Connect with us

Berita

Polsek Nguling Gelar Patroli Siang Hari untuk Antisipasi Kerawanan Selama Libur Panjang

Published

on

whatsapp image 2025 01 29 at 18.20.45 b41d5be9

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur panjang, anggota Polsek Nguling mengintensifkan patroli siang hari di sejumlah titik rawan kriminalitas dan gangguan keamanan di wilayah hukum mereka. Patroli ini bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di masa liburan. Rabu(29/1/2025)

Kapolsek Nguling Agung Prayana SH.,MH., mengatakan bahwa peningkatan patroli ini merupakan langkah antisipatif guna mengurangi potensi gangguan keamanan yang sering terjadi saat libur panjang.

“Kami ingin memastikan bahwa wilayah Nguling tetap kondusif selama libur panjang. Oleh karena itu, anggota kami turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli dan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan.” Ujar Kapolsek.

Patroli siang hari ini menyasar berbagai lokasi strategis, seperti jalan protokol, kawasan pemukiman, pusat perbelanjaan, SPBU, objek wisata, serta perbatasan wilayah. Hal ini dilakukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, perampokan, balap liar, dan tindak kriminalitas lainnya.

Sejumlah anggota kepolisian dikerahkan untuk melakukan patroli dengan metode mobile dan dialogis, yakni menyusuri daerah rawan sambil berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Para petugas juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap aksi kriminalitas, seperti pencurian rumah kosong yang kerap terjadi saat pemiliknya bepergian dalam waktu lama.

“Kami mengimbau kepada warga yang hendak bepergian selama liburan untuk memastikan rumah dalam keadaan terkunci, tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, serta berkoordinasi dengan tetangga atau petugas keamanan setempat.” Ucap AKP Agung.

whatsapp image 2025 01 29 at 18.20.46 01657d21

Selain kawasan pemukiman, patroli siang hari ini juga difokuskan pada objek wisata dan pusat perbelanjaan, yang biasanya mengalami peningkatan jumlah pengunjung saat libur panjang. Kehadiran polisi di tempat-tempat tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya pencopetan, perampasan, dan gangguan ketertiban lainnya.

“Para petugas juga berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata dan pusat perbelanjaan untuk meningkatkan pengamanan internal. Kami sudah berkomunikasi dengan pengelola agar mereka juga menambah jumlah petugas keamanan dan memperketat sistem pengawasan, termasuk penggunaan CCTV di area public.” Tambah Kapolsek.

Kapolsek Nguling menegaskan bahwa patroli ini akan terus dilakukan secara intensif hingga masa libur panjang berakhir.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan masyarakat agar mereka dapat menikmati liburan dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir. Jika ada kejadian mencurigakan, segera laporkan kepada kami.” Pungkas AKP Agung.

Dengan adanya patroli siang hari ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Nguling tetap terjaga, sehingga masyarakat bisa menikmati libur panjang dengan aman dan tenteram.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Coronavirus disease 2019

Published

on

COVID-19 is a contagious disease caused by the coronavirus SARS-CoV-2. In January 2020, the disease spread worldwide, resulting in the COVID-19 pandemic.

The symptoms of COVID‑19 can vary but often include fever,[7] fatigue, cough, breathing difficulties, loss of smell, and loss of taste.[8][9][10] Symptoms may begin one to fourteen days after exposure to the virus. At least a third of people who are infected do not develop noticeable symptoms.[11][12] Of those who develop symptoms noticeable enough to be classified as patients, most (81%) develop mild to moderate symptoms (up to mild pneumonia), while 14% develop severe symptoms (dyspnea, hypoxia, or more than 50% lung involvement on imaging), and 5% develop critical symptoms (respiratory failure, shock, or multiorgan dysfunction).[13] Older people have a higher risk of developing severe symptoms. Some complications result in death. Some people continue to experience a range of effects (long COVID) for months or years after infection, and damage to organs has been observed.[14] Multi-year studies on the long-term effects are ongoing.[15]

COVID‑19 transmission occurs when infectious particles are breathed in or come into contact with the eyes, nose, or mouth. The risk is highest when people are in close proximity, but small airborne particles containing the virus can remain suspended in the air and travel over longer distances, particularly indoors. Transmission can also occur when people touch their eyes, nose, or mouth after touching surfaces or objects that have been contaminated by the virus. People remain contagious for up to 20 days and can spread the virus even if they do not develop symptoms.[16]

Testing methods for COVID-19 to detect the virus’s nucleic acid include real-time reverse transcription polymerase chain reaction (RT‑PCR),[17][18] transcription-mediated amplification,[17][18][19] and reverse transcription loop-mediated isothermal amplification (RT‑LAMP)[17][18] from a nasopharyngeal swab.[20]

Several COVID-19 vaccines have been approved and distributed in various countries, many of which have initiated mass vaccination campaigns. Other preventive measures include physical or social distancing, quarantining, ventilation of indoor spaces, use of face masks or coverings in public, covering coughs and sneezes, hand washing, and keeping unwashed hands away from the face. While drugs have been developed to inhibit the virus, the primary treatment is still symptomatic, managing the disease through supportive care, isolation, and experimental measures.

Continue Reading

Berita

tc-check-test1

Published

on

tc-manager precheck test1 – https://test1.com

Continue Reading

Berita

Blue Light Patrol Polsek Pohjentrek Intensif, Tekan Aksi 3C di Jam dan Titik Rawan

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), personel Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur meningkatkan kegiatan patroli Blue Light di wilayah Kecamatan Pohjentrek. Rabu (29/4/2026).

Patroli dilaksanakan pada jam-jam rawan dengan menyasar lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas, seperti jalur sepi, kawasan permukiman, serta titik-titik yang minim penerangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

Dengan menyalakan lampu rotator biru, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas serta memberikan perlindungan bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari

Kapolsek Pohjentrek, AKP Sukresna, S.H., menyampaikan bahwa patroli Blue Light merupakan salah satu langkah preventif yang terus diintensifkan oleh jajarannya.

“Kami melaksanakan patroli secara rutin di jam-jam rawan dengan menyasar titik-titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah aksi kriminalitas, khususnya 3C, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Dengan adanya patroli yang ditingkatkan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Pohjentrek tetap aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.