Connect with us

Berita

Polres Pasuruan Kota Peduli Bencana, Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Rejoso

Published

on

whatsapp image 2025 01 30 at 18.35.43 62869d3b

Polresta Pasuruan – Dalam upaya membantu warga yang terdampak banjir di Desa Rejosolor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., bersama jajarannya, turun langsung ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan. Bantuan tersebut disalurkan menggunakan Mobil Si Sumeh, dengan kolaborasi bersama PT CJI, berupa nasi kotak untuk korban banjir di Dusun Kedungbendo, Desa Rejosolor. Kamis(30/1/2025)

Banjir yang melanda wilayah ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengakibatkan meluapnya sungai setempat. Banjir kali ini bahkan lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam, dan sekitar 100 hektar lahan pertanian padi mengalami gagal panen.

Kedatangan Kapolres Pasuruan Kota dan tim disambut hangat oleh warga yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana ini. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengingatkan warga agar tetap kuat menghadapi ujian ini dan selalu menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi lingkungan yang basah dan lembab akibat banjir.

“Kami mengerti bahwa kondisi ini sangat sulit, tetapi kami ingin menyampaikan kepada seluruh warga agar tetap semangat dan menjaga kesehatan. Kita harus bersama-sama menghadapi musibah ini dengan penuh kesabaran.” Ujar Kapolres.

“Kita juga berharap bahwa bantuan yang diberikan, meskipun sederhana, bisa sedikit meringankan beban warga. Semoga dengan memberi sedikit bantuan berupa nasi kotak ke saudara-saudara kita yang sedang dilanda banjir dapat sedikit membantu dan meringankan beban mereka.” Ucap AKBP Davis.

whatsapp image 2025 01 30 at 18.35.42 18768a36

Kapolres menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, rasa kebersamaan sangat diperlukan agar semua warga bisa saling mendukung satu sama lain. Serta berharap agar banjir ini segera surut sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.

“Kita semua di sini senasib. Satu makan, semua ikut makan. Kami ingin memastikan bahwa semua warga yang terdampak bisa mendapatkan makanan dan kebutuhan dasar, dan berharap semoga bencana banjir ini segera berakhir sehingga warga bisa kembali beraktivitas dengan normal.” Kata Kapolres.

Selain menyalurkan bantuan makanan, anggota Polres Pasuruan Kota juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengamankan lokasi terdampak serta melakukan evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan keselamatan masyarakat, termasuk mengevakuasi warga dari daerah yang terendam banjir.

“Ini merupakan tugas kami bersama BPBD untuk mengamankan lokasi yang terdampak bencana banjir sekaligus mengevakuasi masyarakat. Alhamdulillah, untuk korban jiwa nihil. Memang tadi banjir sempat mencapai sepinggang orang dewasa, namun saat ini sudah mulai surut.” Tambah AKBP Davis.

whatsapp image 2025 01 30 at 18.35.43 4b58ea41

Selain menyalurkan bantuan makanan, anggota Patroli Siaga Polres Pasuruan Kota juga turut membantu evakuasi warga lansia dari rumah mereka yang terendam banjir ke Puskesmas Rejoso.

Salah satu warga yang dievakuasi adalah seorang lansia yang membutuhkan perawatan medis setelah terdampak banjir. Pihak keluarga Yaitu Ibu Khoiro mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh kepolisian.

“Saya sangat bersyukur atas bantuan dari bapak-bapak polisi yang telah membantu kami mengevakuasi keluarga kami ke tempat yang lebih aman. Tanpa bantuan mereka, kami mungkin kesulitan untuk keluar dari rumah yang sudah terendam banjir.” Ucap Khoiro.

Aksi Polres Pasuruan Kota dalam memberikan bantuan kepada korban banjir di Rejosolor membuktikan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang siap membantu dalam kondisi apapun.

Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial, diharapkan masyarakat bisa lebih kuat dalam menghadapi bencana, serta tetap optimis untuk bangkit kembali setelah musibah ini berlalu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Saat Galodo Menerjang Solok, Polri Hadir Melayani: SAR Dikerahkan, Mapolres Jadi Tempat Pengungsian

Published

on

SOLOK – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sejak Senin (21/9/2026) sore memicu banjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Senin malam. Begitu bencana terjadi, Polri langsung bergerak menyelamatkan masyarakat dan memberikan pelayanan di tengah situasi darurat.

Banjir bandang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB setelah longsor pada bukit di sekitar hulu Sungai Batang Laso membawa material pasir, batu, lumpur dan air hingga menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Material banjir bahkan meluap hingga badan Jalan Raya Solok–Padang di sekitar kawasan Kantor Bupati Solok.

Sejak awal kejadian, personel Polri langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelamatan, pencarian warga, evakuasi korban, pengamanan kawasan, membuka akses serta memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Penanganan awal dipimpin langsung Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, SS, S.I.K., dengan melibatkan personel Polres Solok, Polsek Gunung Talang, Dit Samapta Polda Sumbar dan Satbrimob Polda Sumbar bersama BPBD Provinsi Sumbar, BPBD Kabupaten/Kota Solok dan Kodim 0309 Solok.

TIM SAR POLRI LANGSUNG DIBERANGKATKAN

Respons cepat dilakukan Satbrimob Polda Sumbar dengan melaksanakan apel pemberangkatan Tim SAR pada pukul 20.20 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi bencana pada pukul 21.00 WIB.

Kekuatan awal terdiri dari 2 SSK Tim SAR dari Mako Padang Sarai, Kota Padang, serta 1 peleton dari Mako Yon B Kota Padang Panjang.

Untuk mendukung operasi penyelamatan, Polri mengerahkan berbagai perlengkapan SAR, di antaranya 60 pelampung, 75 helm SAR, 40 cangkul, 40 sekop, 30 HT, 2 tali karmantel, 10 karabiner, 2 katrol, 5 body harness, 2 chain saw dan 1 genset.

Polri juga mengerahkan kendaraan operasional, antara lain 2 kendaraan water treatment, 1 kendaraan SAR, 1 Randurlap, 5 bus dan 2 truk, serta kendaraan operasional lainnya.

Dukungan alat berat juga telah berada di lokasi untuk mempercepat penanganan material, yakni 1 ekskavator, 1 wheel loader dan 1 beko dozer.

PENCARIAN KORBAN DAN PEMBERSIHAN MATERIAL

Setibanya di lokasi, personel Polri bersama unsur gabungan langsung melakukan pencarian warga yang masih dilaporkan hilang dan pembersihan material banjir bandang serta longsor yang menutup akses masyarakat.

Berdasarkan pendataan sementara, terdapat empat korban luka, terdiri dari tiga orang luka ringan dan satu orang luka berat. Korban luka ringan yaitu Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), dan Yurnalis (45). Sementara Muhammad Nur Zen (56) mengalami fraktur pada alat gerak bawah disertai perdarahan dan telah dirujuk ke Semen Padang Hospital (SPH), Kota Padang.

Sementara itu, dua warga masih dalam pencarian, yakni Dafi Arahman (21) dan Agusra (59).

Tim SAR terus melakukan penyisiran di wilayah terdampak dengan memperhatikan kondisi medan dan potensi bencana susulan. Bersamaan dengan pencarian, personel dan operator alat berat melakukan pembersihan material lumpur, batu dan kayu untuk membuka kembali akses masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan bencana tersebut.

“Prioritas kami saat ini adalah keselamatan masyarakat, pencarian warga yang masih dilaporkan hilang, serta pembersihan material yang menutup akses dan fasilitas masyarakat. Personel Polri bersama unsur gabungan terus bekerja di lapangan untuk memastikan proses pencarian dan evakuasi berjalan maksimal,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

MAPOLRES SOLOK DISIAPKAN UNTUK MELAYANI MASYARAKAT

Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, Mapolres Solok disiapkan sebagai salah satu lokasi pengungsian bagi warga yang membutuhkan tempat aman.

Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 50 warga diperkirakan membutuhkan tempat pengungsian.

Selain Mapolres Solok, lokasi pengungsian sementara juga disiapkan di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.

Polri juga menyiapkan posko pelayanan kesehatan, dapur lapangan dan layanan trauma healing untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat, termasuk dukungan psikologis bagi warga dan anak-anak terdampak.

Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan, kehadiran Polri di lokasi bencana tidak berhenti pada proses pencarian dan evakuasi.

“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pertolongan untuk dievakuasi, tetapi juga untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan selama masa tanggap darurat. Karena itu, selain SAR dan pembersihan material, kami menyiapkan pelayanan kesehatan, dapur lapangan, trauma healing dan tempat pengungsian di Mapolres Solok,” katanya.

PERKANTORAN, RUMAH DAN FASILITAS UMUM TERDAMPAK

Material galodo menerjang kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok. Kantor Dinas PUPR tertimbun material sekitar 30 cm, sedangkan Kantor DPMN sekitar 20 cm.

Sejumlah kantor lainnya juga terdampak, antara lain Kantor DPRD, Bapenda, Bapelitbang, Inspektorat Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan BKPSDM dengan ketebalan material berkisar 20–60 cm.

Sekitar 100 unit rumah masyarakat diperkirakan terdampak, sementara pendataan dan verifikasi masih dilakukan BPBD Kabupaten Solok.

Sejumlah kendaraan dinas dan masyarakat juga terdampak. Pendataan kendaraan roda dua masih berlangsung.

Satu unit jembatan penghubung jalan utama Arosuka tertimbun material sehingga belum dapat dilalui. Masjid Kayu Aro juga terdampak material longsor.

POLRI PASTIKAN MASYARAKAT TETAP TERLAYANI

Penanganan bencana dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan keselamatan masyarakat. Personel Polri bersama unsur gabungan terus melakukan pencarian, evakuasi, pembersihan material, pengamanan lokasi, pembukaan akses serta pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan seluruh langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di tengah situasi bencana.

“Kami ingin masyarakat terdampak merasa aman dan terlayani. Pencarian korban terus dilakukan, material dibersihkan, akses dibuka, sementara kebutuhan dasar dan kondisi psikologis masyarakat juga menjadi perhatian Polri,” pungkasnya.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Polri hadir sejak awal untuk menyelamatkan, melindungi dan melayani masyarakat.

Continue Reading

Berita

Wamen PPPA Jadi Pembicara IAWP 2026, Dorong Penguatan Layanan bagi Korban Kekerasan

Published

on

BALI – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan menjadi salah satu pembicara dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali, Selasa (22/9/2026). Dalam forum tersebut, Veronica menyampaikan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan perlindungan perempuan dan anak, termasuk kekerasan berbasis online.

Di hadapan Polwan dari berbagai negara, Veronica mengatakan terdapat tantangan yang sama dalam penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, meski dihadapi dalam konteks negara yang berbeda.

“Saya melihat ini bukan bicara soal ruang di mana setiap Polwan yang hadir ini membawa agenda masing-masing negara. Tapi saya melihat sekelompok kekuatan perempuan sebagai Polwan penegak hukum yang menghadapi masalah dan tantangan yang sama, serta tidak dibatasi oleh ruang,” ujar Veronica.

Veronica menilai perkembangan teknologi membuat penanganan kekerasan semakin kompleks karena kasus dapat terjadi secara online dan melintasi batas negara dalam hitungan detik. Karena itu, ia mendorong sistem pelayanan yang terintegrasi agar korban tidak harus mendatangi berbagai institusi untuk memperoleh perlindungan.

“Jangan biarkan korban itu datang ke setiap meja atau institusi, tapi bagaimana kita membuat ruang aman dan berperspektif supaya korban dilayani satu pintu,” katanya.

Veronica juga mengapresiasi penguatan sinergi antara Kementerian PPPA dan Polri, termasuk pengembangan Direktorat PPA-PPO. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada korban dapat dilakukan secara holistik, mulai dari perlindungan hingga pemulihan.

Menanggapi hal tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Polri menyambut positif gagasan penguatan kolaborasi yang disampaikan Veronica. Menurutnya, IAWP menjadi ruang penting untuk memperkuat kapasitas dan kerja sama Polwan dalam menghadapi tantangan kejahatan yang semakin berkembang.

“Polri menyambut positif penguatan kolaborasi ini. Tantangan kejahatan saat ini semakin kompleks dan tidak mengenal batas negara, sehingga diperlukan pelayanan yang cepat, humanis, terintegrasi, dan berorientasi pada pemulihan korban,” ujar Trunoyudo.

Ia menambahkan, pertukaran pengalaman dalam IAWP diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama kepolisian internasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Continue Reading

Berita

DVI Polri Terus Perkuat Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8

Published

on

JAKARTA – Polri melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) terus memperkuat proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembu, Laut Jawa. Hingga Selasa (22/9/2026), sebanyak 18 korban meninggal dunia telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 9 korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, sedangkan 9 korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Berdasarkan data Basarnas hingga Selasa (22/9/2026) pukul 11.30 WITA, dari total 243 orang dalam manifes, sebanyak 126 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 korban selamat dan 18 korban meninggal dunia. Sementara itu, 117 orang masih dalam pencarian.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, setiap korban meninggal yang ditemukan akan ditangani Tim DVI melalui tahapan identifikasi dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan jenazah.

“Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Dalam mendukung proses tersebut, Polri juga melakukan pengumpulan data ante mortem dari keluarga korban serta pengambilan sampel DNA untuk digunakan sebagai data pembanding. Sebelumnya, Biddokkes Polda Jawa Barat mengambil sampel DNA dari keluarga korban untuk kemudian dikirimkan ke Pusdokkes Polri guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Pusdokkes Polri dan Inafis terus melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang telah dievakuasi. Pemeriksaan dapat meliputi rekam medis, sidik jari, gigi, properti, serta pemeriksaan DNA apabila diperlukan.

Trunoyudo menegaskan, proses identifikasi dilakukan secara cermat untuk memastikan kepastian identitas sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

“Data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses rekonsiliasi. Polri terus memastikan setiap data diperiksa dan dicocokkan secara cermat sehingga identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Di sisi lain, operasi pencarian korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Pada Selasa pagi, tiga jasad kembali ditemukan oleh tim penyelam gabungan. Ketiga jasad tersebut telah dievakuasi untuk selanjutnya menjalani proses identifikasi.

Polri memastikan jajaran DVI dan Dokkes tetap memberikan pelayanan identifikasi serta dukungan kepada keluarga korban, seiring dengan berlanjutnya operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi