Connect with us

Berita

Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota Gelar Patroli di Area Persawahan untuk Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional dan Jaga Harkamtibmas

Published

on

whatsapp image 2025 01 11 at 19.14.08 c220288b

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Rejoso Polres Pasuruan Kota, mengintensifkan patroli di wilayah persawahan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi juga sebagai wujud dukungan terhadap program Presiden dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. Minggu(12/1/2025)

Dipimpin langsung Kapolsek Rejoso Iptu Agung Prasetyo SH., MH., patroli ini menyasar area persawahan dan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Rejoso. Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Rejoso tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga berdialog dengan para petani untuk mendengarkan keluhan serta memberikan solusi terkait keamanan di lingkungan pertanian.

Iptu Agung menegaskan bahwa patroli di area persawahan merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Presiden RI. Dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah pertanian, diharapkan proses produksi pangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

“Kami berkomitmen mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah. Salah satu bentuk dukungan kami adalah dengan menjaga keamanan di wilayah pertanian agar para petani dapat bekerja dengan nyaman dan hasil panen dapat maksimal.” Ujar Kapolsek.

Dalam patroli tersebut, anggota polisi memantau langsung kondisi persawahan, saluran irigasi, serta fasilitas pendukung pertanian lainnya. Petugas juga memastikan tidak ada gangguan keamanan seperti pencurian hasil panen, perusakan fasilitas irigasi, hingga sabotase lahan pertanian.

Selain patroli, anggota Polsek Rejoso juga melakukan dialogis dengan para petani. Dalam pertemuan tersebut, petani diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan, terutama terkait masalah keamanan di lahan pertanian. Polisi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan hasil pertanian dan saling bekerja sama dalam menjaga ketertiban lingkungan.

“Kami mendengarkan keluhan para petani dan memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan di lingkungan pertanian. Kami juga mendorong petani untuk segera melapor jika terjadi gangguan keamanan di lahan mereka.” Ucap Iptu Agung.

whatsapp image 2025 01 11 at 19.14.08 322c8c48

Polsek Rejoso juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian. Petani didorong untuk membentuk kelompok pengamanan swadaya atau sistem ronda di area persawahan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan yang kerap terjadi di wilayah pertanian, terutama saat masa panen tiba.

“Kami berharap para petani bisa berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan membentuk kelompok pengamanan. Sinergi antara polisi dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Selain itu, Polsek Rejoso juga mengimbau kepada para petani untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menyimpan alat pertanian maupun hasil panen. Petani disarankan untuk tidak meninggalkan hasil panen di sawah dalam waktu lama dan memastikan alat pertanian disimpan di tempat yang aman.” Tambah Kapolsek.

Kapolsek Rejoso menegaskan bahwa kegiatan patroli di area persawahan akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan menjaga keamanan masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan patroli di wilayah pertanian dan bersinergi dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung ketahanan pangan. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus kita jaga.” Tutup Iptu Agung.

Dengan patroli yang intensif dan sinergi antara kepolisian dan petani, diharapkan proses produksi pangan di wilayah Kecamatan Rejoso dapat berjalan optimal, aman, dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

382 Peserta, 20 Negara, Cikeas Mendunia! Wakapolri Buka Kapolri Cup II

Published

on

BOGOR – Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Gedung Soemardhi, Cikeas, Kabupaten Bogor, berubah menjadi panggung olahraga dirgantara dunia. Sebanyak 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim ambil bagian dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 yang berlangsung 17–20 September 2026.

Kejuaraan tersebut dibuka Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Pembina Komite Olahraga Polri, Kamis (17/9/2026).

Kapolri Cup II tidak hanya diikuti atlet Indonesia. Sebanyak 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara turut ambil bagian, yakni China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Singapura, dan Thailand.

Atmosfer internasional semakin terasa dengan kehadiran 20 juri internasional dari 12 negara. Jika digabungkan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri, 20 negara terlibat dalam keseluruhan penyelenggaraan.

Kompetisi mempertandingkan Formation Skydiving (FS), Vertical Formation Skydiving (VFS), Dynamic, dan Freestyle.

Dalam sambutannya, Wakapolri mengatakan perkembangan indoor skydiving Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan capaian yang membanggakan.

Pada rangkaian FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia, serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.

“Capaian ini menunjukkan kontribusi nyata atlet-atlet Polri dalam prestasi indoor skydiving Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.”

Semangat tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024. Tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.

Menurut Wakapolri, Kapolri Cup II diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi penggerak pembinaan atlet dan peningkatan daya saing olahraga dirgantara Indonesia.

“Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”

Wakapolri juga meminta seluruh atlet menjunjung sportivitas dan saling menghormati. Kepada panitia dan personel pengamanan, ia menekankan pentingnya memastikan seluruh kegiatan berlangsung profesional, aman, tertib, dan lancar.

Sementara kepada seluruh pihak yang terlibat, Wakapolri meminta semangat kolaborasi terus dijaga.

“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., mengapresiasi dukungan Polri dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.

Menurut Irvan, perkembangan indoor skydiving membutuhkan ruang kompetisi yang semakin luas agar pembinaan atlet dapat berjalan secara konsisten.

“Perkembangan olahraga terjun payung, termasuk nomor indoor skydiving, menunjukkan bahwa minat masyarakat dan kompetisinya perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang.”

Ia berharap Kapolri Cup dapat menjadi bagian dari upaya membangun kompetisi yang rutin dan berkesinambungan di kawasan Asia.

“Kami berharap Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup dapat menjadi momentum mengangkat dan mendorong tercapainya target-target pengembangan olahraga yang telah kami sampaikan.”

Rangkaian kompetisi internasional tersebut kemudian dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.

Keberadaan Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Cikeas diharapkan semakin memperkuat ekosistem olahraga indoor skydiving Indonesia, baik sebagai tempat latihan, pembinaan maupun kompetisi bertaraf internasional.

Continue Reading

Berita

FASI Apresiasi Polri: Dari Cikeas, Indoor Skydiving Asia Makin Melesat

Published

on

BOGOR – Dari sebuah wind tunnel di Cikeas, Kabupaten Bogor, olahraga indoor skydiving Indonesia tengah membangun koneksi dengan dunia.

Sebanyak 382 peserta dalam 156 tim hadir dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026, yang digelar pada 17–20 September 2026 di Wind Tunnel Korps Brimob Polri.

Kejuaraan ini menghadirkan 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara, serta 20 juri internasional dari 12 negara. Secara keseluruhan, terdapat 20 negara yang terlibat dalam penyelenggaraan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri.

Bagi Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., kejuaraan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar perebutan podium.

Irvan melihat kompetisi internasional sebagai salah satu instrumen penting untuk memperluas pengalaman atlet sekaligus membangun ekosistem indoor skydiving yang lebih kuat.

“Upaya pembinaan atlet sekaligus peningkatan kualitas pertandingan harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.”

Menurut Irvan, organisasi olahraga terjun payung terus membangun kerja sama dengan organisasi peminat terjun payung di berbagai negara kawasan Asia. Bersama dukungan organisasi terjun payung internasional, upaya tersebut diarahkan untuk mendorong terselenggaranya kejuaraan single event indoor skydiving secara rutin di kawasan Asia.

“Sehingga setiap negara akan lebih memperhatikan lagi pembinaan dan pengembangan atlet.”

Atas dukungan Polri terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut, Irvan menyampaikan apresiasi.

“Kami, pengurus olahraga Federasi Terjun Payung Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri atas terselenggaranya kejuaraan ini.”

Pesan yang sama juga disampaikan Wakapolri Komjen Pol. Prof Dr Dedi Prasetyo SH.,Mhum.,MSi MM, menurutnya, kompetisi internasional harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan sekaligus memperluas jejaring olahraga dirgantara Indonesia.

Wakapolri mengatakan prestasi atlet Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas.

Pada FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.

Prestasi tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024 di Cikeas, ketika tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.

“Dengan rekam jejak prestasi dan perluasan jejaring kompetisi ini, Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”

Wakapolri juga menekankan bahwa keberhasilan kejuaraan tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan.

“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”

Bagi Irvan, ada satu pesan yang tidak boleh kalah penting dari target prestasi, yakni keselamatan.

“Kepada para atlet saya ucapkan selamat bertanding, kepada panitia dan para wasit selamat bertugas. Dan agar kita semua selalu dan senantiasa mengutamakan faktor keselamatan. Safety, safety, and safety.”

Setelah Kapolri Cup II, kompetisi di Cikeas dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.

Dengan demikian, Wind Tunnel Korps Brimob Polri bukan hanya menjadi tempat atlet mengejar podium. Cikeas menjadi ruang bertemunya atlet dunia, tempat pengalaman dipertukarkan, jejaring diperluas, dan masa depan indoor skydiving Asia dibangun.

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Parasrejo Aktif Dampingi Petani, Dukung Ketahanan Pangan

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden RI, Polri khususnya Polda Jawa Timur terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui swasembada pangan. Hal tersebut diwujudkan Bhabinkamtibmas Desa Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota dengan mendampingi para petani di wilayah binaannya. Kamis (17/9/2026).

Bhabinkamtibmas bersama para petani melaksanakan pengecekan pekarangan yang dimanfaatkan untuk menanam jagung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik sekaligus mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi petani dalam proses perawatan dan budidaya.

Selain melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan para petani dan memberikan motivasi agar pemanfaatan lahan terus dilakukan secara produktif. Pendampingan ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukresna, S.H., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi para petani di desa binaan.

“Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap Program Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan dan dapat mengoptimalkan lahan yang ada secara produktif,” ujar AKP Sukresna.

Ia menambahkan, melalui pendampingan dan komunikasi secara langsung dengan petani, berbagai kendala di lapangan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dicarikan solusi bersama.

Polsek Pohjentrek berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, sekaligus mendorong masyarakat agar semakin produktif dalam memanfaatkan lahan untuk mendukung swasembada pangan.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Terbaru

Copyright © 2026 Polres Pasuruan Kota - Presisi