalam satu deklarasi anti premanisme dan ormas bermasalah di wilayah Kota Malang

Dalam amanatnya, Wali Kota Malang menegaskan bahwa keamanan Kota Malang bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan (TNI dan Polri) namun juga seluruh masyarakat.

“Kita ketahui bersama bahwa Polresta Malang Kota yang telah berhasil mengungkap 8 kasus dengan 24 tersangka dalam operasi premanisme terbaru.” Ungkapnya (Jumat, 23/05)

Walikota Malang juga mengajak seluruh ormas yang telah terdaftar untuk berperan aktif secara positif dan mendukung program-program pemerintah dengan tertib dan sesuai regulasi.

“Pemerintah bersama TNI-Polri agar terus mengidentifikasi dan mengintensifkan patroli di titik-titik rawan.”ungkapnya.

Selain itu, peran aktif tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda sangat dibutuhkan untuk membangun budaya sadar hukum dan toleransi yang menjadi ciri khas Kota Malang.

Premanisme dan ormas bermasalah kerap menjadi pemicu keresahan masyarakat dan ancaman bagi stabilitas daerah yang dapat menganggu ekonomi

Melalui deklarasi ini,Forkopimda Plus bersama seluruh elemen masyarakat menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk kekerasan, pemaksaan kehendak, dan pelanggaran hukum yang dapat merusak nilai gotong-royong serta harmoni sosial di Kota Malang.

“Kami akan tindak tegas, siapapun yang menganggu stabilitas keamanan Kota Malang, terlebih sudah kita sepakati bersama pada pagi ini, Tidak ada toleransi bagi premanisme atau ormas yang melanggar hukum.” Tegas Kombes Pol Nanang

Dengan semangat kolaborasi, Forkopimda Plus Kota Malang berkomitmen membangun narasi bersama bahwa Kota Malang adalah kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi, harmoni, dan keamanan.

Pemerintah Kota Malang mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas melalui kanal resmi agar respons penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Apel ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga.

Penandatanganan deklarasi oleh seluruh peserta apel menjadi bukti bahwa Kota Malang bersatu dalam melawan premanisme dan segala bentuk ormas yang mengganggu ketertiban umum. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Patroli Humanis Polsek Grati, Serap Informasi dan Aspirasi Kamtibmas dari Masyarakat

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Polsek Grati Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli humanis dengan menyambangi dan berinteraksi langsung bersama masyarakat di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (19/9/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Grati tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga membuka ruang komunikasi dengan warga. Melalui dialog secara langsung, petugas menyerap berbagai informasi, keluhan maupun aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

 

Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarti, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli humanis merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan situasi kamtibmas.

 

“Kami terus mendorong personel untuk hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis. Dengan komunikasi yang baik, berbagai informasi dan aspirasi masyarakat dapat kami serap sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar AKP H. Prasetyo Budiarti.

 

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan serta tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas. Polsek Grati berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan dan membangun kemitraan yang erat dengan masyarakat.

Continue Reading

Polres

Polresta Malang Kota Raih Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Kategori Polres Kelompok C

Published

on

KOTA MALANG — Polresta Malang Kota menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Satuan kewilayahan Polda Jawa Timur ini sukses meraih penghargaan tertinggi sebagai Pemenang Terbaik Polres Kelompok C dalam ajang Kompolnas Awards 2026.

Capaian ini sangat istimewa karena Polresta Malang Kota Polda Jatim menjadi satu-satunya perwakilan dari jajaran Polda Jawa Timur yang berhasil menembus nominasi sekaligus membawa pulang predikat terbaik dalam kategori tersebut.

Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung dalam malam penganugerahan Kompolnas Awards 2026 yang berlangsung di Sari Pacific Hotel, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026) malam.

Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2026, Ida Oetari Poernamasasi, menjelaskan bahwa rangkaian penilaian dilakukan secara ketat untuk memperoleh gambaran berbasis bukti.

Aspek yang dinilai meliputi kinerja, inovasi, praktik terbaik (best practice), kepemimpinan, serta dampak nyata dari pelayanan yang diberikan oleh para nominator kepada masyarakat dan institusi Polri.

Kompolnas Awards 2026 sendiri digelar sebagai bentuk apresiasi bagi satuan kerja (satker), satuan kewilayahan (satwil), dan personel Polri yang menunjukkan integritas, kepemimpinan, inovasi, serta kontribusi besar dalam pelayanan publik.

Mekanisme penilaian juga melibatkan proses verifikasi faktual melalui visitasi lapangan ke instansi para nominator.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya berpesan agar para penerima penghargaan dapat menjadi teladan bagi satuan kerja lain.

Kapolri menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah tingginya tuntutan publik pada era teknologi saat ini.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota ditetapkan sebagai salah satu dari lima nominasi terkuat di kategori Polres Kelompok C. Mereka bersaing ketat dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Polda Metro Jaya), Polresta Balikpapan (Polda Kalimantan Timur), Polresta Mataram (Polda Nusa Tenggara Barat), dan Polrestabes Semarang (Polda Jawa Tengah).

Dalam proses penjurian, Polresta Malang Kota Polda Jatim telah melalui tahapan visitasi dan verifikasi program inovasi pelayanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara laporan kinerja dengan realisasi pelayanan nyata di lapangan.

Di hadapan para pejabat tinggi Polri, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. menerima langsung piagam penghargaan serta piala kemenangan tersebut.

Usai menerima penghargaan, Kombes Pol Danang menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan pimpinan, melainkan buah dari kerja keras seluruh personel dan dukungan masyarakat Kota Malang.

“Anugerah Kompolnas Awards 2026 ini merupakan prestasi seluruh keluarga besar Polresta Malang Kota serta masyarakat Kota Malang,” ujar Kombes Danang, Jumat (18/9/2026).

Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi besar bagi jajarannya untuk mempertahankan semangat dan konsistensi dalam menjalankan tugas dengan penuh ketulusan serta rasa tanggung jawab.

“Tetap semangat, terus berkarya, laksanakan tugas dengan baik, dan tulus memberikan pelayanan prima untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Pencapaian sebagai Polres Kelompok C terbaik tingkat nasional ini menjadi pendorong bagi Polresta Malang Kota untuk terus menjaga kualitas pelayanan, memperkuat inovasi, serta memantapkan kepercayaan publik melalui kerja-kerja kepolisian yang profesional dan responsif. (*)

Continue Reading

Polres

Sinergi Polri Dan Petani, Bhabinkamtibmas Desa Rowogempol Kawal Produktivitas Lahan Jagung

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Rowogempol Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota melaksanakan pemantauan dan pengecekan lahan pertanian jagung pada Sabtu, 19 September 2026, di lahan jagung yang terletak di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi dan pertumbuhan tanaman jagung sekaligus berdialog dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman maupun kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong pengelolaan lahan pertanian agar semakin produktif.

 

Bhabinkamtibmas juga mengingatkan para petani untuk memperhatikan perawatan tanaman, pemupukan, pengairan, serta melakukan langkah antisipasi terhadap serangan hama dan penyakit tanaman. Dengan perawatan yang baik dan berkelanjutan, diharapkan pertumbuhan tanaman jagung dapat optimal dan hasil panen meningkat.

 

Kapolsek Lekok AKP Mawan Budi P mengatakan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pendampingan kepada para petani sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan.

 

“Kami akan terus mendorong kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, khususnya para petani. Pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga hasil panen dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Mawan Budi P.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Lekok berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Kehadiran Polri di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus mempererat kemitraan dalam mewujudkan pertanian yang produktif dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi