Connect with us

Berita

Dirpolair Baharkam Polri Ungkap Kasus Penggelapan dan Pembunuhan di Kapal KM Poseidon 03

Published

on

gambar whatsapp 2025 04 25 pukul 16.03.01 2ee6097b

Jakarta – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap kasus penggelapan dan dugaan pembunuhan yang terjadi di kapal KM Poseidon 03. Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian materil ratusan juta rupiah serta dugaan hilangnya nyawa manusia di tengah laut.

Kasus ini bermula saat pada 24 Maret 2024, nahkoda kapal WILSON AL 07, Sdr. Tupal Sianturi, menginformasikan bahwa dinamo jangkar kapal Poseidon 03 mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan untuk melakukan penarikan jangkar. Dua hari kemudian, kapal yang berada di wilayah fishing ground tersebut diketahui tidak lagi berada di lokasi penangkapan.

Pengecekan posisi kapal melalui sistem VMS oleh Sdr. Tan Sem Po pada 28 Maret menunjukkan bahwa KM Poseidon 03 telah bergerak ke arah wilayah Belitung. Kemudian, pada 30 Maret 2024 sekitar pukul 23.58 WIB, kapal tersebut dinyatakan hilang kontak di perairan selatan Pulau Belitung, sekitar 0,8 NM dari Pantai Penyabong.

Berkat koordinasi dengan Basarnas, kapal akhirnya ditemukan dalam kondisi telah ditinggalkan awak kapal dan seluruh barang di atas kapal hilang. Dari hasil penyelidikan awal, pemilik kapal mengalami kerugian materil mencapai Rp400 juta.

Kasubdit Gakkum Polair Baharkam Polri, Kombes Pol Donny Charles Go, S.I.K., menjelaskan bahwa motif penggelapan diduga kuat dilatarbelakangi oleh persoalan ekonomi serta unsur dendam pribadi.

“Dari hasil penyelidikan kami, para tersangka melakukan penggelapan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun dalam perjalanannya juga terjadi kelalaian fatal yang menyebabkan dugaan hilangnya nyawa seseorang,” ujar Kombes Donny Charles Go, Jum’at (25/4).

Dua orang yang kini telah diamankan pihak kepolisian yakni Budiono bin Suparlan dan Resmawanto bin Suparlan. Keduanya diduga memiliki peran dalam penggelapan kapal serta dugaan pembunuhan terhadap salah satu kru kapal.

Barang bukti yang turut diamankan antara lain satu unit kapal KM Poseidon 03, dokumen manifest kapal, dokumen SPB, serta sejumlah kwitansi perbekalan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 372 Jo Pasal 374 KUHP tentang penggelapan serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.

“Kami akan menindak tegas setiap tindak kejahatan di wilayah perairan Indonesia. Penegakan hukum tidak boleh berhenti, apalagi jika sudah merenggut nyawa,” tegas Kombes Donny.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polres

Patroli Dialogis, Bhabinkamtibmas Desa Kapasan Perkuat Harkamtibmas di Wilayah Nguling

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Kapasan, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi masyarakat di wilayah binaannya, Selasa (29/09/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mempererat komunikasi dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog secara langsung dengan masyarakat serta menyerap informasi terkait perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

 

Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan adanya permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

 

Kapolsek Nguling IPTU Kukuh Eko P. mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. “Melalui patroli dialogis, kami ingin terus membangun komunikasi dengan masyarakat sehingga berbagai informasi maupun potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui dan ditangani sejak dini,” ujarnya.

 

Menurutnya, sinergitas antara Polri dan masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keamanan lingkungan. Polsek Nguling akan terus meningkatkan kegiatan sambang dan patroli dialogis sebagai bentuk pelayanan serta kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban, agar segera menghubungi Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan bantuan kepolisian secara cepat,” pungkasnya.

 

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Nguling.

Continue Reading

Polsek

Patroli Presisi Siang Hari, Polsek Keboncandi Hadirkan Keamanan di Tengah Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Keboncandi jajaran Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli presisi pada siang hari, Selasa (29/09/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Keboncandi, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Keboncandi melakukan pemantauan situasi di sejumlah titik serta menyambangi warga yang ditemui di sepanjang jalur patroli. Petugas juga berdialog secara humanis dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

 

Kapolsek Keboncandi AKP Topo Utomo mengatakan, patroli presisi merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan dapat mempererat komunikasi antara Polri dengan masyarakat.

 

“Patroli kami laksanakan secara rutin sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Topo Utomo.

 

Polsek Keboncandi berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada serta tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian.

Continue Reading

Polres

Kapolri Bersama Gus Baha: Jaga Persatuan agar Indonesia Terus Tumbuh dan Maju

Published

on

REMBANG – Persatuan bukan hanya fondasi kehidupan berbangsa, tetapi juga modal penting agar pembangunan dapat terus berjalan. Di tengah berbagai tantangan global, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan, mengelola perbedaan, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan bersama K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).

Kapolri menilai tantangan yang dihadapi bangsa semakin kompleks. Karena itu, persatuan harus terus dijaga agar perbedaan yang menjadi karakter Indonesia tidak berkembang menjadi konflik yang justru merugikan masyarakat dan negara.

Dalam upaya tersebut, kebersamaan ulama dan umara memiliki arti strategis. Kapolri mengingatkan bahwa ulama dan umara telah memiliki sejarah perjuangan bersama sejak merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Semangat yang sama kini dibutuhkan untuk mengisi kemerdekaan dan membawa Indonesia terus maju.

Kapolri menyebut ulama sebagai lentera dan kompas bagi bangsa. Nasihat, tuntunan, dan doa para ulama memberikan arah dalam menjaga kehidupan masyarakat. Sementara itu, Polri memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Kedua peran tersebut bertemu pada tujuan yang sama. Ketika persatuan terawat dan keamanan terjaga, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang dan pembangunan dapat terus bergerak.

Kapolri pun menyampaikan terima kasih kepada Gus Baha dan seluruh pengurus pesantren yang telah memberikan kesempatan kepada keluarga besar Polri untuk mengikuti Ngaji Kebangsaan. Bagi jajaran Polri, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan mendapatkan ilmu, nasihat, dan doa sebagai bekal dalam menjalankan tugas.

Semangat itu digaungkan kepada keluarga besar Polri dari berbagai penjuru Indonesia. Sebanyak 700 peserta hadir langsung di Rembang, terdiri atas 100 Polwan, 300 Polki, dan 300 santri. Sementara itu, 41.449 peserta mengikuti kegiatan secara virtual.

Kapolri juga memahami bahwa tugas anggota Polri penuh dengan risiko. Karena itu, ia memohon doa dan bimbingan para ulama serta secara khusus menitipkan personel yang sedang menjalankan tugas agar diberikan keselamatan, kekuatan, dan kemudahan dalam mengabdi kepada masyarakat.
Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha akhirnya mempertemukan tiga kekuatan penting: tuntunan ulama, pengabdian aparat, dan persatuan masyarakat.
Dari Rembang, pesannya jelas: perbedaan jangan menjadi jarak, keberagaman harus menjadi kekuatan. Ketika ulama dan umara bergandengan tangan serta masyarakat tetap bersatu, keamanan terjaga, pembangunan bergerak, dan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, serta semakin maju dapat diwujudkan bersama.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi