Berita
Raimas Perintis Presisi Polres Pasuruan Kota Patroli ke Stasiun Kereta, Antisipasi Kerawanan Saat Mudik Lebaran

Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik yang menggunakan transportasi umum, tim Raimas Perintis Presisi Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli ke Stasiun Kereta Api Kota Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti aksi pencopetan, penipuan, serta tindak kriminal lainnya yang sering terjadi di musim mudik Lebaran. Selasa(1/4/2025)
Selain melakukan pemantauan dan pengamanan, petugas juga berdialog langsung dengan para pemudik, memberikan imbauan agar mereka tetap berhati-hati dan menjaga barang bawaannya dengan baik selama perjalanan.
Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota AKP Kokoh Rahmadi SH., MH., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat yang akan pulang kampung.
“Kami ingin memastikan bahwa perjalanan para pemudik berlangsung dengan aman dan nyaman. Stasiun menjadi salah satu titik vital karena menjadi tempat berkumpulnya banyak orang. Oleh karena itu, kami meningkatkan patroli untuk mencegah adanya potensi tindak criminal.” Ujar AKP Kokoh.
Dalam patroli ini, tim Raimas Perintis Presisi menyisir berbagai titik rawan di Stasiun Kereta Kota Pasuruan. Area yang menjadi fokus pengamanan antara lain pintu masuk dan keluar stasiun, loket tiket, ruang tunggu penumpang, hingga peron tempat naik turun penumpang.
Menurut pengamatan petugas, kepadatan di Stasiun Kota Pasuruan meningkat cukup signifikan, mengingat banyaknya warga yang memilih mudik menggunakan moda transportasi kereta api.
“Anggota Raimas juga berkeliling sambil memantau aktivitas masyarakat dan memastikan tidak ada gerak-gerik mencurigakan dari oknum yang berpotensi melakukan kejahatan. Petugas juga memeriksa lingkungan sekitar untuk mencegah aksi premanisme atau calo tiket yang kerap merugikan pemudik.” Ucap Kasat Samapta.
Selain melakukan patroli dan pemantauan, Aipda Wahyu Bachroni Danru Raimas Perintis Presisi juga berdialog langsung dengan para pemudik. Mereka memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi kejahatan yang mungkin terjadi selama perjalanan. Beberapa poin imbauan yang disampaikan petugas kepada pemudik antara lain jaga bawa barang bawaan, hindari membawa perhiasan yang mencolok, waspada modus penipuan, dan laporkan segera jika terjadi sesuatu.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa mudik dengan tenang dan selamat sampai tujuan. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada pemudik untuk selalu berhati-hati dan jangan ragu melapor jika ada hal yang mencurigakan.” Ujar Aipda Wahyu.

Dengan adanya patroli rutin yang dilakukan oleh Raimas Perintis Presisi, diharapkan suasana mudik di Stasiun Kota Pasuruan tetap aman dan tertib. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pihak stasiun serta petugas keamanan setempat untuk menjaga keamanan secara optimal.
“Kami tidak hanya berpatroli, tetapi juga memastikan setiap pemudik merasa aman. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dengan saling mengingatkan dan berhati-hati.” Tambah Aipda Wahyu.
Polres Pasuruan Kota juga mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik, baik yang menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Selain itu, mereka diminta untuk tidak mudah percaya dengan orang asing yang menawarkan jasa atau bantuan dengan cara yang mencurigakan.
Dengan adanya pengamanan yang ketat dan kerja sama dari masyarakat, diharapkan mudik Lebaran tahun ini bisa berjalan dengan aman, lancar, dan bebas dari gangguan keamanan.
Polres
Polresta Malang Kota Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Siswa, Polda Jatim Beri Pendampingan Korban

MALANG KOTA – Penyelidikan kasus dugaan kekerasan terhadap siswa SMP Negeri 18 Kota Malang terus didalami pihak Polresta Malang Kota.
Guna memastikan penanganan berjalan optimal, Dirreskrimum PPA-PPO Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum bersama Kanit PPA Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah mengunjungi para korban dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial setempat, Sabtu (26/9/2026).
Kasus yang dipicu persoalan seragam lurik ini sebelumnya viral di media sosial. Kunjungan lintas instansi tersebut difokuskan pada pemberian dukungan moral dan pemulihan trauma bagi para siswa, termasuk salah satu korban yang merupakan siswa inklusi.
“Kami hadir untuk memastikan adik-adik korban kekerasan mendapatkan pendampingan dan pemulihan terbaik agar mereka tetap mau bersekolah,” ujar Kombes Pol Ganis.
Selain fokus pada pemulihan korban, Polisi juga tengah mengidentifikasi potensi adanya korban lain di sekolah tersebut.
Berdasarkan data awal, terdapat siswa yang dilaporkan mengalami luka lebam. Kendati demikian, polisi belum menyimpulkan jumlah total korban karena pemeriksaan masih berjalan.
Kombes Ganis mengimbau masyarakat untuk berani bersuara melalui gerakan Raise and Speak Up demi memutus rantai kekerasan pada anak dan perempuan.
“Jangan takut melapor agar kami bisa memberikan perlindungan maksimal,” ujar Kombes Ganis.
Di sisi lain, Kanit PPA Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan alat bukti, termasuk melakukan visum medis kepada korban.
Pemeriksaan terhadap oknum kepala sekolah selaku pihak terlapor juga akan segera dijadwalkan sesuai prosedur hukum.
“Semua keterangan dan bukti yang diperoleh akan kami analisis secara mendalam untuk menerapkan pasal perlindungan anak maupun KUHP secara tepat,” pungkas Iptu Khusnul. (*)
Polres
Patroli Gentong Polres Trenggalek Salurkan Air Bersih untuk Sekolah dan Tempat Ibadah

TRENGGALEK – Menghadapi dampak kekeringan panjang, Polres Trenggalek Polda Jatim terus melakukan berbagai langkah strategis untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
Melalui program “Patroli Gentong”—sebuah inisiatif patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang dipadukan dengan aksi kemanusiaan—Polres Trenggalek Polda Jatim berupaya memberikan kontribusi nyata bagi warga terdampak.
Tidak hanya menyasar pemukiman penduduk, armada Patroli Gentong ini juga mendistribusikan air bersih ke fasilitas umum, tempat ibadah seperti masjid dan mushala, hingga lembaga pendidikan.
Aksi nyata tersebut salah satunya ditunjukkan oleh personel Polsek Suruh. Menggunakan kendaraan patroli yang membawa sedikitnya 1.200 liter air, petugas menyalurkan bantuan air bersih ke SD Negeri 1 Suruh, Kecamatan Suruh.
Kedatangan armada Patroli Gentong ini pun langsung disambut gembira oleh para guru dan siswa.
Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Suruh, Iptu Sujarwo, S.H., menuturkan bahwa pihak sekolah juga sangat membutuhkan pasokan air bersih untuk menunjang aktivitas sanitasi harian.
“Air bersih ini kami distribusikan langsung ke kamar mandi dan tandon air yang ada di sekolah sebagai cadangan kebutuhan operasional sehari-hari,” ujar Iptu Sujarwo, Jumat (25/9/2026).
Ia menambahkan, selain membantu pihak sekolah, Patroli Gentong Polsek Suruh juga menyuplai kebutuhan air bersih untuk sejumlah mushala di lingkungan setempat guna keperluan wudu para jemaah dan dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.
“Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat, khususnya dalam mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah,” pungkasnya. (*)
Berita
Kapolri: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan untuk Jaga Persatuan Bangsa

Rembang – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa di tengah berbagai tantangan global.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah.
Kapolri mengatakan, Indonesia memiliki keberagaman yang harus terus dirawat. Berbagai perbedaan yang ada perlu dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan masyarakat maupun negara.
“Di tengah berbagai tantangan global, kita harus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, persatuan menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Karena itu, perbedaan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan harus dikelola sebagai bagian dari kekuatan Indonesia.
Dalam menjaga persatuan tersebut, Kapolri turut menekankan pentingnya kebersamaan antara ulama dan umara. Keduanya memiliki sejarah panjang dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta memiliki peran dalam menjaga bangsa hingga saat ini.
Kapolri pun mengajak ulama dan umara untuk terus bergandengan tangan menjaga persatuan dan merawat NKRI demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.
“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.
-
Polsek1 minggu ago
Patroli Dialogis Polsek Lekok, Bangun Pondasi Kamtibmas melalui Kedekatan dan Komunikasi Bersama Masyarakat
-
Berita1 minggu agoZiarah ke TMP, Satlantas Polres Pasuruan Kota Kenang Jasa Pahlawan di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
-
Polres1 minggu agoRespon Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Dua Lokasi
-
Polres1 minggu agoSentuh Hati! Aksi Cepat Polres Gresik Selamatkan Ekonomi Keluarga Driver Ojol Korban Kecelakaan
-
Berita1 minggu ago
Patroli Dialogis, Polsek Nguling Jalin Komunikasi Kamtibmas dengan Petugas Parkir
-
Berita1 minggu agoIAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan
-
Polres1 minggu agoPolres Ngawi dan Tim Gabungan Buat Sekat Bakar dan Dirikan Posko Antisipasi Karhutla Lawu Utara Meluas
-
Berita1 minggu agoKomjen Pol. (P) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, Dorong Penguatan Ilmu Kepolisian Bidang Lingkungan di Universitas Riau
